Showing posts with label Materi SMA. Show all posts
Showing posts with label Materi SMA. Show all posts

Monday

Pengertian Paragraf Argumentasi Lengkap dengan Jenis, Ciri dan Contohnya

Pengertian Paragraf Argumentasi  Lengkap dengan Jenis, Ciri dan Contohnya - Paragraf Argumentasi ialah jenis dari Paragraf yang sering kita temukan di kehidupan sehari - hari mulai dari di tajuk, soal esai, wawancara dan masih banyak lagi. Tetapi apakah kita tahu bagian manakah dari teks tersebut yang merupakan Paragraf Argumentasi, jangan - jangan kalian tidak tahu PENGERTIAN dari Paragraf Argumentasi Ini dan jika memang tidak tahu maka bersyukurlah kalian karena kali ini admin akan membahas tuntas dari Paragraf Argumentasi mulai dari pengertian, jenis, ciri dan juga contoh dari Paragraf Argumentasi ini.

Oke langsung saja kita bahas tentang si Paragraf Argumentasi agar kalian tahu lengkap keterangan mengenai si Paragraf Argumentasi ini. Yup langsung saja di simak keterangan di bawah ini yaitu :


Pengertian Paragraf Argumentasi


Jadi yang pertama kita bahas adalah pengertian dari Paragraf Argumentasi. Nah Paragraf Argumentasi adalah paragraf yang berisi tentang gagasan utama dari sebuah sumber seperti pendapat, ulasan, ide dan bahasan yang di buat oleh seorang yang menulisnya untuk membahas sebuah hal. Nah kalo tujuan dari Paragraf Argumentasi ini adalah untuk menyakinkan atau membuat para pembaca yang membacanya percaya kepada apa yang di tulis oleh orang tersebut untuk hal tersebut, sehingga tujuan dari penulis bisa tercapai, pada Paragraf Argumentasi ini juga harus terdapat fakta yang aktual yang berupa terori para ahli, hasil, reseach, contoh, data dan hal lainnya yang menyangkut tentang fakta.



Hal tersebut di gunakan untuk menguatkan saran dari yang di perlihatkan atau tampilkan pada Paragraf Argumentasi tersebut, Sehingga Paragraf Argumentasi yang di tulis bukan sekedar bualan atau hoax karena sudah terdapat fakta di dalamnya yang membuat orang yang membaca akan sepakat dengan apa yang ada di Paragraf Argumentasi tersebut.

Jenis Paragraf Argumentasi.


Berdasarkan pengertian dari Paragraf Argumentasi yang telah kalian baca di atas berikut ini adalah jenis dari paragraf argumentasi ada dua jenis berdasarkan pengembangan hal yang di bahas pada Paragraf Argumentasi tersebut yaitu : 

Paragraf Argumentasi dengan susunan akibat-sebab dan Paragraf Argumentasi dengan susunan sebab-akibat nah mari kita bahas tentang kedua jenis Paragraf Argumentasi tersebut.

Paragraf Argumentasi dari SUSUNAN AKIBAT-SEBAB


Jenis yang pertama dari Paragraf Argumentasi ini adalah AKIBAT SEBAB. Nah Jenis AKIBAT SEBAB adalah Paragraf Argumentasi yang pada teksnya itu di awalai dengan pendapat - pendapat yang merupakan sebuah akibat dari hal yang mereka bahas dari Paragraf Argumentasi tersebut dan yang menjadi bagian akhirnya adalah terdapat penjabaran dari penyebabnya suatu hal yang mereka bahas di paragraf tersebut bisa terjadi.


Paragraf Argumentasi dari SUSUNAN SEBAB- AKIBAT


Jenis yang kedua dari Paragraf Argumentasi ini adalah SEBAB AKIBAT. Jadi Jenis SEBAB AKIBAT adalah Paragraf Argumentasi yang di bagian awalnya itu besisikan pendapat yang sama dari sebuah masalah dan pada bagian akhir dari Paragraf Argumentasi tersebut akan di luruskan pada sebuah kesimpulan yang  berisikan tentang sebab - sebab terjadinya masalah tersebut mengapa dapat terjadi.


Ciri Paragraf Argumentasi


Berdasarkan jenis dari Paragraf Argumentasi yang telah kalian baca di atas berikut ini adalah ciri dari paragraf argumentasi yaitu :
  1. Ciri yang pertama dari Paragraf Argumentasi ini adalah Kontent yang terdapat pada Paragraf Argumentasi biasanya besisi tentang pandangan, keyakinan penulis atau bisa juga tentang pendapat dari sipenulis Paragraf Argumentasi ke terhadap hal yang dia bahas dalam Paragraf Argumentasinya.
  2. Mempunyai data yang fakta jadi bukan sekedar hoax atau kata - kata bualan mengenai suatu hal yang di tulis pada Paragraf Argumentasi teresebut. Itulah Ciri yang kedua dari Paragraf Argumentasi.
  3. Ciri yang ke tiga dari Paragraf Argumentasi ini adalah Menganalogikan dan juga mengalanisa suatu masalah yang di bahas pada Paragraf Argumentasi yang di tulis untuk mendapatkan penjabaran mengenai suatu hal tersebut. 
  4. Biasanya untuk bagian penutup dari sebuah Paragraf Argumentasi akan berisikan tentang kesimpulan dan bukan sebagai penegas dari topik yang di bahas pada Paragraf Argumentasi itu. Itulah Ciri yang terakhir dari Paragraf Argumentasi.

Contoh Paragraf Argumentasi


Berdasarkan ciri dari Paragraf Argumentasi yang telah kalian baca di atas berikut ini adalah contoh dari paragraf argumentasi yaitu :
  • Kota - kota besar di cina semakin lama - semakin memburuk udaranya. Banyak anak - anak yang terpapar penyakin paru - paru akibat terlalu banyak menghirup udara kotor tersebut apalagi setiap harinya anak - anak harus pergi ke luar rumah untuk bersekolah dan juga untuk kalangan orang tua banyak yang mengalami sesak nafas akibat pencemaran udara tersebut nah banyak orang yang mencoba bergai macam cara agar tidak terkena paparan udara kotor pada saat di luar rumah mulai dari menggunakan masker, pengendara motor yang menggunakan helm full face dan masih banyak lagi cara mereka agar terhindar dari asap dan juga udara kotor yang ada di kota mereka tersebut. Nah peneybab dari udara kotor yang ada di kota - kota besar di cina itu kebanyakan adalah dari asap pabrik, asap rokok, asap kendaraan, pembakaran sampah, pembakaran limbah dan lainnya. Alangkah bagusnya pembakaran tersebut di kurangi agar tidak terlalu mengganggu kesehatan contohnya pada saat penggunaan motor dan mobil lebih baik mereka berjalan kaki hitung - hitung juga olah raga, untuk yang merokok di kurangi intensitasnya agar tidak mengganggu kesehatan dan juga mengurangi polusi udara yang terjadi di kota - kota besar di cina sana, untuk sampah mereka sebenarnya bisa mengubur sampah agar tidak terjadi polusi udara dengan membakar sampah membuat polusi udara dan juga dapat menyebabkan kebakaran apabila api tidak di jaga hingga padam. Itulah yang bisa mereka lakukan untuk mengatasi pencemaran udara tersebut.

  • Mentri Susi mengenggelamkan kapal - kapal asing yang melakukan pencurian ikan di Peraian Indonesia. Banyak kapal besar dan juga yang kecil di tangkap lalu di tenggelamkan karena telah melakukan kegiatan ilegal fishing nah untuk itu sering di buat operasi penangkapan untuk mereka yang berani melakukan ilegal fishing ini. Karena itulah ikan di Indonesia kembali melimpah banyak nelayan yang mendapatkan hasil yang lebih banyak dari pada yang dulu karena kapal asing yang mencuri ikan mereka. Banyak nelayan yang bahagia karena ini dan juga banyak pujian dari luar negeri kepada Mentri kelautan Indonesia tersebut.

Demikianlah artikel yang membahas tentang Pengertian Paragraf Argumentasi  Lengkap dengan Jenis, Ciri dan Contohnya. Terimakasih atas kunjungannya,  Dan jika bacaan di atas telah membantu sobat jangan ragu untuk share ke media sosial atau bisa juga dengan memberikan saran juga komentar pada kolom komentar di bawah artikel. Sekian dan terima kasih.

Thursday

KAJIAN PUISI INDONESIA TERBARU | PEREMPUAN ITU MENGGERUS GARAM

Kajian Puisi - Selamat datang kembali di website kami ilmu bahasa. Pada kesempatan kali ini kami akan berbagi dengan teman-teman semuanya mengenai kajian puisi populer, yang pada kesempatan ini kajian puisi yang akan kami paparkan adalah puisi populer milik salah satu penyair terkenal di Indonesia yakni Gunawan Muhammad. Sebuah penghargaan tertinggi bagi kami karena diberi kesempatan untuk mengulas puisi beliau yang berjudul Perempuan Itu Menggerus Garam. Anda juga dapat melihat berbagai macam puisi lama kami berserta contoh-contohnya agar dapat mengetahui lebih dalam seluk beluk sebuah karya sastra.Berikut ini puisinya. 


PEREMPUAN ITU MENGGERUS GARAM 

                                                                         KARYA GUNAWAN MUHAMMAD
Perempuan itu menggerus garam pada cobek
disudut dapur yang kekal.
“Aku akan menciptakan harapan,” katanya, “pada batu hitam.”
Asap tidak pernah singkat. Bubungan seperti warna dunia
dalam mimpi yeremiah

Ia sendiri melamunkan ikan, yang berenang di akuarium,
seperti balon-balon malas yang tak menyadari warnanya,
ungkapanya, diangkasa. “Merekalah yang bermimpi,”
katanya dalam hati.

Tapi  ia sendiri bermimpi. Ia memimpikan busut-busut terigu, yang
turun,  seperti hujan menggerutu. Di sebuah ladang. Enam
orang berlari seakan katakutan akan matahari.
“itu semua anakku,” katanya. “semua anakku.”

Ia tidak tahu kemana mereka pergi, karena sejak itu tidak ada
yang pulang. Si bungsu, dari sebuah kota di rusia, tak pernah
menulis surat. Si sulung hilang. Empat saudara kandungnya
hanya pernah mengirimkan sebuah kalimat,
“mak, kami hanya pengkhianat”

Barangkali masih ada seorang gadis, di sajadah yang jauh,
(atau mungkin mimpi itu hanya kembali.)
yang tak mengenalnya. Ia sering berpesan dengan
bahasa diam asap pabrik. Ia tak berani tahu siapa dia,
ia tidak berani tahu

Perempuan itu hanya menggerus garam pada cobek
di sudut dapur yang kekal.
1995

Setelah anda mengamati puisi di atas, tentunya anda harus tau seperti apa dan bagaimana menganalisis sebuah puisi yang baik, disamping anda harus tau cara membaca puisi yang baik, cara mengidentifikasi puisi yang baik, cara mengetahui struktur fisik dan batin sebuah puisi , cara memaknai puisi, agar anda dapat memahami bagaimana sebuah puisi dibedah dan untuk tujuan apa sebuah puisi dibedah. 

Unsur-unsur Pembangun Puisi Perempuan Itu Menggerus Garam

Djoko Pradopo (1990), menafsirkan ada  7 unsur pembangun dalam puisi:
1.    Bunyi                            6. Bentuk visual
2.    Diksi                             7. Makna
3.    Bahasa kiasan
4.    Citraan
5.    Sarana retorika
 
Untuk mengetahui seberapa jauh unsur-unsur pembangun dalam puisi maka akan dijelaskan dalam poin-poin selanjutnya.

Bunyi

Salah satu peran utama dalam puisi adalah agar puisi itu merdu jika didengarkan sebab pada hakikatnya puisi adalah untuk di dengarkan(Suminto A. sayuti). Dengan hal ini apabila di kaitkan  Dalam puisi “PEREMPUAN ITU MENGGERUS GARAM” karya Gunawan Muhammad, ada persajakan yang apabila di amati akan di temukan hubungan dalam pemilihan diksinya.
 
 Si bungsu, dari sebuah kota di rusia, tak pernah
Menulis surat. Si sulung hilang. Empat saudara kandungnya
hanya pernah mengirimkan sebuah kalimat,
“mak, kami hanya pengkhianat”
 
Ada sajak yang dimana ketika kita baca jatuh pada konsonan (t) pada kata surat, kalimat, dan pengkhianat . bila ini dibaca maka akan mendapatkan sebuah nuansa yang dramatik karena dalam pembacaan tentu akhir dalam kata “mak, kami hanya pengkhianat” akan menjadi penekanan dalam pembacaan puisi ini. Oleh karena itu bunyi dalam kajian puisi juga bisa menjadi pembahasan yang utama karena pada hakikatnya puisi merupakan kata-kata  dahsyat yang di sampaikan kepada penikmat puisi.

Diksi

Peranan diksi sangatlah penting dalam puisi, karena kata-katanya adalah segala-galanya dalam puisi. Gunawan Muhammad sering menggunakan pemilihan kata-kata yang sulit untuk diartikan. banyak sekali kata yang asing dalam puisi ini seperti kata:

cobek yang menurut arti dalam (KBBI) adalah batu atau tanah untuk menggiling lombok, sambal, dsb.
Bubungan yang menurut arti dalam (KBBI) adalah asap yang mengepul keatas dan pekat sekali.
Busut-busut yang menurut arti dalam (KBBI) adalah membukit karena banyak.

Dalam pemilihan diksi ini setiap pengarang memiliki pengaruh yang berbeda-beda dalam setiap penuliasanya. Pemilihan diksi juga bisa mencerminkan karakter penulis dan sebuah keunikan Gunawan Muhhammad adalah memiliki pemilihan diksi yang berbeda dengan penulis yang lain. Oleh karena itu pemilihan kata-kata tidak sekedar berperan sebagai sarana yang menghubungkan pembaca dengan penyair, seperti peran kata dalam bahasa sehari dan prosa umunya.

Bahasa kiasan

Diksi atau pemilihan kata sangatlah erat dengan bahasa kias, yakni sarana untuk memperoleh efek puitis. Bahasa kias menggunakan ungkapan lain yang berbeda dengan makna aslinya, sebab dalam puisi sering ditemukan kata-kata yang berbeda makna, berdasarkan kecenderunganya bahasa kias dikelompokan menjadi tiga golongan besar, yaitu pembanding (metafora-simile), penggantian (metonimi-sinekdoki), dan pemanusiaan (personifikasi) Suminto A.sayuti (2008:195)
 
Banyak bahasa kias dalam puisi “PEREMPUAN ITU MENGGERUS GARAM” karya Gunawan Muhammad seperti kata . Bubungan seperti warna dunia dalam mimpi yeremiah, bubungan yang berarti asap, warna dunia apabila kita melihat langit putih, hal ini sudah mendapatkan makna konotasi (metafora-simile) apalagi di perkuat oleh kata seperti,  katanya, “pada batu hitam dan.”Ia sering berpesan dengan bahasa diam asap pabrik dalam kata ini maka kita akan temukan makna bahasa kias yang seolah-olah memberikan gambaran bahwa benda mati seolah hidup dalam kata pada batu hitam yang seolah-olah bicara dan  asap pabrik akan bisa membawakan pesannya, memberikan gambaran bahwa puisi inis menggunakan majas (personifikasi) untuk meberikan nuansa dalam penyampaian puisi ini.

Citraan

Dalam puisi pada dasarnya juga selalu terkait dengan bahasa kias, diksi secara umum dan sarana retorik. Karena puisi ini merupakan suatu bentuk keindahan yang bersarana utama bahasa. Bahasa yang menjadi sarana mutlak bagi seorang penyair. Melalui keindraan maka penyair dapat memberikan sentuhan kesan bahwa puisi ini bisa hidup, dengan adanya pembaca yang menikmati tentunya. Pengalaman keindraan itu dapat juga disebut sebagai kesan yang terbentuk dalam rongga imajinasi yang disebabkan oleh sebuah kata atau serangkaian kata. Kata atau rangkaian kata yang mampu mengguah pengalaman keindraan itu, dalam puisi disebut citraan (Suminto A.sayuti). Dalam puisi ini banyak citraan yang bisa ditemukan seperti dalam kata seperti balon-balon malas yang tak menyadari warnanya, merupakan citraan penglihatan (citra visual). seperti hujan menggerutu merupakan citraan pendengaran (citra auditif) karena hujan sebenarnya tak bisa berkeluh kesah. katanya, “pada batu hitam.” Ini juga bisa termasuk dalam citraan pencecapan. Dapat disimpulkan bahwa citraan merupakan unsur pembangun dalam puisi yang akan menjadikan ciri khas penulis dalam mengekspresikanya dalam puisi.

Sarana Retorika

    Dalam khazanah perpuisian Indonesia modern dapat banyak dijumpai ragam sarana retorik. Namun, hanya beberapa ragam saja yang mempunyai frekuensi pemakaian yang tinggi, yang hamper setiap penyair mempergunakanya, salah satu yang akan dibahas dalam sarana retorik ini adalah repetisi (pengulangan) dan ironi (sindiran). Pengulangan yang paling banyak ditemukan adalah kata mimpi, mimpi sebagai pengulangan memberikan penekanan kepada pembaca bahwa dalam puisi ini terdapat harapan tersirat ynag disampaikan oleh penulis bagi pembaca. Ironi adalah sindiran secara halus, dalam karya ini ada beberapa sindiran secara halus seperti mak, kami hanya pengkhianat. Bisa di jelaskan bahwa dalam puisi ini ada sindiran kepada ibu pertiwi yang tak memberi kebebasan secara langsung kepada rakyatnya, karena pada saat itu masih terdapat rezim soeharto yang memberikan pendiritaan terhadap rakyat. Dalam hal ini Gunawan Mohammad menggunakan realita dan ekspresional.

Bentuk visual

Bentuk visual merupakan salah satu unsur puisi yang paling mudah dikenal. Bentuk puisi meliputi tipografi dan susunan baaris. Bentuk visual biasanya berhubungan denga makna puisi. Dalam karya ini menggunakan bentuk visual konvensional, karena dalam format penulisanya hanya biasa-biasa saja.

Makna

Makna merupakan wilaya isi sebuah puisi, setiap puisi mengandung makna, baik disampaikan secara tidak langsung, implinsit atau simbolis. Makna tersebut pada umunya berkaitan dengan pengalaman dan permasalahan yang dialami dalam kehidupan manusia. Dalam puisi “PEREMPUAN ITU MENGGERUS GARAM” karya Gunawan Muhammad. Bisa dimaknai bait perbait, 

bait pertama

Perempuan itu menggerus garam pada cobek
disudut dapur yang kekal.
“Aku akan menciptakan harapan,”  katanya, “pada batu hitam.”
Asap tidak pernah singkat. Bubungan seperti warna dunia
dalam mimpi yeremiah
 
arti dalam bait pertama ini menurut penulis adalah pasrah tentang takdir yang dijalaninya, hal ini di kuatkan perempuan yang mengerus garam pada cobek di sudut dapur yang kekal namun ada penjelasan bahwa di kalimat selanjutnya bahwa harapan masih ada untuk mengubah nasib yang karena kata asap tak pernah singkat yang menjelaskan bahwa hidup ini panjang dan jangan pernah sampai putus harapan.
Ia sendiri melamunkan ikan, yang berenang di akuarium,
seperti balon-balon malas yang tak menyadari warnanya,
ungkapanya, diangkasa. “Merekalah yang bermimpi,”
katanya dalam hati.

Bait Kedua

Dalam bait kedua ini puisi ini menjelaskan tentang tokoh ia yang mempunyai kemampuan namun karena terkurung dan dibatasi. Namun tokoh ia tetap berfikir bahwa masih ada harapan untuk mereka yang masih bias meraih mimpi.
 
Tapi  ia sendiri bermimpi. Ia memimpikan busut-busut terigu, yang
turun,  seperti hujan menggerutu. Di sebuah ladang. Enam
orang berlari seakan katakutan akan matahari.
“itu semua anakku,” katanya. “semua anakku.”

Bait Ketiga

Dalam bait ketiga ini menjelaskan tentang adanya perubahan nasib namun karena sebuah kondisi tokoh ia tak mampu untuk merubahnya, apa lagi ketika tokoh ia melihat sebuah realita bahwa anak-anak masih harus diperjuangkan walaupun nasib tak mendukungnya.
 
Ia tidak tahu kemana mereka pergi, karena sejak itu tidak ada
yang pulang. Si bungsu, dari sebuah kota di rusia, tak pernah
menulis surat. Si sulung hilang. Empat saudara kandungnya
hanya pernah mengirimkan sebuah kalimat,
“mak, kami hanya pengkhianat”
 
Beban hidup yang semakin berat dengan keadaan yang tak karuan membuat sang anak pun pergi tanpa memberi kebebasan, namun dalam hal ini anak melarikan diri ke suatu tempat yang memberikan kebebasan disimbolkan pada kata rusia, karena dalam peradaban dunia Negara yang paling bebas adalah Negara rusia.
 
Barangkali masih ada seorang gadis, di sajadah yang jauh,
(atau mungkin mimpi itu hanya kembali.)
yang tak mengenalnya. Ia sering berpesan dengan
bahasa diam asap pabrik. Ia tak berani tahu siapa dia,
ia tidak berani tahu

Bait Keempat

dalam bait ke empat ini menjelaskan bahwa semua mimpi tentang kebebasan hanyalah impian belaka yang jauh dari harapan, karena ada kekuasan yang tak bias di langgar bias di jelaskan lewat kata ia tidak berani tahu.
 
Perempuan itu hanya menggerus garam pada cobek
di sudut dapur yang kekal.
Menjelaskan tentang realita bahwa kehidupannya memang belum bisa berubah.
Jadi dapat disimpulkan keseluruhan puisi ini menceritakan sebuah kehidupan wanita yang tidak bias berkembang di masanya. Karena adanya pembatasan yang tidak memberikan kebebasan pada perempuan dan  sebuah harapan yang tak pernah kesampaian tentang kebebesan walaupun ia tahu perjalanan masih panjang dan ia harus menerima tentang nasib itu (nasib perempuan dimasanya)

Setelah diketahui bagaimana unsur-unsur pembangun puisi diatas, kami mencoba memaparkan puisi diatas dengan sebuah kajian sastra, yakni sosiologi sastra

Unsur  Sosiologi Sastra dalam puisi “PEREMPUAN ITU MENGGERUS GARAM”  karya Gunawan Mohammad.

    Dunia nyata dan dunia sastra selalu saling berkaitan, realitas biasanya tercermin dalam karya sastra. Seperti juga sosiologi, sastra secara sungguh-sungguh berkenaan dengan dunia sosial manusia, yaitu penyusiaannya, dan keinginannya mengubah dunia social. Puisi sebagai jenis sastra utama dari masyarakat, dapat dilihat sebagai usaha untuk menciptakan kembali dunia social tentang hubunganya dengan keluarga, politik, Negara. Bahkan hal ini bias berkembang dalam bentuk konflik dan pertentangan antara kelas social (learson, 1971).

    Banyak yang bisa di analisis dalam puisi jika puisi ini dikaitkan pada latar belakang kondisi tertentu. Pada tahun 1995 Indonesia mengenal sistem otoriter yang dimana pada masa ini masih banyak tangan dingin pemerintah yang mengintimidasi rakyat. Pada masa ini pemerintah yang di pimpin oleh soeharto belum begitu mengangkat kaum wanita setara dengan kaum pria, maka dari itu puisi “Perempuan Itu Menggerus Garam” muncul sebagai kritikan terhadap lingkungan umun agar kaum wanita bisa di setarakan. Dalam makna puisi inipun menggambarkan bahwa wanita mempunyai sesuatu yang bisa dihandalakan tidak hanya di dapur, wanita punya harapan, wanita juga ingin kebebasan, Oleh karena itu penulis berharap agar bisa mengangkat derajat wanita yang ada pada jamanya, paling tidak bisa memiliki profesi yang berbeda, bisa dikatakan bahwa puisi ini juga memperjuangkan emansipasi wanita karena dalam hakikatnya wanita memang ditakdirkan untuk menjadi pengikut laki-laki namun wanita juga mempunyai kemampuan untuk berjuang dalam memenuhi kebutuhan keluarganya dan wanitapun mempunyai impian yang harus diperjuangkan, kalo kita bisa memberikan gambaran tidak hanya seperti ikan yang di pajang dan ikan itu tidak tahu bahwa ikan tersebut memiliki keindahan. Selain itu kata “mak, kami hanya pengkhianat” merupakan sindiran terhadap pemerintah, anak indonesia memilih tidak kembali ke negara ini karena di negara lain, kebebasan sudah menjadi hal yang begitu indah. Kebebasan ini di lambangkan dengan kata dari sebuah kota di Rusia, Rusia merupakan kota terbebas di dunia ini yang menyimbolkan bahwa bangsa kita masih belum bisa memberikan kebebasan pada rakyat kecil kaum wanita dan yang lain

    Dalam struktur sosiologi karya sastra maka puisi “PEREMPUAN ITU MENGGERUS GARAM”  karya Gunawan Mohammad. Bisa menjadikan cermin dimasanya, tentang keadaan kaum wanita yang belum bisa setara dengan kaum laki-laki, karena Sastra yang bagus adalah yang mencerminkan keadaan disikitarnya.

Demikian pemaparan kajian puisi "Perempuan itu Menggerus Garam". Kajian ini hanyalah sebuah kajian dasar mengenai puisi. Pemaparan di atas bisa lebih diperdalam lagi ataupun dikembangkan agar dapat lebih mengulas persoalan yang tersirat dalam puisi tersebut. Semoga bermanfaat dan bisa menjadi wawasan tersendiri bagi anda mengenai karya sastra. Salam Kami Ilmu Bahasa
 

Singkatan dan Akronim Bahasa Indonesia

Ilmu Bahasa - Selamat datang kembali di website ilmu bahasa. Pada kesempatan yang baik ini, kami akan berbagi sedikit pembahasan mengenai singkatan dan akronim. Pembahasan ini kam paparkan mengingat masih banyak dari pengunjung website kami agar mengulas persoalan bahasa ini. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan anda sekalian para pengunjung website ini. Sahabat-sahabat sekalian tentunya sebenarnya sudah tidak asing lagi soal singkatan dan akronim populer di dunia internet saat ini, seperti bahasa-bahasa Singkatan Gaul, Bahasa Lebay dan Alay yang disingkat-singkat atau dibuat akronim agar mudah dalam pengucapannya agar memiliki kesan tersendiri bagi yang mendengarnya. Berikut ini pengertian yang benar mengenai Singkatan dan Akronim dalam bahasa Indonesia dan Contohnya

Singkatan dan Akronim

Pengertian Singkatan

Singkatan adalah bentuk yang dipendekkan yang terdiri atas satu huruf atau lebih. Pengertian lain mengatakan bahwa singkatan merupakan kata berbentuk kumpulan huruf atau gabungan huruf dan angka yang menerangkan sebuah kata atau beberapa kata.

Macam-macam Singkatan berserta contoh-contohnya.

Singkatan nama orang, nama gelar, sapaan, jabatan, atau pangkat yang diikuti tanda titik. 
Contoh: A.S. Tandardirja
            Muh. Yamin
            Sukamto. S.A.
            M.B.A                   Master Of Business Administration
            S.E.                      Sarjana Ekonomi
            M.Sc                    Master Of Science
            Sdr.                      Saudara
            Bpk.                     Bapak (sapaan)

Singkatan nama resmi lembaga resmi pemerintah dan ketatanegaraan , badan, organisasi, nama dokumen resmi yang terdiri atas huruf awal kata ditulis dengan huruf kapital dan tidak diikuti dengan tanda titik.
Contoh: DPR                   Dewan Perwakilan Rakyat
            GBHN                 Garis-garis Besar Haluan Negara
            PT                     Perseroan Terbatas
            KTP                   Kartu Tanda Pengenal
            
Singkatan yang terdiri dari tiga huruf atau lebih diikuti satu tanda titik, namun ada pengecualian beberapa singkatan yang sekalian kami sertakan di sini.
Contoh: dll.                      dan lain-lain
            dsb.                    dan sebagainya
            hlm.                    halaman
            alm.                    almarhum
            yth.                     yang terhormat
 tetapi,
            a.n.                     atas nama
            d.a.                     dengan alamat
            u.b.                     untuk beliau
            u.p.                     untuk perhatian                     

 Lambang kimia, singkatan satuan ukuran, takaran, timbangan, dan mata uang yang diikuti tanda titik.
Contoh: Cukup                 rum
            TNT                   trinitrotoluen
            cm                     sentimeter
            Rp                     rupiah


Pengertian Akronim

Akronim adalah singkatan yang berupa gabungan huruf awal, gabungan suku kata, ataupun huruf dan suku kata dari deret kata yang diperlakukan sebagai kata.

Macam-macam Akronim dan Contohnya


Akronim nama diri yang berupa gabungan awal dari deret kata yang ditulis seluruhnya dengan huruf kapital. 
Contoh: ABRI                    Angkatan Bersenjata Republik Indonesia
            LAN                     Lembaga Administrasi Negara
            PASI                     Persatuan Atletik Seluruh Indonesia
            SIM                      Surat Ijin Mengemudi

Akronim nama diri yang berupa gabungan suku kata atau gabungan huruf dan suku kata dari deret kata ditulis dengan huruf awal huruf kapital.
Contoh: Akabri                   Akademia Angkatan Bersenjata Republik Indonesia
            Bappenas               Badan Perencanaan Pembangunan Nasional
            Kowani                  Kongres Wanita Indonesia

Akronim yang bukan nama diri berupa gabungan huruf , seluruhnya ditulis dengan huruf kecil.
Contoh: pemilu                   pemilihan umum
            rapim                    rapat pimpinan
            rudal                     peluru kendali
            tilang                    bukti pelanggaran


Catatan kami, jika dianggap perlu membentuk akronim, hendaknya diperhatikan bahwa jumlah suku kata akronim jangan melebihi jumlah suku kata yang lazim pada kata Indonesia. Akronim dibentuk dengan mengindahkan keserasian vokal, konsonan yang sesuai dengan pola kata Indonesia yang lazim. Hal ini tidak mengikat pada bahasa-bahasa gaul dan populer masa kini. Aturan-aturan di atas hanya mengikat pada bahasa baku bahasa Indonesia. Semoga bermanfaat bagi anda semuanya. Salam

Wednesday

Metode Penelitian - Dasar Awal Penelitian

Ilmubahasa.net - Halo sahabat imbas semuanya. Pada kesempatan yang baik ini, kami akan mengulas mengenai Metode Penelitian Kualitatif dan menyinggung sedikit mengenai Metode Penelitian Kuantitatif sebagai gambaran umum awal saja pada artikel ini. Tema ini akan menjadi topik pembahasan kami untuk beberapa pertemuan di depan nanti, karena kami melihat beberapa dari sahabat imbas mengirimkan email kepada kami untuk mengulas mengenai Metode Penelitian Kualitatif dan Metode Penelitian Kuantitatif untuk di share kan kepada sahabat imbas sekalian. 




Pengertian Metode Penelitian

Metode Penelitian secara sederhananya merupakan sebuah alat yang berisi aturan, runtutan, uraian, dan cara dalam melakukan penelitian. Metode pada dasarnya digunakan oleh mereka yang berkecimpung di dunia penelitian sebagai cara, baik pra penelitian yang digunakan sebagai dasar pondasi penelitian tersebut, proses penelitian sebagai sebuah implikasi dari metode tersebut, ataupun pasca penelitian sebagai hasil dari metode tersebut. Metode dalam sebuah penelitian tentunya berkesinambungan terhadap bagaimana sebuah penelitian itu dilaksanakan. Metode penelitian bertujuan untuk memetakan sebuah penelitian berdasarkan aturan dan kaidah dalam melakukan penelitian. Maksudnya disini adalah Metode bertujuan memberikan sebuah acuan yang dapat digunakan sebagai alat penelitian. 

Konsep yang dibawa dalam metode penelitian mengacu pada bagaimana sebuah penelitian itu dilakukan. Objek dan Subjek Penelitian menjadi salah satu pilihan untuk menentukan contoh metode penelitian apa yang akan digunakan nanti pada saat menginjak perencanaan sebuah penelitian. Sahabat Imbas tentunya apabila dalam melakukan sebuah penelitian, sudah tentu wajib mengkaitkan metode dalam kajiannya. Untuk apa?, karena metode dianggap sangat penting dan menjadi sebuah dasar penelitian. Sebuah Penelitian dianggap baik, berkompeten, dan berdasar, apabila antara subjek, objek dengan metode berkaitan. Lantas, bagaimana cara awal untuk mengetahui contoh metode penelitian yang cocok untuk sebuah penelitian?.

Pertanyaan tersebut seringkali muncul dibenak sahabat-sahabat kami, khususnya mahasiswa-mahasiswa yang baru mengenal pengertian metode penelitian, dan sudah dihadapkan pada kasus penyusunan karya ilmiah, atau laporan perkuliahan, yang mau tidak mau harus menyelesaikannya tanpa harus memahami seperti apa sih metode penelitian itu. Begini sahabat imbas, dalam dunia penelitian, karya ilmiah dan lain sebagainya, Metode penelitian pada umumnya terbagi menjadi dua, didasarkan pada sudut pandang penelitian yang dilakukan, yaitu metode penelitian kualitatif dan metode penelitian kuantitatif. 

Macam-macam Metode Penelitian

Macam-macam metode penelitian tentunya menjadi sebuah acuan bagi kita sebagai peneliti dalam melakukan sebuah penelitian. kita harus benar-benar memahami apa saja macam-macam metode penelitian 

Secara garis besar, metode penelitian dibagi menjadi dua, metode penelitian kualitatif dan metode penelitian kuantitatif. Pada keterangan kami sebelumnya sudah kami tulis bahwa metode didasarkan pada subjek dan objek bukan?, nah kemudian disini, metode dibagi menjadi dua, yaitu metode penelitian kualitatif dan metode penelitian kuantitatif. Apabila penelitian ini mengusung perhitungan, rumus, dan berkaitan dengan bilangan, maka metode yang pas adalah metode penelitian kuantitatif, namun apabila penelitian tersebut diuraikan dengan deskripsi, yang cocok adalah menggunakan metode penelitian kualittatif.

Kedua metode penelitian di atas menjadi dasar awal penelitian. Keduanya bagai dua mata uang yang berbeda. Prinsip keduanya pun berbeda, konsep yang dibawakan keduanya pun berbeda. Jika sahabat imbas sekalian ingin melakukan peneitian yang bersifat numeral, hitungan, rumus, olah data, maka sangat kami sarankan untuk menggunakan metode kuantitatif, namun jika sahabat imbas meneliti fenomena interaksi sosial, makna sebuah kebudayaan, ciri suatu fenomena, isi sebuah berita, kumpulan cerpen, atau kumpulan novel, sudah jelas kami menyarankan untuk menggunakan metode penelitian kualitatif. 

Demikian, paparan awal kami pada pertemuan kali ini, anda bisa menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan artikel ini melalui kotak komentar kami di bawah ini. Artikel ini kami kira sudah menjawab beberapa permintaan dari sahabat imbas di mojokerto dan jakarta, semoga bermanfaat dan menjadi motivasi bagi anda sekalian. Sebagai gambaran awal lagi silahkan sahabat imbas membaca pengertian karangan ilmiah terlebih dahulu.Kedepannya, kami akan mengulas mengenai konsep dasar penelitian kualitatif. Salam kami Ilmu Bahasa

Tuesday

Macam-macam Puisi Lama, Ciri dan Contohnya

Ilmu Bahasa - Selamat datang teman-teman semuanya, pada kesempatan kali ini, kami akan megulas mengenai Jenis-jenis Puisi Lama. Tentu bagi kalian asing bukan. Sama halnya dengan membaca puisi, menulis puisi juga merupakan salah satu bentuk mengapresiasi karya sastra. Pada pelajaran sebelumnya kamu telah menerima materi tentang cara membaca puisi yang baik dan benar, perbedaan puisi dan syair, dan struktur fisik dan batik dalam puisi,  pada kesempatan kali ini kami akan membagi materi tentang Jenis Puisi Lama 

Puisi Lama, Ciri, dan Contohnya

Pengertian Puisi Lama

Berdasarkan bentuknya, puisi dibedakan atas puisi konvensional (lama) dan puisi inkonvensional (modern). Puisi konvensional (lama) merupakan jenis puisi yang masih terikat oleh persajakan, pengaturan larik dalam setiap bait, dan jumlah kata dalam setiap larik, serta musikalitas puisi sangat diperhatikan. Dalam hal ini, yang tergolong dalamnya adalah jenis-jenis puisi lama, misalnya pantun, syair, gurindam, bidal, talibun dan banyak lagi yang lainnya. Sedangkan puisi inkonvensional merupakan jenis puisi yang tidak terikat oleh pengaturan dalam penciptaan puisi.

Meskipun demikian, dalam kedua bentuk puisi tersebut tetap terkandung ritme, rima, dan musikalitas (Waluyo, 2003). Sebagaimana telah disebutkan di atas bahwa puisi lama adalah puisi yang terikat berbagai aturan baik dari segi substansi maupun dari segi sistematika penulisan.

Macam-macam Puisi Lama dan Contoh Puisi Lama

Setelah mengetahui apa itu puisi lama, selanjutnya kami akan menerangkan mengenai macam-macam puisi lama dan contoh-contoh puisi lama.

Pantun

Pantun merupakan salah satu bentuk puisi lama di Indonesia yang dipengaruhi oleh kebudayaan Melayu. Sebuah puisi dikatakan sebuah pantun, apabila memiliki karakteristik sebagai berikut.

􀂄 Tiap bait biasanya terdiri dari empat baris (a-b-a-b).
􀂄 Tiap baris biasanya terdiri dari empat kata.
􀂄 Baris pertama dan kedua berisi sampiran, baris ketiga dan keempat berisi isi.

Karakteristik di atas adalah karakter bagi pantun yang sebenarnya, namun bagi pantun modern, diperbolehkan sama atau bahkan tidak memenuhi karakteristik diatas pun tidak apa apa aslkan ada kesinambungannya, misal (a-b-a) atau (b-a-b) atau satu 2 kalimat sudah mengandung ab-ab pun boleh…

Contoh Pantun

bintang dilangit satu yang bercaya
Adik cantik, boleh dong abang minta hatinya…

Syair

Syair merupakan puisi lama yang berirama. Syair disampaikan dalam bentuk rangkap dan menjadi kegemaran masyarakat Melayu lama. Syair tidak memiliki pengarang khusus. Syair dianggap milik bersama oleh masyarakat Melayu lama. Secara umum syair memiliki karakteristik sebagai berikut.

􀂄 Syair terdiri dari 4 baris lengkap.
􀂄 Syair tidak memiliki maksud.
􀂄 Setiap baris dalam syair mempunyai makna yang

berkaitan dengan baris-baris terdahulu. Sebuah syair biasanya menceritakan suatu kisah.
􀂄 Bilangan perkataan dalam setiap baris adalah sama yaitu 4 kata dan 8-12 kata dalam satu baris.
􀂄 Tema-tema yang digunakan adalah romantik, sejarah, perumpamaan dan keagamaan.

Contoh Syair

Dengarlah adik, abang berpesan
Jangan adik menurut perasaan
Pilih pasangan hendak fikirkan
Baik buruk harap bedakan

Lhoo kok syair masuk dalam jenis-jenis puisi lama. Yaaa… karena syair dipandang memiliki persamaan dengan puisi, sehingga pada kategorisasi jenis puisi lama, syair masuk dalam kategori. Namun, anda harus paham mengenai perbedaan puisi dengan syair.

Gurindam

Gurindam, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, diartikan sebagai ragam sastra Indonesia (lama) yang berisi dua baris yang mengandung petuah atau nasihat. Umumnya baris pertama berisikan semacam soal, masalah atau perjanjian. Sedangkan baris kedua berisikan jawaban atau akibat dari masalah pada baris pertama.

Contoh Gurindam

Baik-baik memilih kawan
Salah-salah bisa menjadi lawan

Bidal

Bidal merupakan jenis peribahasa yang memiliki arti lugas, memiliki rima dan irama, sehingga sering digolongkan ke dalam bentuk puisi. Dalam kesusastraan Melayu, bidal yang mengandung kiasan, sindirin atau pengertian tertentu. Bidal termasuk salah satu jenis sastra yang tertua. Secara teoritis, makna bidal seringkali disamakan dengan pepatah atau
ungkapan. Dalam kehidupan sehari-hari, bidal mempunyai fungsi sebagai berikut.

􀂄 Sebagai media komunikasi.
􀂄 Sebagai media pengajaran dan pendidikan.
􀂄 Sebagai media untuk mengkritik.
􀂄 Sebagai media untuk mengontrol dalam masyarakat.
􀂄 Sebagai media untuk menunjukkan kebijaksanaan.
􀂄 Sebagai media untuk melihat dan mengukur status seseorang.

Contoh Bidal

Bagai kerakap di atas batu, hidup segan mati tak mau.
Ada ubi ada talas, ada budi ada balas.
Tulus tangan dilakukan, lulus kata dilangkahkan.

Talibun

Talibun merupakan bentuk puisi lama, hampir sama dengan pantun karena terdapat sampiran dan isi, dalam kesusastraan Indonesia yang memiliki jumlah baris lebih dari 4 (mulai 6-20 baris) dan memiliki persamaan bunyi pada akhir baris. Secara umum talibun memiliki karakteristik sebagai berikut.

􀂄 Merupakan sejenis puisi bebas.
􀂄 Terdapat beberapa baris dalam rangkap untuk menjelaskan pemerian.
􀂄 Substansinya berdasarkan suatu perkara yang diceritakan secara rinci.
􀂄 Tiada pembayang, setiap rangkap dapat menjelaskan suatu keseluruhan cerita.
􀂄 Menggunakan puisi lain dalam pembentukannya.
􀂄 Gaya bahasa yang luas dan lugas.
􀂄 Berfungsi untuk menjelaskan suatu perkara.
􀂄 Bahan penting dalam pengkaryaan cerita pelipur lara.

Ada banyak tema yang digunakan dalam menciptakan talibun. Berikut ini adalah tema-tema yang sering digunakan. Berikut tema-tema yang ada dalam talibun.

􀂄 Menceritakan kebesaran suatu tempat.
􀂄 Menceritakan keajaiban suatu benda.
􀂄 Menceritakan kehebatan/kecantikan seseorang.
􀂄 Menceritakan perbuatan dan sikap manusia.

Contoh Talibun

Tengah malam sudah terlampau
Dinihari belum lagi tampak
Budak-budak dua kali juga
Orang muda pulang bertandang
Orang tua berkasih tidur
Embun jantan rintik-rintik
Berbunyi kuang jauh ke tengah
Sering lantang riang di rimba
Melenguh lembu di padang
Sambut menguat kerbau di kandang
Berkokok mendung merah mengigal
Fajar sidik menyingsing naik
Kicau-kicau bunyi murai
Taktibau melambung tinggi
Berkuku balam di hujung bendul
Terdengar puyuh panjang bunyi
Puntung sejengkal tunggal sejari
Itulah alamat hari nak siang
(Sumber: http://www. wikipedia.org.id)
 
❤ Tentang ☎ Hubungi Kami ✿ Daftar Isi ▲ Disclaimer ♛ Kebijakan Privasi
Back To Top