Ilmu Bahasa

Monday

Pengertian Informasi: Definisi, Jenis, dan Contoh Informasi Terlengkap

Informasi - Untuk membicarakan tentang informasi ada baiknya jika kita melihatnya mulai dari etimologis. Kata Informasi berasal dari Bahasa Perancis Informacion. Istilah ini memiliki arti “Konsep, ide, atau garis besar”.

Informasi termasuk juga kata benda. Berasal dari kata informare yang berarti aktifitas. Kata itu merujuk pada kegiatan pengetahuan yang dikomunikasikan.

Pengertian Informasi: Definisi, Jenis, dan Contoh Informasi

Pengertian Informasi 

dari penjelasan singkat ini, bisa dimengerti jika informasi adalah penyampaikan ide, konsep, atau ilmu pengetahuan kepada khalayak luas. Penyampaian tersebut bisa dilakukan dengan berbagai cara mulai dari teks, gambar, audio, atau video, bisa juga secara langsung dengan tatap muka.            

Untuk lebih jelasnya, silahkan simak uraian singkat mengenai informasi berikut ini.

12 Definisi Informasi Menurut Para Ahli

Untuk lebih dalam memahami tentang pengertian informasi, berikut kami sajikan definisi informasi menurut beberapa ahli.

1. Abdul Kadir dan McFadden dkk

Kedua ilmuwan ini mendifinisikan informasi sebagai data yang telah berhasil diproses sedimikian rupa oleh seseorang atau lebih. Data tersebut memiliki nilai pengetahuan tambahan untuk meningkatkan wawasan orang lain.

Data tersebut bahkan dapat digunakan untuk mengubah perilaku, sikap, dan kebijakan di lingkungan sekitar. Data hasil pengolahan ini amat berharga, sehingga banyak orang akan menginginkannya.

2. Azhar Susanto

Dalam bukunya Sistem Informasi Akuntansi, Azhar Susanto mendefinisikan infomasi adalah sebuah hasil pengolahan data yang dilakukan sedimikian rupa hingga diperoleh data yang paling sederhana untuk membantu orang lain menyelesaikan masalah.

3. Burch dan Strater

Keduanya mendefinisikan informasi sebagai data yang dikumpulkan dan diolah untuk meningkatkan wawasan lingkungan.

4. George R. Terry

George R. Terry mendefinisikan informasi sebagai data yang benilai penting dan sangat berguna untuk banyak orang.

5. Jogianto

Melalui bukunya Analisis dan Desain Sistem Informasi, Jogianto mengungkapkan definisi informasi sebagai data yang diolah menjadi lebih berguna untuk penerimanya. Sehingga penerima dapat memanfaatkannya untuk tujuan yang baik.

6. Lani Sidharta

Definisi informasi menurut Lani Sidharta ialah data yang disajikan setelah diolah atau dianalisis sehingga membantu seseorang untuk membuat suatu keputusan.

7. Anton M. Meliono

Definisi informasi menurut Anton M. Meliono ialah data yang diproses untuk tujuan tertentu. Umumnya dimanfaatkan untuk menghasilkan sebuah kebijakan yang baik.

8. George H. Bodnar

Definisi informasi menurut George H. Bodnar ialah data yang diolah dan hasilnya menjadi dasar untuk mengambil keputusan dan merencanakan kebijakan baru.

9. Tata Sutabri

Definisi informasi menurut Tata Sutabri ialah data yang telah dikumpulkan, diolah, dianalisis, kemudian diinterpretasikan guna membantu seseorang mengambil keputusan.

10. Gordon B. Davis

Definisi informasi menurut Gordon B. Davis adalah data yang telah diolah menjadi bentuk sederhana yang dengan mudah dimengerti oleh penerimanya. Data tersebut bermanfaat untuk mengambil keputusan untuk kebijakan yang akan datang.

11, Jogiyanto HM

Definisi informasi menurut Jogoyanto HM ialah pengolahan data dalam bentuk yang lebih berguna dan memiliki nilai manfaat yang lebih tinggi dari bahan mentahnya. Data tersebut kemudian dimanfaatkan untuk mengambil keputusan. Data bisa berupa gambar, grafik statistik, tulisan, dan lain sebagainya.

12. Raymond d Mc.leod

Definisi informasi menurut Raymond d Mc. Leod adalah data yang berarti bagi si penerima informasi da memiliki nilai manfaat untuk kebutuhannya.

Pengertian Informasi: Definisi, Jenis, dan Contoh Informasi


Jenis Informasi

Berdasarkan penjelasan mengenai definisi informasi di atas, informasi memiliki beberapa jenis. Berikut adalah uraian singkat mengenai jenis-jenis informasi.
Informasi berdsarkan Fungsinya

Informasi berdasarkan fungsi merukapan informasi yang menyimpan materi dan nilai manfaat yang tinggi untuk suatu kebutuhan. Informasi berdsarkan fungsi juga dibedakan dalam beberapa jenis, antara lain sebagai berikut:

  • Informasi Untuk Menambah Pengetahuan

Informasi untuk menambah pengetahuan biasanya bisa berupa rentetan data yang berbentuk kata-kata. Informasi ini bermanfaat untuk meningkatkan pemahaman seseorang atau lebih pada suatu topik.  
Misalnya kondisi geografis, ekonomi, kesehatan, dan lain sebagainya dari suatu wilayah. Data tersebut umumnya akan dibutuhkan oleh pemimpin daerah untuk menentukan kebijakan strategis.

  • Informasi Edukatif

Informasi edukatif adalah informasi yang di dalamnya mengandung nilai-nilai edukatif. Bentuk informasi ini bisa berupa makalah atua artikel yang membahas secara mendalam suatu permasalahan.

  • Informasi Berdasarkan Format Penyajian

Informasi ini bisa dilihat dari bentuk penyajiannya, bisa berupa tulisan, gambar, statistik, grafik, audio, atau video. Masing-masing bentuk akan mempermudah orang untuk memahami isi informasi.
Informasi jenis ini bahkan bisa berbentuk lukisan abstrak sampai lukisan realis. Semakin rumit bentuknya, berarti informasi itu dibuat dan ditujukan secara khusus kepada pihak-pihak yang dapat memahami simbol-simbol yang digunakannya.

Misalnya kode-kode morse. Penggunaan informasi menggunakan kode morse berarti hanya ditujukan kepada orang yang mengerti kode tersebut.

  • Informasi Berdasarkan Lokasi Peristiwa

Informasi jenis ini merupakan informasi yang berkaitan dengan suatu negara, wilayah, atau daerah khusus. Informasi ini menyimpan segenap data terkait kawasan yang dijadikan lokasi pengumpulan data.

  • Informasi Berdasarkan Bidang Kehidupan

Informasi berdasarkan bidang kehidupan hampir mirip dengan informasi berdsarkan lokasi peristiwa bentuknya. Bedanya informasi ini merujuk secara khusus ke suatu aktifitas, seperti olahraga di suatu daerah. Bisa juga seperti musik, budaya, tradisi, iptek, sastra, dan lain sebagainya.

  • Informasi Berdasar Teknik Penyampaian

Informasi jenis ini akan memiliki beberapa bentuk dan cenderung menyebalkan ketika tidak dapat disampaikan sampai tuntas. Bentuk-bentuk informasi berdasarkan teknik penyampaian antara lain:
  1. Laporan mendadak
  2. Laporan mingguan
  3. Laporan bulanan
  4. Laporan tahunan
  5. Laporan khusus
  6. Laporan berdasarkan permintaan

Pengertian Informasi: Definisi, Jenis, dan Contoh Informasi Terlengkap


Contoh Informasi Terbaru dan Terlengkap

Setelah membaca uraian singkat di atas, mungkin anda masih membutuhkan contoh informasi secara lebih spesifik. Berikut adalah contoh informasi di sekitar anda.

Informasi Gempa Bumi

BMKG menyampaikan data-data terkait kejadian sebuah gempa. BMKG akan memaparkan hal-hal berikut:
  • Kekuatan gempa
  • Waktu kejadian
  • Titik gempa
  • Himbauan kepada masyarakat untuk berhati-hati
  • Titik rawan
  • Titik aman

Informasi Harga

Sebuah toko akan menginformasikan perubahan harga karena sebuah kebijakan. Bisa juga informasi harga disampaikan di setiap retail untuk membuat orang dapat mempertimbangkan belanjanya setiap hari.

Informasi ini akan ditempel, bisa di pintu masuk, atau di masing-masing barang yang ditampilkan di etalase toko.

Informasi Pendaftaran Kuliah

Sebuah universitas akan mengumumkan waktu pendaftaran dibuka. Dalam informasi itu akan memuat hal-hal sebagai berikut:
  • Waktu pendaftaran
  • Cara melakukan pendaftaran
  • Waktu pelaksanaan tes (mask (jika ada)
  • Pengumuman diterima
  • Waktu daftar ulang
  • Jumlah dana untuk daftar ulang

Informasi Penyakit Berbahaya

Rumah sakit atau lembaga kesehatan sebuah negara akan mengeluarkan pengumuman agar warganya waspada terhadap penyakit tertentu. Dalam pengumuman itu akan dicantumkan informasi seperti:
  • Nama penyakit
  • Penyebab
  • Cara menghindari
  • Penanganan darurat
  • Lokasi penanganan darurat
  • Himbauan untuk menjaga kesehatan


Demikian uraian singkat mengenai pengertian informasi untuk anda. Semoga bermanfaat.

Sunday

Otonomi Daerah: Pengertian, Tujuan, dan Undang-undang Otonomi Daerah

Otonomi Daerah - Dalam praktik perekonomian di Indonesia, terdapat kebijakan yang disebut dengan otonomi daerah. Kebijakan ini bertujuan agar pemerintah daerah dapat membuat kebijakan ekonomi sesuai dengan kerarifan lokal masing-masing.

Pada kesempatan yang baik ini, kami akan mengulas artikel yang cukup menarik untuk kalian simak, yakni mengenai Otonomi Daerah: Pengertian, Tujuan, dan Undang-undang Otonomi Daerah. Tentunya bagi kalian yang sering menyimak website tentunya baru kali ini kami mengulas judul ini, karena sebulan yang lalu tiba-tiba founder ini menyodorkan konsep kepada kami, yang kemudian kami mintakan penulis kami mengulas soal judul ini. 
Otonomi Daerah: Pengertian, Tujuan, dan Undang-undang Otonomi Daerah


Berikut uraian singkat mengenai otonomi daerah untuk anda.

Pengertian Otonomi Daerah

Pengertian otonomi daerah dapat dipahami dari para ahli berikut ini.

1. Benyamin Hoesein

Pengertian otonomi daerah menurut Benyamin Hoesein ialah kebijakan di mana pemerintah memberikan kebebsan kepada rakyat untuk melakukan kegiatannya di wilayahnya masing-masing.  Kebijakan ini dilakukan oleh rakyat dan untuk rakyat untuk ambil bagian dalam kegiatan guna menunjang identitas nasional di luar kegiatan pemerintah pusat.

2. Ateng Syarifuddin

Pengertian otonomi daerah menurut Ateng Syarifuddin ialah pemerintah memberikan kebebasan dan kemandirian kepada pemerintah daerah untuk mewujudkan, menguatkan, dan meningkatkan kesempatan potensi daerah. Syaratnya masing-masing kegiatan harus dapat dipertanggungjawabkan pula ke pemerintah pusat.

3. F. Sugeng Istianto

Pengertian otonomi daerah menurut Sugeng Istianto ialah suatu hak dan wewenang pemerintah daerah untuk mengatur dan mengurus rumah tangga daerahnya sendiri.

4. Vincent Lemius

Pengertian otonomi daerah menurut Vincent Lemius adalah kebebasan dan wewenang yang dibuat oleh pemerintah kepada pemerintah daerah untuk membuat keputusna politik sendiri di daerah-daerah. Segala macam kegiatan harus sesuai dengan peraturan perundang-undangan otonomi daerah.

5. Syarif Saleh

Pengertian otonomi Daerah menurut Syarif Saleh ialah hak yang diberikan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah untuk membangun sendiri kawasannya secara politis, budaya, ekonomi, dan sosial.

6. Sunarsip

Pengertian otonomi daerah menurut Sunarsip ialah wewenang daerah untuk mengurus dan mengatur sendiri semua kepentingan berdarkan UU peraturan daerah. Kebijakan juga dilaksanakan berdasarkan aspirasi masyarakat.

7. Philip Mahwood

Pengertian otonomi daerah menurut Philip Mahwood ialah hak masyarakat sipil di daerah masing-masing untuk mendapatkan kesempatan dan perlakukan yang sama. Mereka dapat mengekspresikan kearifan lokal di tingkat daerah masing-masing, bahkan ikut mengendalikan kinerja pemerintah daerah.

Berdasarkan uraian di atas, maka otonomi daerah adalah kewenangan yang diperoleh pemerintah daerah dan warga sipil untuk mengatur sendiri pemerintahannya di daerah masing-masing. Mereka mendapatan hak istimewa untuk mengelola kearifan lokal untuk menunjang identitas nasional.

Tujuan Otonomi Daerah

Dari pengertian di atas, dapat dirasakan pula bahwa kebijakan otonomi daerah memiliki tujuan tertentu. Sejauh ini diketahui bahwa tujuan utamanya adalah untuk menciptakan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di setiap daerah otonom.

Meski demikian, ada juga tujuan otonomi daerah bersarkan aktifitasnya masing-masing. Berikut uraian singkat mengenai tujuan otonomi daerah terkait dengan aktifitasnya.

Tujuan Politik

Pemberian otonomi daerah juga memiliki tujuan politik. Di mana setiap daerah memiliki wewenang untuk mewujudkan dan melaksanakan proses demokrasi politiknya snediri.

Mulai dari tingkat desa sampai DPRD, mereka bisa melaksanakan kebijakan politiknya yang disesuaikan dengan kondisi daerahnya. Dengan adanya otonomi daerah ini, maka masyarakat bisa ikut memberikan saran terkait dengan sarana dan prasarana daerahnya.

Mereka juga bisa mengkritik, meminta, dan melaksankan kebijakan praktis yang lebih bermanfaat berdasarkan aspirasi masyarakat daerah. Bentuknya pasti berbeda-beda dari satu daerah dengan daerah lain.

Tujuan Administratif

Otonomi daerah juga memiliki tujuan administratif, hal ini termasuk hubungan pemerintah pusat dengan daerah. Di dalamnya harus terdapat laporan birokrasi, keuangan, dan kebijakan-kebijakan yang telah ditetapkan.

Tujuan admnistratif digunakan untuk melihat potensi lokal yang menunjang identitas nasional. Pemebrian wewenang ini dapat secara efektif untuk mengontrol pemberdayaan sumber daya alam yang berlebihan di tingkat daerah. Sebab, masyarakat turut serta ambil bagian dalam proses penentuan kebijakan.

Tujuan Ekonomi

Otonomi daerah jelas memiliki tujuan ekonomi. Di mana masyarakat dan pemerintah daerah dapat menjalankan sendiri pembangunan manusia dan infrastrukturnya untuk menunjang kegiatan ekonomi mereka.

Tujuan utama dari kewenangan membangun sendiri infrastruktur ekonominya tentu saja untuk meningkatkan kesejahteraan masing-masing warga. Dengan adanya kewenangan lokal, mereka pun bisa meningkatkan potensi ekonomi daerah masing-masing.

Otonomi Daerah: Pengertian, Tujuan, dan Undang-undang Otonomi Daerah

UU Otonomi Daerah

UU otonomi Daerah mengacu kepada UU No. 32 tahun 2004. Berdasakan UU tersebut, pengertian otonomi daerah ialah hak, wewenang, kewajiban yang dimiliki daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri kegiatan politik, ekonomi, sosial, dan budayanya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

UU Otonomi daerah juga menjadi landasan hukum untuk melaksanakan kebijakan otonomi daerah. Berikut adalah uu otonomi daerah dan ketetapan lain yang menjadi dasar hukum pelaksanaan otonomi daerah:


Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Pasal 18 Ayat 1 – 7, Pasal 18A     ayat 1 dan 2 , Pasal 18B ayat 1 dan 2.

UU No. 23 Tahun 2014 tentang pemerintah daerah (Revisi UU No.32 Tahun 2004.
UU No. 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Ketetapan MPR RI Nomor XV/MPR/1998 tentang Penyelenggaraan Otonomi Daerah, Pengaturan, pembagian, dan Pemanfaatan Sumber Daya Nasional yg Berkeadilan, serta perimbangan keuangan Pusat dan Daerah dalam Kerangka NKRI.

Ketetapan MPR RI Nomor IV/MPR/2000 tentang Rekomendasi Kebijakan dalam Penyelenggaraan Otonomi Daerah.

Apa itu Otonomi Daerah

Untuk lebih jelasnya, sekali lagi pengertian otonomi daerah ialah setiap kebijakan yang didapatkan oleh pemerintah daerah dari pemerintah pusat untuk melaksanakan pengelolaan daerahnya berdasarkan UU Otonomi daerah.

Mengacu pada penjelasan tersebut diatas, ada beberapa prinsip yang harus dipegang teguh dalam melaksanakan otonomi daerah. Prinsip tersebut antara lain:

Prinsip Otonomi Seluas-Luasnya

Prinsip ini menjadikan masyarakat daerah bersama dengan pemimpin daerah mengatur, merancang, dan mealksanakan kepentingan masyarakat. Akan tetapi, sisi buruk dari prinsip otonomi seluas-luasnya ialah daerah tidak memiliki kewenangan dalam mengatur politik luar negeri, moneter, agama, keamanan, peradilan, dan fiskan nasional.

Mereka berfokus untuk mengelola daerah, dari politik, sosial, ekonomi, budaya, dan lain sebagainya. Ruang lingkup keluasannya hanya di daerahnya saja.

Prinsip Otonomi Nyata

Prinsip otonomi nyata memungkinkan daerah untuk menjalankan perintah berdasarkan tugas, wewenang, dan kewjiban berdasarkan posisi masing-masing. Tugas, wewenang, dan kewajiban tersebut umumnya berpotensi untuk meningkatkan citra dan ciri khas daerah.
Mereka bisa meningkatkan, menumbuhkan, dan mempopulerkan potensi daerah dengan berbagai macam upaya. Seperti misalnya membangun kawasan wisata dan lain sebagainya.

Prinsip Otonomi Bertanggungjawab

Pelaksanaan otonomi daerah berdasarkan prindip otonomi bertanggung jawab ini maksudnya ialah pemerintah daerah dapat secara bebas membuat kebijakan namun harus dapat dipertanggung jawabkan juga kepada masyarakat.

Tujuan dari prinsip otonomi daerah bertanggung jawab adalah untuk membuat masing-masing daerah menjadi daerah yang maju sesuai dengan potensi lokal. Bertanggung jawab berarti setiap kebijakan memperhatikan aspirasi, kebutuhan, dan manfaatnya untuk masyarakat sekitar.

Demikian pemaparan tentang otonomi daerah yang dasar pelaksanaannya adalah untuk kesejahteraan masyarakat berdasarkan potensi lingkungannya. Daerah tidak bisa dipaksanakan untuk mengadopsi kebijakan dari daerah atau bahkan negara lain karena potensinya yang berbeda.

Demikian Artikel ini kami paparkan. Semoga Bermanfaat

Saturday

Pramuka: Sejarah , Pengertian, Kepramukaan, Kegiatan, dan gerakan Pramuka

Pramuka adalah kegiatan untuk melatih setiap siswa di sekolah dengan tingkatan tertentu untuk menjadi pribadi yang lebih berkarakter. Karakter yang dimaksudkan di sini sangat kompleks, namun intinya memiliki sikap yang baik dan bermanfaat untuk lingkungan tempatnya hidup.

Di dalam gerakan pramuka diajarkan banyak hal positif, seperti cinta lingkungan, cinta sesama, sampai dengan menghormati hak-hak orang lain. Belajar kemanusiaan dalam gerakan kepramukaan pun memungkinkan seseorang untuk lebih menghargai orang lain. Agar lebih jelas, berikut penjelasan umum mengenai pramuka untuk anda.

Pramuka: Sejarah , Pengertian, Kepramukaan, Kegiatan, dan gerakan Pramuka

Sejarah Pramuka

Bicara tentng sejarah pramuka tak dapat dilepaskan dari peran Robert Stephenson Smyth Baden-Powell. Tokoh yang lebih dikenal dengan nama Lord Baden-Powell ini merupakan pelopor gerakan Pramuka atau kepanduan.

Baden-Powell merupakan mantan tentara asal Inggris yang sejak kecil memfavoritkan kegiatan di luar ruangan. Kebiasaannya merangkum pengalaman selama kegiatan latihan kepanduan membuatnya berhasil menciptakan sebuah buku.

Buku itu diberinya judul Scouting for Boys. Buku kemudian diterbitkan dan menjadi bagian dari kepanduan. Robert Baden-Powell juga tidak melepaskan diri dari pendirian organisasi kepanduan khusus untuk perempuan.

Bowel di tahun 1918 mendirikan organisasi Rover Scout khusus untuk penegak di rentang usia 16-20 tahun. Kegiatan organisasi ini disamakan dengan buku panduannya. Hingga akhirnya, kegiatan organisasi yang dibentuk Powell dikenal oleh dunia dan diterapkan di negara-negara tersebut untuk membekali anak muda terkait pertahanan diri dengan lingkungan dan sekitarnya.
Indonesia menjadi negara yang juga tak ketinggalan mendirikan dan melaksanakan kegiatan yang berdasarkan pemikiran Powell tersebut.

Di Indonesia sendiri, kegiatan Pramuka mengacu kepada Keputusan Presiden RI No. 112 Tahun 1961 Tanggal 5 April 1961. Pramuka dianggap lahir di Indonesia tahun 1961.

Pramuka: Sejarah , Pengertian, Kepramukaan, Kegiatan, dan gerakan Pramuka

Pengertian Pramuka

Agar anda dapat lebih memahami tentang Pramuka, berikut kami sajikan pengertian pramuka menurut pendapat beberapa ahli.

  1. Joko Mursitho
Pengertian Pramuka menurut Joko Mursitho adalah proses pendidikan yang dilakukan di luar ruangan, namun masih dalam satu lingkup dengan sistem sekolah. Kegiatan ini merupakan kegiatan ekstrakurikuler sah di lingkungan sekolah yang resmi didirikan di Indonesai.
Proses pendidikan pramuka dilakukan dalam bentuk berbagai kegiatan yang menarik. Masing-masing kegiatan menyimpan pesan, tujuan, dan meningkatakn semangat masing-masing pramuka.
Peserta pramuka akan mendapatkan kegiatan yang teratur, memenuhi syarat sehat, praktis dan bermanfaat serta dapat diterapkan di kehidupan sehari-hari peserta. Tujuan dari pramuka adalah membentuk watak sehat peserta didik.

  1.  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI
Pengertian pramuka menurut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Tahun 2014 ialah proses pendidikan yang dilakukan dengan cara menyenangan di luar ruangan untuk siswa-siswa sekolah.
Proses dilakukan dengan penuh tanggung jawab di bawah pengawasan orang dewasa. Tujuan dari pendidikan pramuka adalah menerapkan prinsip dan metode mengenai pertahanan diri dan pengetahun umum tentang luar lingkungan sekolah.

  1.  Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)
Pengertian pramuka berdasarkan KBBi ialah kegiatan organisasi yang didirikan dan dilaksanakan oleh orang dewasa untuk mendidik anak-anak mengenai berbagai jenis keterampilan yang bermanfaat untuk menunjang kehidupan sehari-harinya. Materi pramuka mencakup kedisiplinan, pengolahan kepercayaan diri, saling toling menolong dan lain sebagainya.

Pramuka: Sejarah , Pengertian, Kepramukaan, Kegiatan, dan gerakan Pramuka

Kepramukaan

Kepramukaan adalah penerapan dan pelaksanaan gerakan pramuka yang harus berlandaskan prinsip-prinsip pramuka. Berikut merupakan prinsip-prinsip yang harus dimiliki seorang pramuka.
  • Keimanan dan takwa terhadapa Tuhan Yang Maha Esa
  • Peduli dan cinta pada tanah air, bangsa, sesama manusia, dan alam sekitarnya
  • Memiliki kepedulian dan tanggung jawab terhadap diri sendiri
  • Memiliki kepatuhan dan rasa taat pada kode kehormatan Pramuka

Kode-kode kehormatan dalam pramuka harus dilaksanakan baik dalam kehidupan sehari-hari maupun ketika pelatihan pramuka sedang berjalan. Kode-kode pramuka antara lain Satya (janji) dan Darma (ketentuan moral).
Masing-masing tingkatan Pramuka memiliki kode-kode kehormatan yang berbeda. Berikut kode kehormatan pramuka berdasarkan tingkatannya.
  • Kode Kehormatan Dwisatya dan Dwidarma untuk Pramuka Siaga
  • Kode Trisatya Penggalang dan Dasadarma Pramuka untuk penggalang
  • Kode trisatya pramuka penegak, pandega, dan dasadarma untuk Pramuka penegak dan pandega 
  • Kode Trisatya Anggota Dewasa dan Dasadarma khusus sebagai kode kehormatan untuk Pramuka Dewasa.
Pramuka: Sejarah , Pengertian, Kepramukaan, Kegiatan, dan gerakan Pramuka


Kegiatan Pramuka dilaksanakan di luar jam sekolah. Kegiatan pramuka dilaksanakan secara sistematis dengan metode yang interaktif dan progresif.
Penerapannya dilakukan dengan praktik langsung sehingga peserta pramuka merasakan cara-cara menerapkan kode-kode Pramuka di kehidupan sehari-hari. Cara-cara itu mencakup langkah-langkah berikut ini:
  • Membawa anggota Pramuka ke lokasi perkemahan agar lebih dekat dengan alam
  • Membuat anggota Pramuka memahami kode-kode kehormatan Pramuka dengan meminta mereka mengenakan seragam khusus Pramuka
  • Setiap peserta anggota Pramuka diberikan teori tentang kode-kode kehormatan Pramuka dengan cara yang menyenangkan
  • Peserta Pramuka mendalami darma dengan cara melakukan praktik langsung, berbaur dengan masyarakat dan alam
  • Peserta Pramuka menerapkan gotong royong dan kehidupan berpancasila dengan membentuk kelompok
  • Untuk meningkatkan keberanian Pramuka, peserta diajak untuk melakukan aktivitas yang menantang
  • Setiap aktifitas pramuka mengandung nilai untuk memperkuat watak Pramuka
  • Kegiatan di alam terbuka menjadi kegiatan utama bagi Pramuka
  • Pramuka dilatih mandiri dengan membuat sendiri tempat tinggal, makanan, dan lain sebagainya 
  • Pramuka dilatih dapat menjaga kesehatannya dengan diberikan ilmu mengenai obat-obatan
  • Pramuka dilatih untuk menjaga alam dengan ditanamkan pentingnya alam untuk kehidupan
  • Sistem satuan dibuat terpisah antara puteri dan putera
  • Peserta Pramuka diajari hak-hak dasar manusia dalam kehidupan sebagai warga negara dengan menerapkan sistem kerjasama dalam kelompok
Masih ada banyak bentuk kegiatan Pramuka yang dipraktikkan di lapangan. Seluruh rangkaian kegiatan umumnya bertujuan untuk melatih peserta Pramuka mengamalkan Dasa Darma Pramuka. Di Indonesia, Pramuka ditujukan pula untuk menanamkan asas Pancasila kepada peserta Pramuka, sehingga ada materi khusus yang berhubungan dengan Pancasila dalam rangkaian kegiatan Pramuka.

Secara resmi Gerakan pramuka di Indonesia diperkenalkan pada tanggal 14 Agustus 1991 kepada khalayak luas. Hal itu terjadi setelah Presiden Republik Indonesia memberikan anugrah Panji Gerakan Pramuka melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 448 Tahun 1961.
Sampai sekarang, tanggal 14 Agustus dikenang sebagai Hari Ulang Tahun Gerakan Pramuka. Gerakan Pramuka memiliki lambang berupa gambar tunas kelapa yang diciptakan oleh Sunardjo.
Lambang tersebut memiliki arti sebagai berikut:
  • Buah Nyiur sebagai simbol generasi baru, bahwa Pramuka siap menjadi inti kelangsungan bangsa Indonesia di masa depan.
  • Nyiur atau pohon kelapa dapat hidup di mana saja, menjadi simbol bahwa Pramuka siap menyesuaikan diri dalam lingkungan masyarakat manapun dan bagaimanapun keadaannya.
  • Akar Nyiur dapat tumbuh dengan kuat dan erat di bumi, ini menjadi simbol keyakinan tiap anggota Pramuka yang memiliki tangung jawab berlandaskan pada kode-kode gerakan pramuka.
Demikian uraian singkat mengenai gerakan pramuka. Semoga dapat memperkuat kepercayaan anda terhadap gerakan Pramuka di Indonesia.

Friday

Lambang Pancasila - Makna Lambang Pancasila dan Filosofinya Terlengkap

Lambang Pancasila - Indonesia adalah salah satu negeri dengan sejuta pesona dan keindahannya. Dibalik berdirinya negeri 1000 pulau ini, Indonesia berakar dari 5 Pilar Dasar Indonesia, yakni Pancasila. Siapa yang tidak tahu pancasila. Pancasila dibangun dan dibuat sebagai dasar yang mengakar dalam-dalam di hati rakyat Indonesia. Setiap unsur sila dalam pancasila mengandung berbagai macam makna-makna mendalam cita-cita, visi, dan misi berdirinya Indonesia.

Untuk memahami lambang Pancasila tidak dapat terlepas dari sejarah pembentukannya. Pada masa paska kemerdekaan, Pancasila baru dirumuskan begitu pula dengan lambangnya. Berikut adalah ringkasan sejarahnya hingga makna, arti dan filosofinya.
Sejarah Pancasila.

Lambang Pancasila - Makna Lambang Pancasila dan Artinya Terlengkap


Lambang Pancasila merupakan lambang negara Indonesia yang berupa Garuda Pancasila. Lambang ini memiliki semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Lambang negara yang berbentuk Burung Garuda Pancasila ini memiliki sejarah panjang dalam pembentukannya.

Dimulai dari paska Perang Kemerdekaan Indonesia 1945-1949 dan diakuinya kedaulatan Indonesia oleh Belanda, tokoh-tokoh Indonesia sebaga membentuk lambang negara. Tanggal 10 Januari 1950 dibentuk panitia teknis untuk membentuk lambang negara.

Panitia itu terdiri atas Muhammad Yamin, Ki Hajar Dewantoro, M. A Pellaupessy, Moh. Natsir, dan RM. Ng Poerbatjaraka. Singkat cerita, terpilihlah lambang negara terbaik karya Sultan Hamid II dan karya M. Yamin yang berupa garuda.

Rancangan lambang negara itu sempat diperbaiki oleh pelukis istana, Dullah. Dia melukis kembali lambang negara tersebut dan mengubah posisi cakar kaki yang menyengkeram pita yang semula di belakang pita menjadi di depan pita. Perubahan tersebut dilakukan atas saran Presiden Soekarno.

Rancangan Garuda Pancasila terakhir dibuat menjadi patung besar yang terbuat dari bahan perunggu berlapis emas. Patung itu kemudian disimpan di di dalam Ruang Kemerdekaan Monumen Nasional. Lambang tersebut kemudian ditetapkan sebagai lambang negara dan desainnya tidak berubah sampai kini.

Makna Lambang Pancasila

Lambang Pancasila - Makna Lambang Pancasila dan Artinya Terlengkap


Makna lambang pancasila sangat penting untuk diketahui oleh masyarakat Indonesia.  Sebab Pancasila merupakan ideologi dan dasar negara Indonesia. 

Di dalam Lambang Pancasila terdapat lima sila yang ditetapkan sebagai pedoman berkehidupan berbangsa dan benegara bagi rakyat Indonesia. Pancasila terdapat dibagian depan atau bagian perisai burung Garuda.

Kelima sila itu memiliki lambang yang berbeda, seperti bintang, rantai, pohon beringin, kepala banteng, padi dan kapas. Kelima simbol ini memiliki arti yang berbeda sesuai dengan filosofinya masing-masing.

Arti dan filosofi Lambang Pancasila

Agar kita semua menjadi lebih mengenal lambang pancasila, mari kita simak ringkasan filosofi arti dari masing-masing lambang pancasila. Berikut arti dan filosofi lambang pancasila.

Lambang Pancasila - Makna Lambang Pancasila dan Artinya Terlengkap

1. Lambang Bintang untuk Sila Pertama

Bintang lima sudut menjadi simbol sila pertama dalam lambang pancasila. Sila pertama Pancasila berbunyi Ketuhanan yang Maha Esa.

Arti dari simbol Pancasila sila pertama ini adalah bintang sudut lima merupakan simbol cahaya rohani yang dipancarkan oleh Tuhan yang maha Esa kepada umat manusia.

Lambang Pancasila ini juga dapat diartikan sebagai cahaya yang meneranggi dasar negara Indonesia, di antaranya Pembukaan UUD tahun 45 alinea 4, sifat negara sesuai dengan Pembukaan UUD 45 alinea 2, dan tujuan negara sesuai dengan Pembukaan UUD tahun 1945 alinea 4.

Sementara itu, latar belakang bintang lima sudut berupa warna hitam. Warna dipilih sebagai simbol berkat rahamat Tuhan yang Maha Esa yang merupakan sumber dari semua hal di dunia ini.

Lambang Pancasila - Makna Lambang Pancasila dan Artinya Terlengkap

2. Lambang Rantai Emas untuk Sila Kedua

Rantai emas menjadi lambang dalam sila kedua Pancasila. Lambang rantai emas ini memiliki bentuk segi empat dan bulat.

Bentuk tersebut menyimbolkan hubungan masyarakat Indonesia sesuai dengan bunyi sila kedua: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Yang mana, dalam kemanusiaan tidak memihak  antara laki-laki dan perempuan.

Ketidakberpihakan itu dilambangkan dalam bentuk rantai yang berupa persegi empat untuk lambang laki-laki dan bulatan yang merupakan lambang perempuan. keduanya menyatu satu sama lain untuk mempererat keadilan dan keberadaban dalam hidup bersama.

Mata rantai saling berkaitan satu sama lain juga merupakan lambang hubungan umat manusia yang sudah sewajarnya saling membutuhkan. Sehingga dapat saling bersatu untuk saling membantu satu sama lain.

Lambang Pancasila - Makna Lambang Pancasila dan Artinya Terlengkap

3. Lambang Pohon Beringin untuk Sila Ketiga

Pohon beringin menjadi lambang untuk sila ketiga dengan filosfi tempat yang tepat untuk berteduh dan melindungi, sehingga memberikan rasa aman. Sesuai dengan bunyi sila ketiga yani persatuan Indonesia.

Sulur dan akar pada pohon beringin dalam gambar lambang Garuda menjadi simbol keragaman suku Bangsa Indonesia. Di bawah pohon beringin dan sesuai dengan bunyi sila ketiga, diharapkan keanekaragaman itu justru menyatukan dan dapat saling melindungi.

Lambang Pancasila - Makna Lambang Pancasila dan Artinya Terlengkap

4. Lambang Banteng untuk Sila Keempat

Lambang banteng dipilih untuk sila keempat Pancasila yang berbunyi Kerakyatan yang dipimpim oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan Perwakilan. Banteng dipilih karena dikenal sebagai makhluk yang berjiwa sosial dan berkelompok.

Simbol ini memiliki makna bahwa rakyat Indonesia juga merupakan makhluk sosial. Merek suka berkumpul dan bermusyawarah untuk menyelesaikan persoalan dan mencapai keputusan secara mufakat.

Lambang Pancasila - Makna Lambang Pancasila dan Artinya Terlengkap

5. Lambang Padi dan Kapas untuk Sila Kelima

Lambang padi dan kapas untuk sila kelima yang berunyi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Simbol ini dipilih agar masyarakt Indonesia mencapai kesejahteraan dan kemakmuran.

Demikian secara ringkas mengenai lambang pancasila, mulai dari sejarah, sampai dengan arti dan filosofi lambang pancasila. Semoga dapat menambah wawasan kamu tentang Pancasila.

Wednesday

√ Pengertian Manajemen: Macam-macam Manajemen, Contoh dan Unsur Manajemen

Pengertian Manajemen dan Contohnya Terbaru - Tentunya anda tahu bukan tentang manajemen?, Ternyata Manajemen memiliki pengertian, fungsi, dan tujuan lho. Pada artikel ini, kami akan mengulas mengenai. Pengertian Manajemen: Macam-macam Manajemen, Contoh, dan Unsur Manajemen. Artikel ini dibuat oleh penulis kami mengingat kebutuhan pembacanya yang cukup banyak dan mencakup berbagai macam kaidah-kaidah di dalamnya. 

Dalam sebuah perusahaan, organisasi, atau institusi akan ada sesuatu yang disebut dengan manajemen. Fungsi dari manajemen sendiri adalah mengatur sesuatu hingga berjalan sesuai dengan rencana.

√ Pengertian Manajemen: Macam-macam Manajemen, Contoh, dan Unsur Manajemen


Agar lebih jelasnya, silahkan simak pengertian manajemen menurut para pakar berikut ini.

Pengertian Manajemen Menurut Pakarnya

Manajemen berdasarkan pada pakarnya memiliki beberapa pengertian berbeda. Meski demikian masing-masing memiliki tujuan yang sama. Perhatikan pengertian berdasarkan para pakar berikut.

Mary Parker Follet

Mary Parker Follet melihat manajemen sebagai sebuah seni menyelesaikan pekerjaan dengan memanfaatkan tenaga orang lain. Dengan kata lain, dalam pengertian manajemen menurutnya ada seorang manajer yang mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mengerjakan sesuatu hingga mencapai tujuan bersama.

George R. Terry

Pengertian manajemen berdasarkan George. R Terry ialah sebuah proses yang terdiri dari beberapa susunan dan tindakan yang berisikan perencanaan, pengorganisasian yang saling menggerakkan dan melakukan pengawasan.

Semua kegiatan yang terencana itu dilakukan secara berkesinambungan dan konsisten untuk mencapai suatu tujuan bersama. Caranya adalah dengan mamanfaatkan semua jenis sumber daya yang ada.

Henry Fayol

Henry Fayol membuat pengertian manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian dan pengawasan terhadap sumber daya agar mencapai tujuan bersama yang sudah dirancang sedemikian rupa dengan cara yang efektif dan efisien.  

Ricky W. Griffin

Pengertian manajemen berdasarkan Ricky W. Griffin adalah sebuah proses perencanaan, organisasi, koordinasi, dan kontrol terhadap sumber daya untuk menjangkau tujuan secara efektif dan seifisien mungkin. Manajer dalam sistem manajemen ini harus mengarahkan anggotanya untuk mencapai tujuan dengan benar dan sesuai rencana.

Lawrence A. Appley

Lawrence A. Appley menyatakan pengerian manajemen ialah sebuah keahlian mangatur dari sebuah organisasi atau instansi untuk mengerakkan individu lain mengerjakan suatu kegiatan sampai mencapai tujuan tertentu.

Oey Liang Lee

Oey Liang Lee melihat pengertian manajemen adalah snei merencanakan, mengorganisasi, dan menyusun sebuah rencana untuk menggerakkan sumber daya hingga mencapai tujuan tertentu.

Hilman

Hilman memandang manajemen sebagai sebuah sistem yang berfungsi untuk mencapai tujuan sesuai dengan rencana melalui orang lain yang mengikuti arahan seorang koordinator pusat. Orang-orang tersebut mengawasi orang lain yang dapat menyelesaikan tugas sesuai dengan jobdesknya masing-masing sehingga target organisasi atau instansi bisa tercapai bersama-sama.

Dr. Ahujae

Dr. Ahujae menyatakan manajemen adalah susunan dari pihak-pihak yang menyediakan jasa untuk membidani dan berhubungan dengan pihak lain guna mencapai sebuah target instansi atau organisasi yang sudah dirancang dalam jangka waktu panjang.

Renville Siagian

Renville Siagian memaparkan manajemen adalah sebuah usaha untuk menggerakkan suatu jasa, pelayanan, atau produksi yang ditangani para tenaga ahli dan terampil hingga mencapai sasaran bersama.

Dr. Bennett N.B Silalahi, M.A

Dr. Bennett N.B Silalahi, M.A, memaparkan pengertian manajemen adalah sebuah sistem yang mengawasi perilaku atau aspek sosial eksak yang saling mempengaruhi satu sama lain. akan tetapi, aspek pentingnya bukan dari faktor tanggung jawab terhadap keselamatan melainkan pencapaian target produksi yang sesuai dengan perencanaan organisasi.

James A.F.Stoner

James A. F. Stoner mengatakan manajemen adalah sebuah proses perencanaan, leadership, pengorganisasian dan pengendalian kerja agar proses itu mencapai tujuan bersama yang sudah dirancang. Sumber daya dalam sebuah organisasi dikontrol dan digerakkan sesuai dengan jobdesknya untuk memproduksi sesuai guna mencapai sasaran yang sudah ditetapkan organisasi sebelumnya.

Demikian pengertian Manajemen berdasarkan pada pakarnya. Sementara itu, anda mungkin perlu memahami lebih jauh macam-macam manajemen. Simak pemaparan macam-macam manajemen berikut ini.

Macam-macam Manajemen


17 Macam-macam Manajemen dan Contohnya

Dalam penerapannya, ilmu manajemen kemudian mewujud menjadi beberapa macam manajemen. Macam-macam manajemen tersebut bekerja sesuai dengan fungsi dan tujuannya masing-masing.

Ada banyak sekali macam-macam manajemen dan contohnya. Anda mungkin sebenarnya sudah menjumpainya, namun tidak sadar bahwa itu adalah salah satu dari contoh manajemen. Maka, berikut kami sajikan daftar macam-macam manajemen dan contohnya.

1. Manajemen Strategi

Manajemen strategi contohnya bisa berkaitan dengan strategi keuangan perusahaan. Di mana orang-orang di dalamnya merancang pengeluaran dan pemasukan secara umum agar perusahaan tidak merugi melainkan mendapatkan untung.

2. Manajemen Administrasi Perkantoran

Manajemen administrasi perkantoran contohnya ada di mana saja, sebab administrasi merupakan hal dasar yang pasti dimiliki sebuah kantor untuk mengatur dan mengawasi hal-hal yang berkaitan dengan produksi kantor anda.

3. Manajemen Biaya

Manajemen biaya contohnya bisa berkaitan dengan manajamen strategi. Di mana manajer biaya mengtur keuangan secara langsung dengan proses produksi.

4. Manajemen Organisasi

Bentuk atau contoh manajemen organisasi sangat umum, di mana puncak pemimpin tertinggi dalam manajemen organisasi bisa seorang direktur yang mengawasi dan mengontrol jalannya produksi atau kegiatan organisasinya.

5. Manajemen Perusahaan

Manjemen perusahaan contohnya bisa dipegang oleh seorang direktur umum yang mengawasi dan mengontorl jalannya kerja setiap karyawan agar mencapai target.

6. Manajemen Pemasaran

Manajemen pemasaran akan dihadapi langsung oleh staf pemasaran dan manajernya dalam mengejar target penjualan.

7. Manajemen Produksi

Manajemen produksi akan ditangani langsung oleh tim produksi bersama manajernya untuk mencapai target produksi dan memastikan kualitas produk sesuai dengan rancangan.

8. Manajemen Waktu

Manajemen waktu berkaitan dengan kecepatan produksi, kecepatan menyelesaikan masalah, dan hasil dari proses produksi yang sudah dijalankan.

9. Manajemen Komunikasi

Manajemen komunikasi dirasakan oleh semua pihak yang tergabung dalam sebuah sistem. Di mana manajemen komunikasi akan memberi pengaruh kuat terhadap proses kegiatan produksi sebuah organisasi atau perusahaan.

10. Manajemen Pendidikan

Manajemen pendidikan contohnya berkaitan dengan program-program untuk meningkatkan mutu atau kualitas individu, baik dalam organisasi atau pun perusahaan.

11. Manajemen Konstruksi

Manajemen konstruksi akan nampak nyata contohnya pada perusahaan kontruksi bangunan. Di mana mereka mengontrol, mengawasi, dan melakukan pembangunan. Tanpa adanya kerjasama dari sebuah pihak, manajemen kontruksi ini tidak akan mencapai target hasil yang diharapkan.

12. Manajemen Agribisnis

Manajemen agribisnis berkaitan erat dengan bidang agribisnis, di mana bidang ini tidak dapat ditangani oleh sembarang orang. Bidang ini harus ditangani oleh orang yang sudah paham dan terampil di bidangnya.

13. Manajemen Stress

Manajemen stress contohnya bisa berkaitan dengan masalah pribadi. Di mana individu mencoba tetap berpikir positif dan bersemangat meski sedang mengalami masalah berat dalam kehidupannya.

14. Manajemen Sumber Daya Manusia

Manajemen sumber daya manusia biasanya akan dihadapi oleh HRD dalam sebuah perusahaan. Mereka akan berusaha mendapatkan dan menempatkan seorang tenaga kerja yang tepat untuk kebutuhan perusahaan.

15. Manajemen Risiko

Manajemen risiko umumnya akan dihadapi oleh supervisor manajer yang harus dapat melihat dampak panjang dan dampak pendek dari sebuah hasil produksi. Sistem manajemen risiko kadang sulit untuk diraba karena seorang manajer yang menangani manajemen risiko harus bisa bergerak dan membuat keputusan dengan cepat. Hingga risiko yang diramalkan terjadi bisa dihindari.

16. Manajemen Rantai Pasokan

Manajemen rantai pasokan contohnya umumnya dihadapi oleh tim industri di bidang makanan, tekstil, dan lain sebagainya. Sebab, mereka hasu memastikan pasokan yang dibutuhkan perusahaan untuk berproduksi bisa memenuhi target setiap hari.

17. Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Manajemen keselamatan dan kesehtan kerja contoh yang dapat dilihat dengan jelas adalah manajemen di antara pekerja bangunan. Untuk memastikan hal ini tertangani dengan baik mereka harus mendapatkan jaminan keselamatan dan kesehatan kerja, sebab pekerja bangunan memiliki risiko tinggi mengalami kecelakaan kerja.

Masih ada banyak lagi macam-macam manajemen dan contoh yang menyertainya. Masing-masing ilmu manajemen tersebut memiliki sub kerja yang sangat banyak.

Masing-masing manajemen yang berfungsi sesuai dengan fungsinya umumnya akan memperlancar proses produksi sebuah usaha. Ilmu manajemen tidak bisa dilepaskan dari hal sekecil apapun, bahkan termasuk manajemen waktu individu, contohnya datang tepat waktu.
Unsur Manajemen

Untuk memastikan sistem manajemen dapat berjalan lancar, dalam sebuah manajemen dibutuhkan unsur-unsur pembangun manajemen. Setiap unsur ini saling melengkapi sehingga tidak dapat dipisahkan satu sama lain.

Jika salah satunya mengalami cacat, maka hal itu akan memberikan dampak luas kepada seluruh manajemen produksi usaha. Oleh karena itu, setiap bidang manajemen harus ditangani oleh orang yang tepat.

Unsur-unsur manajemen


7 Unsur Unsur Manajemen

Jika itu adalah di sebuah perusahaan, maka unsur-unsur manajemen adalah sebagai berikut.

1. Manusia

Unsur manajemen manusia merupakan faktor paling menentukan kesuksesan sebuah usaha. Manusia di dalam unsur manajemen perusahaan tidak hanya yang berkedudukan sebagai pemimpin, melainkan sampai karyawan terkecilnya.

Dalam praktik manajemen, manusialah yang menjalankan seluruh proses manajemen. Mulai dari merancang sampai menghasilkan produk baru yang memiliki nilai lebih. Proses kerja ini tidak akan berlancar lancar tanpa kerjasama yang solid di antara manusia di dalam perusahaan tersebut.

Sumber daya manusia yang dibutuhkan oleh manajemen biasanya ada dua, yakni sumber daya terampil dan sumber daya manusia terdidik. Keduanya harus bekerjasama dalam satu tim mencapai target perusahaan.

2. Uang (Money)

Unsur kedua yang juga penting dalam sebuah proses produksi perusahaan ialah uang. Tidak hanya perusahaan, organisasi dan instansi pun membutuhkan dana untuk menjalankan rencananya.

Uang merupakan modal utama dari sebuah unsur manajemen untuk melakukan produksi. Sebab setiap bahan produksi perlu dibeli dengan uang.

Jumlah uang yang diperlukan dalam proses manajemen produksi usaha ini tidak dapat diukur kesamaannya. Setiap industri memiliki jenis kebutuhan yang berbeda. Jumlah keuangan yang dibutuhkan ditentukan oleh jenis industri yang sedang berjalan.

Akan tetapi, hal paling umum uang akan digunakan untuk membeli bahan produksi, peralatan operasional usaha seperti komputer, meja, dan lain sebagainya untuk peralatan kantor. Lebih daripada itu akan disesuaikan dengan jasa atau barang yang hendak disediakan oleh sebuah perusahaan.

3. Materials (Bahan)

Telah disinggung sedikit bahwa proses produksi dalam suatu sistem manajemen adalah uang untuk membeli bahan. Maka, bahan pun merupakan material penting dalam proses manajemen produksi suatu perusahaan.

Tanpa adanya bahan yang dibutuhkan maka jasa dan barang yang ingin disediakan oleh perusahaan tidak dapat disediakan tepat waktu. Apapun bentuk perusahaan atau layanan yang anda tawarkan, akan dibutuhkan bahan-bahan yang tepat.

Bahan-baha harus diperoleh dari tempat yang baik dengan harga yang sesuai dengan budget anda. Di samping itu perhatikan juga kualitas bahan.

Jika anda ingin menghadirkan barang atau jasa yang berkualitas, maka pastikan juga bahwa bahan produksi anda berkualitas. Konsumen tidak akan membeli hasil produksi anda jika hasil yang anda sediakan di bawah kualitas pesaing anda. Untuk itu, perlu dilakukan survei terhadap pasar. Minat pasar penting untuk menentukan bahan-bahan dan standar kualitas barang yang akan anda produksi.

Saran kami, jangan memproduksi barang yang bahannya di bawah kualitas kompetitor anda. Meski hasilnya bagus, namun konsumen cerdas mengetahui bahan yang tidak bagus akan lekas mengecewakan.

4. Mesin (Machines)

Mesin merupakan unsur manajemen yang juga berpengaruh pada proses produksi. Mesin ini bisa berupa teknologi digital yang jaman sekarang sangat berpengaruh pada proses produksi.

Mesin yang dapat bergerak dan bekerja cepat untuk mempermudah kerja manusia amat menentukan di era digital. Terutama digital maketing yang menjadi salah satu ujung tombak pemasaran di era digital ini.

Mesin yang memadai akan membantu dan memperlancar peningkatan hasil produksi serta pemasaran. Dengan demikian tujuan produksi perusahaan bisa tercapai. Mesin yang rusak harus segera diganti karena jika ada satu hambatan saja dari bagian produksi maka target produksi bisa terganggu. Selain tidak dapat menciptakan barang sesuai dengan jumlah yang ditargetkan, mesin yang rusak bisa merusak kualitas.

Mesin yang berkualitas mempengaruhi kualitas hasil produksi. Karena itulah kualitas mesin juga harus diperhatikan dalam proses produksi.

Jika tidak dapat memenuhi sendiri kebutuhan mesin, anda sebaiknya berhubungan dengan vendor terpercaya. Ada banyak vendor yang mengaku bisa menyediakan mesin berkualitas.

Akan tetapi, tidak semuanya bisa menyediakan yang sesuai dengan standar yang anda inginkan. Maka, pastikanlah standar mesin anda terlebih dahulu. Kemudian dapatkan mesin itu dengan baik.
Perawatan mesin harus dilakukan secara berkala. Kerusakan atau jika ada kejanggalan sedikit saja bisa menghambat proses produksi.

Hambatan sekecil apapun dalam manajemen profesional seharusnya tidak diteolelir apalagi sampai tidak mencapai target produksi. Karena itu, sumber daya manusia yang bekerja dengan mesin haruslah orang-orang yang paham dengan mesin tersebut.

5. Teknologi Digital

Di era digital, Teknologi digital sangat penting dalam membantu mewujudkan tujuan perusahaan. Proses produksi dan pemasaran digital dibutuhkan di era digital untuk menembus pasar. Pasalnya penduduk dunia sekarang akan mencari barang dan jasa tertentu melalui internet. Oleh karena itu, teknologi digital sangat berpengaruh pada proses pemasaran barang dan jasa.

Proses kerja memasarkan juga menjadi lebih mudah dengan menggunakan teknologi digital. Pekerjaan menjadi lebih terproyeksikan ke target dengan lebih efektif dan efisien. Teknologi digital yang paling umum saat ini untuk mendukung penjualan adalah toko online. Bagi anda yang memiliki bisnis penjualan barang dan jasa, maka membuka toko online akan jadi alat yang tepat untuk memasarkan produk anda.

Di era digital ini, anda bisa membangun website sebagai kantor virtual anda. Hampir semua orang dewasa ini akan membeli jasa atau barang dengan melihat kualitas websitenya.

Banyak yang tidak jadi berbelanja ketika melihat website produsen terlihat abal-abal. Masyarakat millenial sekarang melihat kualias produksi dan manajemen dari sebuah usaha melalui website mereka. Oleh karena itu, kami sarankan agar anda membuat website yang berkualitas. Teknologi digital ini sangat penting untuk meningkatkan branding usaha anda.

6. Metode (Methods)

Guna memastikan semua strategi produksi dan pemasaran memenuhi standar dan targetnya maka dibutuhkan metode. Unsur manajemen ini harus berjalan lancar ditangani oleh ahlinya.

Supervisor, direktur, dan manajer harus dapat bekerjasama untuk memastikan metode kerjasama di dalam perusahaan berjalan lancar. Metode untuk memastikan setiap jobdesk berjalan sesuai dengan sasaran pun sangat penting untuk kegiatan bisnis. Fasilias, waktu, dan uang merupakan bagian dari metode bisnis. Ketiganya musti ditangani dengan metode yang tepat agar mencapai hasil yang diinginkan. Metode yang sistematis dan baik pasti akan mengantarkan proses produksi pada hasil yang ditargetkan.

Metode yang paling penting untuk dilakukan untuk mendukung proses produksi adalah survey kemudian try and error. Survei  merupakan kegiatan mencari tahu jenis produk apa saja yang disukai pasaran. Termasuk juga mencari tahu harga bahan dan harga pasaran produk setelah diproduksi.

Tanpa informasi ini, anda bisa melakukan kerja buta, menciptakan produk tanpa tahu minat masyarakat maka anda bisa saja membuang-buang waktu. Mengetahui minat masyarakat adalah langkah awal untuk menyiapkan produk yang sesuai dengan yang dibutuhkan mereka.

Kemudian, untuk membuat mereka jatuh cinta dengan produk anda, anda harus menyediakan produk yang sesuai dan bahkan lebih baik dari ekspektasi mereka. Kualitas harus diutamakan sebelum kuantitas.

Kemudian, try and error merupakan bagian penting kedua dari proses produksi. Sebelum produk dipasarkan sebaiknya anda mencobanya terlebih dahulu. Anda harus tahu kelemahan dan kelebihan hasil produksi anda. Jangan lepaskan hasil produksi yang belum siap atau ketika masih ada kekurangan. Jika ini dilakukan anda bisa mencederai kepercayaan masyarakat. Produk pertama yang anda luncurkan harus berkesan di mata masyarakat.

Kemudian anda harus menjaga kualitas tersebut sebaik-baiknya. Try and error adalah metode yang baik untuk mengetahui bahwa produk anda masih sesuai standar perusahaan atau tidak.
Kuncinya adalah konsisten melaksanakan metode yang sudah ditetapkan. Jika hasil evaluasi menyatakan diperlukan perubahan, maka harus dilakukan survey, perubahan metode seperti apa yang paling tepat.

7. Pasar (Market)

Unsur dari manajemen yang berpengaruh selanjutnya untuk masa depan sebuah perusahaan adalah pasar. Pasar merupakan puncak dari proses produksi sebuah barang atau jasa. Di pasar, barang dan jasa hasil produksi akan mendapatkan tantangannya sendiri.

Pasar adalah tempat di mana semua hasil produksi akan bersaing satu sama lain. hasil dari penjualan di pasar akan menentukan apakah produk tersebut memberikan manfaat untuk perusahaan.

Anda tidak perlu khawatir jika produk anda berkualitas dan memenuhi minat dan daya beli konsumen, mereka pasti akan membelinya. Mereka juga akan segera menjadi pelanggan anda ketika mereka sudah bisa merasakan manfaat dan kualitas yang anda berikan.

Tidak perlu menjanjikan hal-hal yang muluk-muluk kepada pelanggan. Anda harus menyajikan produk barang atau jasa yang memang sesuai dengan kenyataan.

Untuk meningkatkan minat pasar, anda bisa membeberkan bahan apa saja yang anda gunakan untuk memproduksi barang dan jasa anda. bersikap terbuka dengan pasar dalam hal proses produksi bisa menguntungkan untuk anda.

Oleh karena itu, penjualan produk di pasar dipengaruhi oleh sistem marketing yang anda jalankan dengan tim anda. kalau anda berniat mendapatkan perhatian dan pelanggan yang banyak maka pastikan dulu produk anda memang sudah memenuhi ekspektasi masyarakat. Bagaimana hal itu bisa dicapai? Caranya adalah dengan suvery pasar. Hal ini terkandung dalam metode yang dilakukan oleh tim produksi dan tim pemasaran.

Jika keduanya menjalin kerjasama untuk menemukan jenis produk yang diminati, dijamin anda tidak akan kekurangan ide untuk menyediakan barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat.

Demikian pemaparan tentang pengertian manajemen dari para ahli, contoh manajemen, sampai dengan unsur-unsur manajemen. Semoga membantu anda berproses produksi.

Ilmu Bahasa

Ilmu Bahasa
 
❤ Tentang ☎ Hubungi Kami ✿ Daftar Isi ▲ Disclaimer ♛ Kebijakan Privasi
Back To Top