Monday

Pengertian Dan Fungsi Jurnal Internasional

Info Jurnal - Artikel Jurnal | Kebanyakan orang ketika mendengar kata internasional pasti pemikirannya mengarah ke dunia atau seluruh dunia tang di sebut universal. Nah, kali ini kita akan membahas nih mengenai jurnal internasional. Langsung saja kita membahas tentang jurnal internasional. Jurnal internasional merupakab jurnal yang memenuhi kriteria sebagai berikut, yaitu karya ilmiah yang diterbitkan dan ditulis dengan memenuhi kaidah ilmiah dan etika keilmuan, memiliki ISSN, ditulis dengan menggunakan bahasa resmi PBB (Arab, Inggris, Perancis, Rusia, Spanyol dan Tiongkok), memiliki terbitan versi online, dewan redaksi (Editorial Board) adalah pakar di bidangnya paling sedikit berasal dari 4 (empat) negara,  artikel ilmiah yang diterbitkan dalam 1 (satu) nomor terbitan paling sedikit penulisnya berasal dari 2 (dua) negara, dan terindeks oleh database internasional seperti Web of Science, Scopus, Microsoft Academic Search, atau bahkan laman sesuai dengan pertimbangan Ditjen Dikti. Nah, jurnal internasional ini biasanya dibuat oleh seluruh negara dan digunakan sebagai seperti perjanjian antara negara lain atau bahkan mungkin sebagai arsip laporan ketika rapat. 


Pengertian Dan Fungsi  Jurnal Internasional


Nah, bukan hanya pengertian dari jurnal internasional saja tapi tetap mempunyai arti yang mengarah ke seluruh dunia. Jurnal internasional  adalah jurnal yang menggunakan bahasa PBB seperti English, China dan lain-lain, tetapi penamaan internasional ini bukan hanya karena bahasa nya saja tetapi karena penulisnya dari berbagai universitas di dunia dan juga memiliki mitra bersafari yang handal di bidangnya. Namun, tidak hanya sampai di situ lho pengertiannya. Jurnal yang ditulis ini juga menggunakan sistem OJS atau kepanjangan dari Open Journal System. Dan ternyata jurnal internasional ini juga memiliki teman lho.

Namanya jurnal internasional bereputasi Sedikit asing ya di telinga kita, tapi jurnal itu memang ada. Jurnal internasional bereputasi merupakan jurnal yang memang sudah memenuhi kriteria jurnal internasional, dengan kriteria tambahan terindek pada Web of Science dan juga Scopus serta mempunyai faktor dampak (impact factor) dari ISI Web of Science (Thomson Reuters) atau Scimago Journal Rank (SJR) yang mempunyai urutan tertinggi dalam penilaian karya ilmiah dan juga dinilai paling tinggi 40. Wow hebat kan orang orang dunia sekarang ini. 

Ternyata yang dimaksud dengan jurnal internasional ini tidaklah sama dengan yang namanya jurnal ilmiah. Jurnal internasional sudah tentu merupakan jurnal ilmiah karena sesuatu yang ditulis didalam jurnal internasional tersebut merupakan sebuah hal baru dan bersifat ilmiah. Lalu jurnal internasional itu apakah bersifat mendunia?  Jawabannya adalah ya. Jurnal ini isinya bersifat internasional dengan seleksi yang ketat dan bersifat baru. 

Jurnal internasional ini juga merupakan jurnal ilmiah karena bisa dikatakan naskah isi dari jurnal internasional ini bersifat ilmiah dan dapat dipertangungjawabkan. Harus kalian ketahui bahwa tidak sembarang orang dan semua orang bisa menulis dalam jurnal internasional. Hanya mereka atau orang orang yang berkompeten saja yang dapat menulis dalam jurnal internasional. Meskipun demikian, terkadang yang ahli saja juga belum tentu tulisannya akan diterbitkan di jurnal ilmiah

Jurnal internasional ini juga memiliki tingkatan yang cukup tinggi atau bisa dibilang paling tinggi diantara jurnal yang lainnya. Tingkatan ini didapatkan bukan secara tertulis saja tetapi juga bisa dilihat dari seberapa ketat jurnal ini bisa diterbitkan. Wah cukup rumit ya, hanya mau nulis jurnal saja harus diseleksi dan tidak boleh sembarang orang yang dapat menulis jurnal internasional ini. Memang harus seperti itu sih, karena kan namanya juga jurnal internasional jadi kan harus benar benar orang yang menguasai dan juga pintarbdalam skill menulis. Seperti mau masuk ke perguruan tinggi saja ya hehehe.. Tapi memang itu faktanya, harus selektif dan ketat. Yuk cek kumpulan artikel tentang jurnal yang bisa kamu semua lihat di sini

Sunday

Pengertian Jurnal Nasional dan Internasional

Info Jurnal  Nasional Dan Internasional - Jurnal internasional adalah jurnal yang mencakup seluruh dunia sedangkan nasional hanya mencakup negara saja. Tidak jauh seperti jurnal internasional, jurnal nasional ini juga memiliki tingkat nilai yang sangat tinggi,  juga bukan semua orang lho yang bisa menulis jurnal nasional ini. Mau tau kan pengertiannya dari jurnal nasional?  Yuk langsung kita bahas. Sebelum itu, kita akan sedikit membahas mengenai jurnal. 

Pengertian Jurnal Nasional dan Internasional

 Jurnal merupakan suatu kutipan dari sebuah laporan yang di dalam jurnal berisi point-point penting dari sebuah laporan tersebut. Terdapat berbagai jurnal ilmiah yang mencakup semua bidang ilmu, dan juga ilmu sosial dan humaniora. Penerbitan dalam bentuk artikel ilmiah ini biasanya lebih penting di bidang ilmu pengetahuan alam maupun kedokteran dibandingkan dengan bidang akademik yang lainnya. Jurnal Nasional merupakan sebuah editor bereputasi nasional maupun internasional yang dari beberapa institusi, dan penulis dari beberapa institusi. Bukan hanya itu saja, jurnal nasional ini juga terbagi menjadi beberapa jenis jurnal. Jurnal nasional ini  terbagi dari : Jurnal Terakreditasi Dikti maka nilai maksimal 25, Jurnal nasional terindeks di DOAJ dan berbahasa Inggris maka nilai maksimal 20, Jurnal nasional terindeks di DOAJ dan berbahasa Indonesia maka nilai maksimal 15, dan juga Jurnal nasional belum terindeks maupun terakreditasi maka nilai maksimal 10. Nah itu tadi penjelasan dan jenis jenis dari jurnal nasional.

Jurnal nasional juga memiliki kriteria  yang harus dipenuhi,beeilut kriteria kriterianya. Jurnal nasional adalah jurnal ilmiah yang memenuhi kriteria sebagai berikut, yaitu karya ilmiah ditulis dengan memenuhi kaidah ilmiah dan etika keilmuan, memiliki ISSN, memiliki terbitan versi online, dikelola secara profesional dengan ketepatan keberkalaan, ketersediaan petunjuk penulisan, identitas jurnal, dan sebagainya. Jurnal ini juga bertujuan untuk menampung atau mengkomunikasikan hasil hasil dari penelitian ilmiah dankonsep ilmiah dalam disiplin ilmu tertentu yang ditujukan kepada masyarakat ilmiah atau peneliti yang mempunyai disiplin-disiplin keilmuan yang memang relevan dan juga diterbitkan oleh Penerbit atau badan ilmiah (Organisasi) profesi bahkan perguruan tinggi juga dengan unit-unitnya. Bahasa yang digunakan di dalam jurnal nasional ini adalah bahasa Indonesia dan juga bahasa Inggris dengan abstrak dalam Bahasa Indonesia.Memuat karya ilmiah dari penulis yang berasal dari minimal dua institusi yang berbeda dan mempunyai dewan redaksi atau editor yang terdiri dari para ahli dalam bidangnya dan berasal dari minimal dua institusi yang berbeda.  

Bukan hanya itu saja pengertian dari jurnal nasional, namun tetap masih memiliki arti yang sama dalam jurnal nasional. Jurnal nasional marupakan jenis jurnal yang ditulis oleh beberapa penulis luar negeri dan juga diperiksa oleh pembaca dari luar negeri pula. Namun, hal ini belum terakreditasi karena mungkin saja jurnal tersebut belum lulus maupun belum diajukan untuk akreditasi dan mulai dilakukan indeks ke beberapa lembaga indeks baik itu di dalam negeri maupun di luar negeri. 

Untuk menjadikan jurnal nasional ini terakreditasi, para pengelola jurnal local yang menerbikan naskah berkala mengajukan pengusulan akreditasi ini ke Libtamas (P2M) Dikti, mereka ini bisa saja berasal dari perguruan tinggi, lembaga ilmiah dan himpunan profesi di Indonesia. Jurnal terbitan ini mulai tahun 2011 dan memiliki masa laku akreditasi selama 5 tahun (sebelumnya 3 tahun).Nah, demikian pembahasan kali ini mengenai jurnal nasional. Semoga bermanfaat bagi kalian yang membutuhkan dan kalian yang membaca artikel ini. Terima kasih. Anda Juga bisa mengakses kumpulan artikel tentang jurnal di laman kami dengan klik disini > Jurnal

Saturday

Pengertian dan Fungsi Dari Jurnal Internasional

Jurnal Internasional - Kebanyakan orang ketika mendengar kata internasional pasti pemikirannya mengarah ke dunia atau seluruh dunia tang di sebut universal. Nah, kali ini kita akan membahas nih mengenai jurnal internasional. Langsung saja kita membahas tentang jurnal internasional. Jurnal internasional merupakab jurnal yang memenuhi kriteria sebagai berikut, yaitu karya ilmiah yang diterbitkan dan ditulis dengan memenuhi kaidah ilmiah dan etika keilmuan, memiliki ISSN, ditulis dengan menggunakan bahasa resmi PBB (Arab, Inggris, Perancis, Rusia, Spanyol dan Tiongkok), memiliki terbitan versi online, dewan redaksi (Editorial Board) adalah pakar di bidangnya paling sedikit berasal dari 4 (empat) negara,  artikel ilmiah yang diterbitkan dalam 1 (satu) nomor terbitan paling sedikit penulisnya berasal dari 2 (dua) negara, dan terindeks oleh database internasional seperti Web of Science, Scopus, Microsoft Academic Search, atau bahkan laman sesuai dengan pertimbangan Ditjen Dikti. Nah, jurnal internasional ini biasanya dibuat oleh seluruh negara dan digunakan sebagai seperti perjanjian antara negara lain atau bahkan mungkin sebagai arsip laporan ketika rapat. 

Pengertian dan Fungsi Dari Jurnal Internasional

Nah, bukan hanya pengertian dari jurnal internasional saja tapi tetap mempunyai arti yang mengarah ke seluruh dunia. Jurnal internasional  adalah jurnal yang menggunakan bahasa PBB seperti English, China dan lain-lain, tetapi penamaan internasional ini bukan hanya karena bahasa nya saja tetapi karena penulisnya dari berbagai universitas di dunia dan juga memiliki mitra bersafari yang handal di bidangnya. Namun, tidak hanya sampai di situ lho pengertiannya. Jurnal yang ditulis ini juga menggunakan sistem OJS atau kepanjangan dari Open Journal System. Dan ternyata jurnal internasional ini juga memiliki teman lho...Namanya jurnal internasional bereputasi.

Sedikit asing ya di telinga kita, tapi jurnal itu memang ada. Jurnal internasional bereputasi merupakan jurnal yang memang sudah memenuhi kriteria jurnal internasional, dengan kriteria tambahan terindek pada Web of Science dan juga Scopus serta mempunyai faktor dampak (impact factor) dari ISI Web of Science (Thomson Reuters) atau Scimago Journal Rank (SJR) yang mempunyai urutan tertinggi dalam penilaian karya ilmiah dan juga dinilai paling tinggi 40. Wow hebat kan orang orang dunia sekarang ini. 

Ternyata yang dimaksud dengan jurnal internasional ini tidaklah sama dengan yang namanya jurnal ilmiah. Jurnal internasional sudah tentu merupakan jurnal ilmiah karena sesuatu yang ditulis didalam jurnal internasional tersebut merupakan sebuah hal baru dan bersifat ilmiah. Lalu jurnal internasional itu apakah bersifat mendunia?  Jawabannya adalah ya. Jurnal ini isinya bersifat internasional dengan seleksi yang ketat dan bersifat baru. Jurnal internasional ini juga merupakan jurnal ilmiah karena bisa dikatakan naskah isi dari jurnal internasional ini bersifat ilmiah dan dapat dipertangungjawabkan. Harus kalian ketahui bahwa tidak sembarang orang dan semua orang bisa menulis dalam jurnal internasional. Hanya mereka atau orang orang yang berkompeten saja yang dapat menulis dalam jurnal internasional. 

Meskipun demikian, terkadang yang ahli saja juga belum tentu tulisannya akan diterbitkan di jurnal ilmiah. Jurnal internasional ini juga memiliki tingkatan yang cukup tinggi atau bisa dibilang paling tinggi diantara jurnal yang lainnya. Tingkatan ini didapatkan bukan secara tertulis saja tetapi juga bisa dilihat dari seberapa ketat jurnal ini bisa diterbitkan. Wah cukup rumit ya, hanya mau nulis jurnal saja harus diseleksi dan tidak boleh sembarang orang yang dapat menulis jurnal internasional ini. Memang harus seperti itu sih, karena kan namanya juga jurnal internasional jadi kan harus benar benar orang yang menguasai dan juga pintarbdalam skill menulis. Seperti mau masuk ke perguruan tinggi saja ya hehehe.. Tapi memang itu faktanya, harus selektif dan ketat. Semoga artikel bermanfaat bagi anda. Salam Ilmu Bahasa

Friday

Pengetahuan Jurnal Mikroskop Dalam Bidang Ilmiah

Info Jurnal - Biasanya kalau anda mendengar kata mikroskop pasti anda langsung mengarah pemikiran anda ke hal yang biologis. Memang benar, karena ketika anda waktu pelajaran ilmu pengetahuan alam di dalam laboraturium biologi pasti ada barisan mikroskop di bagian lemari atau biasanya di meja. Mikroskop ini memiliki fungsi untuk melihat mikroorganisme dan sel sel yang memiliki ukuran kecil dan biasanya mikroskop ini. 
 
Pengetahuan Jurnal Mikroskop Dalam Bidang Ilmiah

Sekarang kita akan sedikit membahas mengenai mikroskop. Pasti semua orang sudah tahu dengan yang namanya mikroskop, jika belum tahu atau belum mengenal mikroskop itu bisa dibilang cukup kebangetan kecuali anak kecil. Kenapa kebangetan?? Karena semua orang yang bersekolah pasti diterangkan tentang mikroskop dalam pelajaran ilmu pengetahuan alam ketika smp, dan bahkan ketika sd pun sudah diterangkan apa itu mikroskop. 

Mikroskop merupakan alat bantu yang dapat ditemukan hampir di seluruh laboratorium baik di laboraturium sekolah maupun laboraturium rumah sakit yang berfungsi untuk  mengamati organisme berukuran kecil (mikroskopis). Ilmu yang mempelajari benda kecil dengan menggunakan alat ini disebut mikroskopi, dan kata mikroskopik berarti sangat kecil, tidak mudah terlihat oleh mata. Nah, sudah jelas kan apa itu mikroskop. Kalian dapat menemukan mikroskop di laboraturium baik di sekolah maupun rumah sakit.  Jadi intinya jurnal mikroskop ini adalah laporan laporan yang di buat berdasarkan praktikum atau kegiatan ilmiah yang dilakukan dengan menggunakan mikroskop.
 
Tahu tidak, kalau mikroskop terbagi menjadi beberapa jenis yang berdasarkan pemakaian dan penggunaannya. Berdasarkan sumber cahayanya, mikroskop terbagi menjadi dua, yaitu, mikroskop cahaya dan mikroskop elektron. Mikroskop cahaya ini sendiri terbagi lagi menjadi dua kelompok besar, yaitu berdasarkan kegiatan pengamatan dan kerumitan kegiatan pengamatan yang dilakukan. Berdasarkan kegiatan pengamatannya, mikroskop cahaya dibedakan menjadi mikroskop diseksi yang berfungsi untuk mengamati bagian permukaan dan mikroskop monokuler dan binokuler untuk mengamati bagian dalam sel. Mikroskop monokuler merupakan mikroskop yang hanya memiliki 1 lensa okuler dan binokuler memiliki 2 lensa okuler. 
 
Bisa anda ketahui, bahwa jurnal mikroskop ini sering di buat oleh pelajar, mahasiswa, bahkan dokter untuk mengamati suatu percobaan atau praktikum dan menganalisa hasi dari percobaan atau praktikum yang sedang dibuat.  Nah, beruntung bagi anda yang waktu SMA adalah siswa kelas IPA pasti tahu cara menggunakan mikroskop dengan benar. Biasanya mikroskop ini digunakan seperti mengamati sel sel yang ada di dalam daun, kayu dan sebagainya. Dan diakhir praktikum atau percobaan, selalu disuruh membuat laporan hasil dari pratikum atau percobaan yang telah dilakukan sebelumnya. Dan bukan hanya itu saja yang kita akan bahas tapi juga struktur dari mikroskop. Ada dua bagian utama yang menyusun mikroskop, yaitu:

1. Bagian optik, yang terdiri dari kondensor, lensa objektif, dan lensa okuler.
2. Bagian non-optik, yang terdiri dari kaki dan lengan mikroskop, diafragma, meja objek, pemutar halus dan kasar, penjepit kaca objek, dan sumber cahaya. Nah, demikian pembahasan kali ini mengenai jurnal mikroskop. Semoga bermanfaat.

Thursday

Pengertian, Jenis, dan Fungsi Jurnal Audit

Info Jurnal - Apa itu jurnal audit ?? Mungkin sebagian orang masih asing dengan kata jurnal audit. Kebanyakan orang biasanya jarang menggunakan jurnal audit, bahkan pengertiannya pun belum tahu apa itu jurnal audit. Bagi kalian yang belum mengenal dan ingin mengetahui jurnal audit, beruntunglah kalian yang sedang membaca artikel ini. Kenapa? Karena di dalam artikel ini kita akan membahas mengenai jurnal audit mulai dari pengertiannya hingga fungsinya.

Apa kalian pernah mendengar kata auditing? Kalau belum kita akan membahas sedikit mengenai auditing. Auditing merupakan suatu proses sistematis yang secara objektif memperoleh serta mengevaluasi bukti mengenai asersi tentang kegiatan ekonomi untuk memberikan keyakinan kepada pihak yang berkepentingan.

Pengertian dan Fungsi Jurnal Audit

Jadi, tujuan dari audit adalah memberikan keyakinan terhadap laporan keuangan yang sudah di susun oleh manajemen.

Oke, sekarang kita akan membahas mengenai jurnal audit. Sebelum itu, kali ini kita akan membahas mengenai pengertian audit terlebih dahulu. Audit atau pemeriksaan dalam arti luas yaitu mempunyai makna evaluasi terhadap suatu organisasi, sistem, proses, atau bahkan produk di suatu perusahaan. Audit dilaksanakan oleh pihak yang kompeten, objektif, dan tidak memihak, yang disebut auditor. Tujuan diadakannya audit adalah untuk melakukan verifikasi bahwa subjek dari audit telah diselesaikan atau berjalan sesuai dengan standar, regulasi, dan praktik yang telah disetujui dan diterima.

Dalam dunia bisnis, kita juga mengenal adanya istilah audit laporan keuangan yang biasanya dilakukan oleh akuntan publik untuk menilai seberapa wajar atau seberapa layak penyajian laporan keuangan ini dibuat oleh perusahaan dengan mengacu pada prinsip akuntansi yang berlaku secara umum.

Jurnal audit atau jurnal auditing ini biasanya digunakan sebagai laporan pada akuntansi yang ada di perguruan tinggi. Dan sekarang kita akan membahas mengenai jenis jenis audit. Ternyata audit dibagi dalam beberapa jenis audit, yaitu audit keuangan, audit operasional, audit ketaatan, dan audit investigatif. Kali ini kita akan membahas satu per satu jenis audit tersebut.

4 Jenis-Jenis Audit

Audit Keuangan

Yang pertama adalah audit keuangan. Audit keuangan merupakan audit terhadap laporan keuangan suatu entitas (perusahaan atau organisasi) yang akan menghasilkan pendapat atau opini dari pihak ketiga mengenai relevansi, akurasi, dan kelengkapan laporan-laporan tersebut. 

Audit Operasional

Audit yang kedua adalah audit operasional. Audit operasional adalah pengkajian atas setiap bagian organisasi terhadap prosedur operasi standar dan metode yang diterapkan suatu organisasi dengan tujuan untuk mengevaluasi efisiensi, efektivitas, dan keekonomisan (3E). 

Audit Ketaatan

Audit yang ketiga adalah audit ketaatan. Audit ketaatan adalah proses kerja yang menentukan apakah pihak yang di audit telah mengikuti prosedur, standar, dan aturan tertentu yang ditetapkan oleh pihak yang berwenang. 

Audit Investigatif

Dan sekarang audit yang keempat adalah audit investigatif.  Audit investigatif merupakan serangkaian kegiatan seperti mengenali (recognize), mengidentifikasi (identify), dan menguji (examine) secara detail informasi dan juga fakta-fakta yang ada untuk mengungkap kejadian yang sebenarnya  di dalam rangka pembuktian untuk mendukung proses hukum atas dugaan penyimpangan yang dapat merugikan keuangan suatu entitas (perusahaan atau organisasi atau negara atau daerah). Sudah paham kan.??

Jadi intinya adalah jurnal audit merupakan jurnal yang berisi laporan tentang proses kerja maupun kegiatan kegiatan kerja. Audit ini juga memiliki fungsi dalam pemakaiannya. Fungsi yang pertama adalah mengevaluasi kinerja entitas, digunakan untuk mengevaluasi kinerja suatu entitas. Fungsi yang kedua adalah meminimalkan kesalahan dan fraud,berfungsi untuk memastikan bahwa kesalahan dan fraud tidak ada di dalam entitas tersebut. Dan fungsi yang ketiga adalah meningkatkan kinerja entitas, setelah proses pemeriksaan audit berlangsung biasanya akan ada rekomendasi untuk entitas, yang digunakan oleh entitas untuk meningkatkan kinerja entitas.

Yah, sekian pembahasan mengenai jurnal audit. Terimakasih telah mampir di laman ini semoga bermanfaat dan menambah wawasan anda. Salam kami Ilmu Bahasa

Tuesday

Pengertian dan Jenis-Jenis Jurnal

Contoh Jurnal - Jurnal biasanya kita temukan di tempat tempat yang resmi dan formal, seperti disekolah, dikantor, dan dilembaga instansi lainnya. Oke, kali ini kita akan membahas mengenai jurnal. Biasanya jurnal kalau disekolah itu seperti buku yang isinya taraf guru yang mengajar mata pelajaran saat jam tersebut. Dan biasanya jurnal ini ada di pelajaran IPS di SMA yang termasuk kategori akutansi.


 
Dalam palajaran akuntansi, tentu tidak akan jauh dari yang namanya jurnal. Jurnal adalah semua transaksi keuangan badan usaha maupun organisasi yang dicatat secara kronologis yang bertujuan sebagai pendataan, termasuk di dalamnya transaksi nama transaksi baik yang mempengaruhi maupun tidak dan trasaksi berjalan. Pencatatan didalam jurnal ini biasanya  lebih lengkap dan lebih terinci, serta menurut urutan tanggal kejadian transaksi. Jurnal merupakan catatan akuntansi pertama yang digunakan untuk mencatat transaksi keuangan perusahaan. Jurnal harus dirancang sedemikian rupa sehingga tidak akan terjadi satu transaksi pun yang tidak dicatat; catatan yang dilakukan didalamnya lengkap dengan penjelasan, tanggal dan informasi lain, agar catatan tersebut mudah diusut ke-dokumen sumbernya. Secara umum jurnal dibedakan menjadi jurnal umum dan jurnal khusus. Nah, sekarang sudah tahu kan apa itu jurnal. Jurnal ini merupakan catatan akutansi di sebuah perusahaan yang isinya mengenai catatan dan data mengenai sebuah perusahaan.

Bukan pengertian saja yang akan kita bahas tetapi juga kali ini kita akan membahas jenis jenis jurnal. Jurnal ini memiliki banyak jenis yang memiliki pengertian sendiri dan dan fungsi sendiri. Secara umum, jurnal ini terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu
  • Jurnal Umum
  • Jurnal Khusus
  • Jurnal Audit
  • Jurnal Ilmiah
  • Jurnal Komunikasi
  • Jurnal Nasional
  • Jurnal Internasional
  • Jurnal Penyesuaian
  • Jurnal Internasional pendidikan
Ada pula berbagai jenis jurnal berdasarkan jurnal akutansi yang terbagi sebagai berikut, yaitu
  • Jurnal Keuangan
  • Jurnal Pembelian
  • Jurnal Penjualan 
  • Jurnal Penerimaan Kas
  • Jurnal Pengeluaran kas
Oke,sudah paham kan pembahasan mengenai jurnal yang diatas. Jadi intinya dari pembahasan ini adalah jurnal itu suatu catatan dan suatu data yang ada di perusahaan. Jurnal terbagi menjadi beberapa jenis apalagi jenis jurnal akutansi ini dibagi lagi menjadi beberapa jenis jurnal. Wah banyak sekali ya jenis jurnal ini, ternyata bukan hanya disekolah saja jurnal itu tetapi juga ada di sebuah perusahaan. Kalau di sebuah perusahaan, jurnal ini biasanya berisi tentang jurnal keuangan, jurnal bisnis, dan biasanya menyangkut paut terhadap keuangan perusahaan tersebut. Jurnal yang terbagi beberapa jenis ini juga memiliki fungsi sendiri sendiri sesuai dengan jenis jurnalnya. Oke, sekian pembahasan kali ini mengenai pengertian jurnal dan jenis jenis yang ada di jurnal. Semoga bermanfaat.

Monday

Info Pendidikan - Problematika Pendidikan dan Ruang Lingkupnya

Situs Pendidikan - Pendidikan adalah sebuah sistem yang sangat berkaitan dengan peradaban suatu bangsa. Pendidikan secara tidak langsung berpengaruh pada cara berpikir mayoritas masyarakat suatu negara. Jika pendidikan yang dimiliki oleh mayoritas masyarakat tergolong tinggi maka, dapat dipastikan cara berpikirnya juga lebih luas. Dan sebaliknya, jika tingkat pendidikan mayoritas masyarakat masih rendah, maka akan banyak pula pola pikir masyarakat yang sempit, bahkan cenderung tidak mau menerima perubahan. Tentunya dalam setiap sistem pendidikan terdapat permasalahan-permasalahan yang melingkupinya. Adapun permasalahan tersebut kemudian disebut dengan istilah problematika pendidikan.  Masing-masing negara memiliki problematika pendidikan yang berbeda-beda, tergantung letak geografis, status suatu negara apakah merupakan negara maju atau masih dalam taraf berkembang, dan lain sebagainya.

Info Pendidikan - Problematika Pendidikan dan Ruang Lingkupnya

Secara umum, yang dimaksud dengan problematika pendidikan adalah segala persoalan atau segala bentuk permasalahan yang selalu ada dalam dunia pendidikan. Permasalahan ini tidak pernah bisa dilepaskan dari dunia pendidikan, karena adanya hubungan kausalitas antara keduanya. Adapun kata problematika sendiri berasal dari bahasa Inggris problem yang mengandung arti masalah, teka-teki. Dan problematic berarti sebuah ketidaktentuan. Jadi problematika pendidikan juga bisa disebut sebagai suatu hal dalam dunia pendidikan yang tidak pasti, tidak tentu, dan merupakan teka-teki yang harus selalu dipecahkan. Di dalam dunia pendidikan memang sangat kompleks permasalahannya, sehingga tidak mungkin dapat menyelesaikan satu masalah tanpa mengundang masalah yang baru untuk datang.

Kehadiran problematika pendidikan sendiri ternyata juga berhubungan dengan ada tidaknya kesempatan yang diberikan pihak pemerintah kepada warga masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan, ke jenjang yang lebih tinggi. Jadi sampai saat ini masih banyak anak-anak yang hanya lulusan sekolah dasar, bahkan justru tidak pernah mengenyam pendidikan. Faktor kemiskinan juga ikut berkontribusi melanggengkan problem pendidikan di negara Indonesia ini. Karena masih banyak masyarakat yang miskin, maka banyak juga anak-anak yang tidak dapat melanjutkan pendiidikan karena terkendala biaya pendidikan yang juga semakin mahal.

Selain itu fasilitas penunjang pendidikan yang kurang memadai dan tidak tersebar secara merata juga menyebabkan kegiatan belajar mengajar di banyak sekolah terhambat. Bahkan kurangnya pemerataan pendidikan di daerah-daerah terpencil menyebabkan kehidupan yang dijalani oleh masyarakat di pelosok atau di pinggiran tidak dapat berkembang atau bahkan tidak dapat mencapai kesejahteraan. Selain itu, pengaruh budaya barat yang juga berkontribusi terkait adanya dekadensi moral juga turut menghambat proses atau kemajuan pendidikan di Indonesia. akhlak anak-anak muda yang sudah sangat bobrok, bahkan sampai tidak memiliki keinginan untuk menempuh pendidikan yang lebih tinggi membuat kemajuan negara juga terhambat. Karena negara jadi tidak memiliki anak-anak muda yang berkompeten untuk mengisi kekosongan di bidang pemerintahan, ekonomi, sosial, dan juga budaya. Tentu adanya problematika pendidikan ini harus bisa dicarikan jalan keluar. Agar generasi muda dapat mengenyam pendidikan dan mengharumkan nama bangsa.

Sunday

Info Pendidikan - Pengertian, Ruang Lingkup dan Fungsi Manajemen Pendidikan

Situs Pendidikan - Halo sahabat imbas semua. Pada kesempatan kali ini kami akan berbagi wawasan mengenai Info Pendidikan dengan tema Pengertian, Ruang Lingkup dan Fungsi Manajemen Pendidikan. Saat kita belajar manajemen pendidikan pastilah tidak bisa terpisah dengan adanya pengertian, ruang lingkup dan fungsinya. Hal tersebut penting dibicarakan agar pemahaman kita tidak melenceng dari garis-garis standar ilmunya. Maka dari itu, perlu ada penjelasan singkat mengenai hal-hal tersebut. Saya di sini akan memberi penjelasan mengenai hal-ihwal yang melekat pada ilmu manajemen tersebut.  Dalam hal pengertian, ada banyak ahli yang mencoba mendefinisikannya. Beberapa ahli ada yang beda pandangan dan ada yang memiliki kesamaan pandangan. Meski terdapat perbedaan pandangan, kita bisa tetap menarik benang merah dari suatu perbedaan itu. Seperti pendapat menurut Mulyasa, bahwa yang disebut dengan pengertian manajemen pendidikan adalah suatu pengolahan proses pendidikan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
 
Info Pendidikan - Pengertian, Ruang Lingkup dan Fungsi Manajemen Pendidikan
Dalam hal ini Mulyasa menitikberatkan pada pengolahan proses pendidikan. Hal ini tentu sedikit berbeda dengan pendapat dari H.A.R Tilaar yang menganggap bahwa manajemen pendidikan itu merupakan kegiatan yang mengimplementasikan perencanaan dan rencana pendidikan. Bila Mulyasa menekankan pada prosesnya, maka Tilaar cenderung menekankan pada perencanaannya. Memang di antara kedua-duanya secara kasat mata seperti tidak memiliki perbedaan. Sehingga butuh kejelian untuk melihat perbedaan di dua ahli tersebut. Jika menarik benang merah dari perbedaan pendapat dua ahli itu. Benang merahnya adalah dalam manajemen pendidikan, sesungguhnya perlu perencanaan yang sangat matang. Kendati demikian, perencanaan tersebut harus dibarengi dengan proses pendidikan yang baik dan tentunya terarah. Sehingga kemudian akan mendapatkan cita-cita yang sudah ditetapkan. Jika apa yang sudah dicita-citakan terwujud maka untuk selanjutnya pendidikan di Indonesia akan dapat memajukan bangsa dan negara ini dari berbagai sisi.

Sedangkan untuk ruang-lingkup manajemen pendidikan sendiri ialah hal-hal detail yang ada di dalamnya. Detail tersebut meliputi manajemen kurikulum, kemudian perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan juga evaluasi. Hal-hal tersebut menjadi ruang-lingkup paling umum dalam manajemen pendidikan. Kemudian yang mesti diketahui lagi adalah pendataan mata pelajaran atau mata kuliah yang akan diajarkan, waktu yang tersedia, dan banyaknya jumlah tenaga guru yang tersedia. Lalu hal lain yang tidak kalah penting ialah buku-buku yang tersedia, jumlah dan keadaan ruang kelas dan juga program per semester. Tidak hanya itu, perlu adanya evaluasi setiap tahunnya dan mungkin setelah evaluasi akan melahirkan inovasi-inovasi baru, utamanya dalam kurikulumnya.  Keseluruhan aspek tersebut tentunya saling berkaitan satu dengan yang lain, sehingga jika salah satu aspek berkurang nilainya, maka akan berpengaruh pada nilai aspek yang lain.

Dalam hal fungsinya, ada beberapa fungsi manajemen pendidikan menurut ahlinya. Menurut George R. Terry, mengatakan bahwa fungsi manajemen itu ada empat. Pertama perencanaan, kemudian pengorganisasian, lalu fungsi pelaksanaan dan fungsi pengendaliaan. Lagi-lagi dari keempat fungsi tersebut harus berjalan beriringan. Sehingga apa yang ada dalam ruang-lingkup tadi mesti didasarkan pada pemahaman fungsional manajemen. Karena empat elemen itu akan membawa pada tujuan-tujuan praktis yang didapat oleh penyelenggara pendidikan. Demikian ulasan yang dapat kami sampaikan kepada sahabat semuanya, semoga menambah wawasan sahabat semuanya. Bagi yang sedang mencari contoh jurnal, silahkan kunjungi laman kami agar dapat melihatnya


Close (X) 2x Untuk Memastikan Menutup

Selamat Datang

Di Ilmubahasa.net

×

 
❤ Tentang ☎ Hubungi Kami ✿ Daftar Isi ▲ Disclaimer ♛ Kebijakan Privasi
Back To Top