Wawasan Nusantara: Pengertian, Implementasi, Konsep, dan Fungsi Wawasan Nusantara - Ilmu Bahasa

Saturday

Wawasan Nusantara: Pengertian, Implementasi, Konsep, dan Fungsi Wawasan Nusantara

Secara etimologis, wawasan nusantara berasal dari bahasa Jawa, terdiri atas tiga suku kata yaitu Wawas, Nusa, dan Antara. Kata Wawas artinya pandangan, tinjauan, dan penglihatan indrawi. Sedangkan kata Nusa artinya kepulauan, serta Antara berarti berada di antara dua benua dan dua samudera.

Wawasan Nusantara tercantum dalam Tap MPR. No. IV/MPR/1973 pada tanggal 22 maret 1973, Tap MPR. No IV/1978/22/Maret/1978/ tentang GBHN, dan Tap MPR. No. II/MPR/1983/12/Maret/1983. Agar lebih jelas mengenai wawasan nusantara, silahkan simak penjelasan singkat berikut ini.

pengertian wawasan nusantara

Pengertian Wawasan Nusantara 

Pengertian wawasan nusantara merujuk pada etimologisnya berarti merupakan cara pandang atau sikap bangsa Indonesai terhadap diri dan bentuk geografisnya. Implementasinya berdsarkan pada Pancasila dan UUD 1945 dengan mengutamakan semboyan negara Bhinneka Tunggal Ika untuk mencapai tujuan nasional.

Untuk meningkatkan wawasan, berikut merupakan pengertian wawasan nusantara berdasarkan pengertian para ahli. 

1. Prof. Wan Usman
Pengertian wawasan nusantara menurut Prof. Wan Usman adalah cara pandang bangsa Indonesia mengenai tanah airnya sebagai negara kepulauan yang juga budaya yang beragam. 

2. Samsul Wahidin
Pengertian wawasan nusantara menurut Samsul Wahidin merupakan cara pandang, cara menghayati, bersikap, memahami, berpikir dan bertingkah laku untuk bangsa Indonesia. Hubungan ini terjadi sebagai hasil dari interaksi proses psikologis, sosiokultural, dalam arti yang luas termasuk dengan aspek-aspek asta grata. 

3. Munadjat Danusaputro
Pengertian wawasan nusantara menurut Munadjat Danusaputro adalah cara pandnag Bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya yang salin terkait di tengah-tengah hubungan masyarakat berdasarkan asas nusantara. 

4. Srijanti, Kaelan, dan Achmad Zubaidi
Pengertian wawasan nusantara menurut Srijanti, Kaelan, dan Achmad Zubaidi merupakan cara pandang Bangsa Indonesia memandang dan memahami diri sendiri dan pelaksanaan hubungan masyarakat berdasarkan pada Pancasila dan UUD 1945. Kebijakan dan interaksi pun dijalankan sesuai dengan geografi wilayah nusantara yang mempengaruhi bangsa untuk mencapai cita-cita nasionalnya. 

5. Sumarsono
Pengertian wawasan nusantara menurut Sumarsono adalah segenap nilai dan peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam masyarakat. Hal itu menggambarkan sikap dan perilaku bangsa indonesia dalam memandang jati dirinya. 

6. M. Panggabean
Pengertian wawasan nusantara menurut M. Panggabean adalah doktrin politik bangsa Indonesaia untuk mencapati cita-cita nasional. Wawasan nusantara juga berarti ilmu pengetahuan implementasi tata nilai Pancasila dan UUD 45 dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Pelaksanaannya akan terpengaruh oleh kondisi geografi, ekonomi, demografi, teknologi dan kemungkinan strategik yang tersedia.

7. Akhadiah MK
Pengertian wawasan nusantara berdasarkan Akhadiah MK adalah cara pandang bangsa Indonesia dalam memandang indentitasnya dan pelaksanaan dalam mewujudkan cita-cita nasional yang berlandaskan pada Pancasila dan UUD 45. Wawasan nusantara juga merupakan bentuk dari aspirasi bangsa atas kemerdekaan, berdaulat dan bermartabat di tengah-tengah kehidupan global. 

8. Kelompok Kerja LEMHANAS
Pengertian wawasan nusantara juga disampaikan oleh Kelompok Kerja LEMHANAS (Lembaga Pertahanan Nasional) 1999. Menurut mereka pengertian wawasan nusantara ialah cara pandang dan sikap bangsa indonesia dalam mengelola dan mewujudkan cita-cita nasioanl berdsarkan identitas bangsa. 

9. Tap MPR Tahun 1993 dan 1998 Tentang GBHN
Tap MPR Tahun 1993 dan 1998 Tentang GBHN juga memaparkan tentang pengertian wawasan nusantara yakni cara pandang dan sikap bangsa Indonesia yang mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa. 

Implementasi Wawasan Nusantara

Implementasi wawasan nusantara dapat dilihat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat indonesia. Konstitusi juga memerintahkan agar setiap warga negara dapat mengimplementasikan wawasan nusantara di setiap langkah hidupnya.
Secara umum, berikut adalah implementasi wawasan nusantara dalam berbagai bidang. 

1. Bidang Politik

Implementasi wawasan nusantara dapat terlihat dalam zona politik indonesia, di antaranya ialah sebagai berikut. 
Wawasan nusantara terekap dalam Undang-Undang, misalnya UU Partai Politik, UU PEMILU, dan lainnya. 
Implementasi di bidang politik akan terasa jelas saat Pemilu di Indonesia dilaksanakan. 
Pelaksanaan hubungan bilateral selalu mengutamakan kepentingan nasional sebelum setuju dengan kepentingan internasional. 
Menjaga hak-hak warga negara di hadapan hukum dan politik negara Indonesia 
Menjaga kesatuan dan persatuan negara Indonesia yang notabene sangat beragam. 
Implmentasi pemerintah dalam menjaga komitmen berpolitik untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa indonesia 
Menjaga kehidupan berlandaskan Pancasila dan UUD 45 dalam setiap korp diplomatik baik antar partai maupun ke dengan negara lain. 

2.  Bidang Ekonomi

Wawasan nusantara juga terimplementasikan dalam bidang ekonomi. Anda dapat menemukannya dalam bidang-bidang berikut ini. 
Pelaksanaan pembangunan ekonomi berlandaskan pada asas Pancasila 
Pembangunan ekonomi didasarkan pada kondisi geografis dan kearifan lokal masing-masing wilayah ekonomi 
Orientasi bidang ekonomi meluas sampai ke berbagai sektor industri. 
Pelaksanaan pembangunan ekonomi diupayakan adil dan seimbang ke setiap daerah indonesia. 
Mengentaskan kemiskinan menjadi tujuan pembangunan ekonomi dan harus merasa sampai ke seluruh daerah. 
Pelaksanaan pembangunan ekonomi juga diterapkan dengan sistem otonomi daerah untuk menciptakan upaya keadilan ekonomi sesuai dengan kearifan lokal. 
Dalam pembangunan ekonomi, berlaku sistem partisipasi dari seluruh masyarakat indonesia. 
Pemerintah memberikan fasilitas mikro dan makro untuk mendukung pembangunan ekonomi mandiri yang dijalankan oleh masing-masing warga negara indonesia. 
Menjaga kestabilan ekonomi nasional dengan memaksimalkan produksi lokal 
Menghalangi masuknya produk-produk asing hingga tidak memberi kesempatan pada produk lokal untuk berkembang
Memberi kesempatan dan jalan bagi produk lokal untuk berkembang di ranah nasional sampai ke tingkat global 
Memberi jalan dan menyiapkan lapangan pekerjaan kepada generasi penerus yang sesuai dengan cita-cita nasional. 

3. Bidang Sosial

Wawasan nusantara juga terimplementasi dalam bidang sosial. Anda bisa mengidentifikasinya dalam beberapa bentuk berikut ini. 
Pengembangan dan pelestarian budaya disesuaikan dengan kondisi dan kesiapan mental bangsa indonesia. 
Menjaga kebudayaan dengan cara menjadikan beberapa sektor sebagai tujuan wisata sehingga memiliki double fungsi, sebagai sumber daya penghasilan dan sekaligus kekayaan lokal. 
Menjaga keberagaman indonesia dari segi budaya, bahasa, status sosial, sampai adat istiadat dengan saling hormat menghormati. 
Masing-masing warga negara mengembangkan sikap toleransi untuk menjaga keserasian dan keharmonisan kehidupan bermasyarakat. 
Menjaga sikap gotong royong di antara masyarakat karena gotong royong merupakan bagian dari identitas bangsa indonesia. 

4. Bidang Pertahanan dan Keamanan

Wawasan nusantara juga terimplementasi dalam bidang pertahanan dan keamanan. Di bidang krusial untuk mempertahankan kedaulatan negara ini, anda dapat melihatnya di beberapa bentuk dan sikap berikut ini. 
Masing-masing warga negara secara institusi maupun pribadi meningkatkan kedisiplinan diri dalam menjaga dan memelihara lingkungan 
Masing-masing warga negara dapat melaporkan tindak kejahatan kepada yang berwenang untuk menciptakan rasa aman bersama-sama 
Masing-masing individu meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan dengan saling hormat menghormati. 
Masing-masing warga negara ikut membangun sarana dan prasarana keamanan untuk menjaga wilayah masing-masing dengan mengacu kepada cita-cita nasional. 
Menjaga bangsa indonesia dari ancaman gerakan radikal yang mengancam ideologi negara
Menjaga bangsa indonesia dari ancaman teroris yang menginginkan  kedaulatan indonesia jatuh 

5. Bidang budaya

Implementasi wawasan nusantara dalam bidang budaya dapat anda lihat dalam beberapa bentuk berikut ini. 
Implementasinya dengan cara menjaga budaya luhur yang sudah turun temurun dari nenek moyang 
Menjaga benda, arsitektur, atau pun bentuk cagar budaya lainnya dengan rapi dan dapat dipromosikan pula sebagai tempat wisata sehingga nilai dari cagar budaya meningkat. 
Melestarikan dengan cara mempelajari budaya yang sudah mengakar di tengah-tengah masyarakat 
Menjaga budaya dan adat istiadat setiap daerah dari ancaman akulturasi dari budaya luar yang masuk ke setiap derah 
Melestarikan budaya dengan memasukkannya ke dalam kurikulum pendidikan 
Membuat anak-anak menyadari budaya leluhur memiliki nilai-nilai etis dan moral yang baik untuk diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari 
Mempelajari dan mengimplementasikan ajaran leluhur yang masih relevan dengan perkembangan jaman 
Menjadikan peninggalan leluhur sebagai bagian dari kekayaan dan ciri khas negara sehingga tidak segan untuk dipromosikan kepada bangsa lain 
Membatasi dan melarang masuknya budaya asing yang mengancam eksistensi budaya bangsa Indonesia. 

Konsep Wawasan Nusantara 

Konsep wawasan nusantara memiliki tiga bentuk kunci penting untuk eksistensinya. Ketiga bentuk itu antara lain sebagai berikut. 

1. Wadah

Wadah wawasan nusantara adalah NKRI yang berdiri berasaskan Pancasila dan UUD 45. Wadah wawasan nusantara ini memiliki sub bentuk dan berbagai unsur yang saling melengkapi. 
Unsur-unsur yang dimaksud antara lain sebagai berikut.

Wujud Wilayah
Wilayah adalah batas runag geografis dan geopolitik bangsa indonesia yang diakui oleh bangsa lain. Wilayah yang dimiliki bangsa indonesia berupa gugusan pulau-pulau dari Sabang sampai Merauke. 
Oleh karena itu, secara wilayah, nusantara memiliki batas darat dan lautan yang menghubungkan satu kawasan dengan kawasan lainnya. semuanya dihubungkan dan dapat diakses dengan berbagai macam alat transportasi dari darat, laut, maupun udara.

Tata Inti Organisasi
Tata inti organisasi merupakan salah satu unsur penting dalam menjaga dan melaksanakan konsep wawasan nusantara. Tata inti organisasi bangsa Indonesia berdasarkan pada UUD 45. 
Di dalam tata inti organisasi ini menyangkut bentuk, kedaulatan, kekuasaan, dan sistem pelaksanaan pemerintahan untuk menyelenggarakan kedaulatan bangsa indonesia. Asas yang dipakai untuk melaksanakannya ialah asas Pancasila.

Tata inti organisasi indonesia bekerjasama antar elemen, mulai dari daerah sampai ke pusat. Di masing-masing pusat memiliki wakil untuk menjaga dan melaksanakan perakilan dan sistem pemerintahan di daerah masing-masing dengan tetap tertuju pada cita-cita nasional.

Tata Kelengkapan Organisasi
Tata kelengkapan organisasi yang menjadi unsur dalam konsep wawasan nusantara ialah kesadaran politik dan kesadaran berwarganegara seluruh warga negara indonesia. Kesadaran ini penting untuk bersama-sama menjaga kerukunan dan kedaulatan bangsa guna mencapai cita-cita bangsa indonesia. 

2.  Isi

Isi dari konsep wawasan nusanatara adalah aspirasi masyarakat yang diwujudkan berasaskan pada Pancasila dan UUD 45. Isi wawasan nusantara ini terkandung dua pokok berikut ini.

Realisasi 
Seluruh warga masyarakat indonesia dapat menjalani kehidupan sehari-hari dengan kesadaran asas Pancasila. Selain itu dengan sadar mendukung dan melaksanakan cita-cita serta tujuan nasional yang terkandung dalam UUD 45.

Persatuan dan kesatuan dalam kebhinekaan 
Seluruh warga negara indonesia menyadari dan menghormati perbedaan. Sehingga mereka dapat hidup sesuai dengan semboyan bangsa indonesia yakni bhinneka tunggal ika dalam seluruh aspek sosial kehidupan bangsa indonesia. 

3. Tata Laku atau perilaku 

Wawasan nusantara mencakup pada tata laku atau perilaku bangsa indonesia dalam menjalani kehidupan sehari-harinya. Tara laku wawasan nusantara meliputi perilaku dan tindakan serta sikap bangsa indonesi untuk mewujudkan kehidupan yang berasaskan Pancasila dan UUD 45.

Perilaku masyarakat yang berdasarkan Pancasila ini bisa berarti bergotong royong untuk mewujudkan pembangunan nasional atau pun daerah bahkan di tingkat lokalnya sendiri. implementasi itu sesuai dengan sila ke empat Pancasila.

Di samping itu masyarakat dapat menjalankan kewajiban dan hak-haknya sebagai warga negara sesuai dengan amanah UUD 45. Misalnya masayarakat dapat menyatakan aspirasi atau pendapatnya sesuai dengan tata norma dan susila yang berlaku di tengah masyarakat.

Masyarakat juga dapat menjalankan ibadah dengan tenang sesuai dengan kepercayaannya masing-masing sesuai dengan sila ke satu Pancasila. Mereka juga dapat menjalani kehidupan yang adil tanpa diskriminasi di tengah-tengah kebhinekaan sesuai dengan pasal ke lima Pancasila.

Perilaku yang sesuai dengan asas Pancasila itulah yang mencerminkan semangat dan identitas bangsa Indonesia. Perilaku yang sehat menimbulkan kenyamanan batiniah dan lahiriah.

Secara batiniah, orang-orang menjadi memiliki rasa aman untuk hidup bertetanggan meski mereka berbeda suku, Ras, dan agama. Sementara ketenangan lahiriah tercermin dari tindakan untuk tidak berbuat sesuatu yang meresahkan warga lain. 

Fungsi Wawasan Nusantara 

Fungsi wawasan nusantara mengacu kepada pengertian wawasan nusantara mencakup panduan, pedoman, dan acuan bagi bangsa indonesia dalam mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara. Dari ketiga poin utama tersebut dapat dikelompokan ada empat fungsi wawasan nusantara, antara lain sebagai berikut. 

1. Wawasan Nusantara Sebagai Wawasan Pembangunan 

Wawasan nusantara memiliki fungsi sebagai wawasan pembangunan maksudnya ialah menjadi landasan bagi pemerintah untuk melakukan perbaikan dan pembangunan infrastruktur. 
Wawasan pembangunan yang harus disadari oleh pemerintah dalam hal ini antara lain unsur politik, pertahanan, keamnan, ekonomi dan sosial budaya masyarakat. Dengan adanya pemahaman ini pembangunan akan dirancang sesuai dengan kebutuhan nasional. 

2. Wawasan Nusantara Sebagai Konsep Ketahanan Nasional

Wawasan nusantara juga memiliki fungsi sebagai pondasi dan pedoman dalam mewujudkan ketahanan nasional. Dengan konsep mengutamakan jati diri bangsa, konsep ketahanan nasonal dirancang berdasarkan bentuk geografis negara indonesia. 

3. Wawasan Nusantara Sebagai Wawasan Pertahanan dan Keamanan

Wawasan nusantara sebagai wawasan pertahanan dan keamanan negara memiliki fungsi untuk mengarahkan dan merancang pertahanan dan keamanan negara.  Hal itu mengarah pula pada bentuk geopolitik wilayah negara Indonesia guna melindungi Negara Kesatuan Republik Indonesia. 
Pemahaman terhadap geopolitik mengarahkan bangsa indonesia untuk menjaga kawasan kekuasaan Indonesia secara sah di mata hukum nasional dan internasional. Dengan demikian, jika terjadi ancaman eksternal, Indonesia memiliki hak untuk mempertahankan diri. 

4. Wawasan Nusantara Sebagai Wawasan Kewilayahan

Wawasan nusantara juga memiliki fungsi sebaga wawasan kewilayahan yang berarti memahami seluruh potensi wilayah bangsa Indonesia, sampai ke perbatasan. Dengan memiliki wawasan kewilayahan, bangsa indonesia menjadi bangsa yang kuat dan tidak mudah ditipu oleh bangsa lain ketika ada sengketa tentang pulau tertentu. 

5. Wawasan Nusantara sebagai wawasan Kearifan Lokal

Kearifan lokal juga menjadi bagian dari identitas bangsa, karenanya menguasai wawasan nusantara berarti juga akan belajar untuk memahami kearifan lokal. Dari adanya transfer ilmu pengetahuan ini, penghargaan terhadap kearifan lokal pun dapat meningkat. Ini adalah modal awal untuk menjaga dan melestarikan budaya nasional. 

Demikian pemaparan tentang wawasan nusantara, semoga dapat meningkatkan pengetahuan dan kecintaan anda pada tanah air. 

Loading...
Comments
0 Comments

Terimakasih sudah berkunjung, jangan lupa bagikan artikel diatas kepada orang-orang disekitar. Jangan ragu-ragu tinggalkan komentar dibawah. Kesan & pesan dari teman-teman adalah motivasi kami untuk selalu berkarya :)

 
❤ Tentang ☎ Hubungi Kami ✿ Daftar Isi ▲ Disclaimer ♛ Kebijakan Privasi
Back To Top