Resensi dan Contohnya: Mengenal Lebih Dalam Sebuah Karya Sastra
Ilmu Bahasa - Selamat datang sahabat imbas. Pada kesempatan baik ini kamu akan mengulas mengenai contoh resensi. Tentunya banyak yang tahu mengenai resensi bukan, namun banyak yang belum memahami dengan jelas mengenai contoh resensi.
Pengertian Resensi
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, re'ren'si /résénsi/ n pertimbangan atau pembicaraan tentang buku; ulasan buku: majalah itu memuat - buku-buku yang baru terbit.
Resensi adalah tulisan atau informasi yang membahas, mengulas, dan memberi pertimbangan mengenai karya orang lain tentang kelemahan, keunggulan, dan kelayakan buku tersebut dibaca oleh pembaca, pendengar, atau penonton. Karya yang biasa diresensi antara lain buku, gambar, musik, atau film. Orang yang membuat suatu resensi disebut dengan resensator. Pada pelajaran kali ini kamu akan berlatih membuat resensi buku.
Resensi adalah tulisan atau informasi yang membahas, mengulas, dan memberi pertimbangan mengenai karya orang lain tentang kelemahan, keunggulan, dan kelayakan buku tersebut dibaca oleh pembaca, pendengar, atau penonton. Karya yang biasa diresensi antara lain buku, gambar, musik, atau film. Orang yang membuat suatu resensi disebut dengan resensator. Pada pelajaran kali ini kamu akan berlatih membuat resensi buku.
Banyak resensi yang perlu teman-teman diketahui, diantaranya resensi buku, resensi novel, resensi cerpen, resensi puisi, biografi dan lain sebagainya.
Struktur Resensi
Resensi terdiri atas empat bagian utama. Keempat bagian tersebut adalah identitas karya, bagian sinopsis, bagian ulasan atau telaah atau bahasan, dan bagian penutup.
1. Bagian identitas, biasanya dicantumkan identitas karya atau karangan yang diresensi. Identitas meliputi judul karangan, pengarang, penerbit, kota penerbit, tahun terbit, tebal buku (jumlah halaman), dan harga buku. Bagian ini bertujuan untuk memperkenalkan kehadiran sebuah karya buku baru kepada masyarakat pembaca.
2. Bagian sinopsis mencantumkan ringkasan karangan. Karya yang diresensi biasanya dipilih jenis buku fiksi atau nonfiksi, kemudian dibuat sinopsisnya yang berisi pokok-pokok isi buku.
3. Bagian ketiga adalah ulasan. Bagian ini berisi bahasan, ulasan, atau pertimbangan mengenai “baik” atau “buruknya” sebuah buku. Betapapun juga, dari sebuah karya pasti ada sisi baiknya dibandingkan dengan karya-karya lain yang sejenis. Sebaliknya, betapapun bagusnya, sebuah buku pasti ada saja kekurangan atau kelemahannya.
4. Bagian penutup, biasanya berisi simpulan. Simpulan di sini berisi mengenai kesimpulan yang memuat mengenai hal-hal yang menjadi cakupan hal saran dan kritik.
1. Bagian identitas, biasanya dicantumkan identitas karya atau karangan yang diresensi. Identitas meliputi judul karangan, pengarang, penerbit, kota penerbit, tahun terbit, tebal buku (jumlah halaman), dan harga buku. Bagian ini bertujuan untuk memperkenalkan kehadiran sebuah karya buku baru kepada masyarakat pembaca.
2. Bagian sinopsis mencantumkan ringkasan karangan. Karya yang diresensi biasanya dipilih jenis buku fiksi atau nonfiksi, kemudian dibuat sinopsisnya yang berisi pokok-pokok isi buku.
3. Bagian ketiga adalah ulasan. Bagian ini berisi bahasan, ulasan, atau pertimbangan mengenai “baik” atau “buruknya” sebuah buku. Betapapun juga, dari sebuah karya pasti ada sisi baiknya dibandingkan dengan karya-karya lain yang sejenis. Sebaliknya, betapapun bagusnya, sebuah buku pasti ada saja kekurangan atau kelemahannya.
4. Bagian penutup, biasanya berisi simpulan. Simpulan di sini berisi mengenai kesimpulan yang memuat mengenai hal-hal yang menjadi cakupan hal saran dan kritik.
Kami sering menemui kejanggalan pandangan orang awam yang mengatakan bahwa resensi dan sinopsis itu sama. Padahal resensi dan sinopsis itu berbeda. Sinopsis adalah ringkasan atau tulisan rigkas dari sebuah buku, sementara resensi adalah seperti yang diungkapkan di atas.
Tujuan antara resensi juga berbeda, jika resensi bertujuan untuk memperkenalkan sebuah karya atau buku, sementara sinopsis bertujuan untuk mengetahui garis besar sebuah buku saja. Sudah tau bukan sekarang, jadi jika ada ungkapan contoh sinopsis buku atau contoh sinopsis novel tentunya berbeda jauh dengan contoh resensi buku atau contoh resensi novel.
Contoh Resensi
Berikut ini kami berikan beberapa contoh resensi novel berserta sinopsisnya. Semoga bermanfaat.
- Resensi Novel Nayla
- Resensi Novel Di Bukit CIbalak
- Resensi Novel Ronggeng Dukuh Paruk
- Resensi Novel Burung-burung Manyar
- Resensi Novel Harimau-harimau
- Resensi Novel Telegram
- Resensi Novel Senja di Jakarta
- Resensi Novel Kemaru
- Resensi Novel Robert Anak Surapati
- Resensi Novel Jalan Tak Ada Ujung
- Resensi Novel Anak Perawan Di Sarang Penyamun
- Resensi Novel Kalau Tak Untung
Daftar resensi di atas merupakan contoh yang mungkin bisa anda gunakan sebagai panutan dalam proses meresensi buku atau karya sastra




