Showing posts with label Materi Kuliah Bahasa. Show all posts
Showing posts with label Materi Kuliah Bahasa. Show all posts

Monday

Pengertian Paragraf Argumentasi Lengkap dengan Jenis, Ciri dan Contohnya

Pengertian Paragraf Argumentasi  Lengkap dengan Jenis, Ciri dan Contohnya - Paragraf Argumentasi ialah jenis dari Paragraf yang sering kita temukan di kehidupan sehari - hari mulai dari di tajuk, soal esai, wawancara dan masih banyak lagi. Tetapi apakah kita tahu bagian manakah dari teks tersebut yang merupakan Paragraf Argumentasi, jangan - jangan kalian tidak tahu PENGERTIAN dari Paragraf Argumentasi Ini dan jika memang tidak tahu maka bersyukurlah kalian karena kali ini admin akan membahas tuntas dari Paragraf Argumentasi mulai dari pengertian, jenis, ciri dan juga contoh dari Paragraf Argumentasi ini.

Oke langsung saja kita bahas tentang si Paragraf Argumentasi agar kalian tahu lengkap keterangan mengenai si Paragraf Argumentasi ini. Yup langsung saja di simak keterangan di bawah ini yaitu :


Pengertian Paragraf Argumentasi


Jadi yang pertama kita bahas adalah pengertian dari Paragraf Argumentasi. Nah Paragraf Argumentasi adalah paragraf yang berisi tentang gagasan utama dari sebuah sumber seperti pendapat, ulasan, ide dan bahasan yang di buat oleh seorang yang menulisnya untuk membahas sebuah hal. Nah kalo tujuan dari Paragraf Argumentasi ini adalah untuk menyakinkan atau membuat para pembaca yang membacanya percaya kepada apa yang di tulis oleh orang tersebut untuk hal tersebut, sehingga tujuan dari penulis bisa tercapai, pada Paragraf Argumentasi ini juga harus terdapat fakta yang aktual yang berupa terori para ahli, hasil, reseach, contoh, data dan hal lainnya yang menyangkut tentang fakta.



Hal tersebut di gunakan untuk menguatkan saran dari yang di perlihatkan atau tampilkan pada Paragraf Argumentasi tersebut, Sehingga Paragraf Argumentasi yang di tulis bukan sekedar bualan atau hoax karena sudah terdapat fakta di dalamnya yang membuat orang yang membaca akan sepakat dengan apa yang ada di Paragraf Argumentasi tersebut.

Jenis Paragraf Argumentasi.


Berdasarkan pengertian dari Paragraf Argumentasi yang telah kalian baca di atas berikut ini adalah jenis dari paragraf argumentasi ada dua jenis berdasarkan pengembangan hal yang di bahas pada Paragraf Argumentasi tersebut yaitu : 

Paragraf Argumentasi dengan susunan akibat-sebab dan Paragraf Argumentasi dengan susunan sebab-akibat nah mari kita bahas tentang kedua jenis Paragraf Argumentasi tersebut.

Paragraf Argumentasi dari SUSUNAN AKIBAT-SEBAB


Jenis yang pertama dari Paragraf Argumentasi ini adalah AKIBAT SEBAB. Nah Jenis AKIBAT SEBAB adalah Paragraf Argumentasi yang pada teksnya itu di awalai dengan pendapat - pendapat yang merupakan sebuah akibat dari hal yang mereka bahas dari Paragraf Argumentasi tersebut dan yang menjadi bagian akhirnya adalah terdapat penjabaran dari penyebabnya suatu hal yang mereka bahas di paragraf tersebut bisa terjadi.


Paragraf Argumentasi dari SUSUNAN SEBAB- AKIBAT


Jenis yang kedua dari Paragraf Argumentasi ini adalah SEBAB AKIBAT. Jadi Jenis SEBAB AKIBAT adalah Paragraf Argumentasi yang di bagian awalnya itu besisikan pendapat yang sama dari sebuah masalah dan pada bagian akhir dari Paragraf Argumentasi tersebut akan di luruskan pada sebuah kesimpulan yang  berisikan tentang sebab - sebab terjadinya masalah tersebut mengapa dapat terjadi.


Ciri Paragraf Argumentasi


Berdasarkan jenis dari Paragraf Argumentasi yang telah kalian baca di atas berikut ini adalah ciri dari paragraf argumentasi yaitu :
  1. Ciri yang pertama dari Paragraf Argumentasi ini adalah Kontent yang terdapat pada Paragraf Argumentasi biasanya besisi tentang pandangan, keyakinan penulis atau bisa juga tentang pendapat dari sipenulis Paragraf Argumentasi ke terhadap hal yang dia bahas dalam Paragraf Argumentasinya.
  2. Mempunyai data yang fakta jadi bukan sekedar hoax atau kata - kata bualan mengenai suatu hal yang di tulis pada Paragraf Argumentasi teresebut. Itulah Ciri yang kedua dari Paragraf Argumentasi.
  3. Ciri yang ke tiga dari Paragraf Argumentasi ini adalah Menganalogikan dan juga mengalanisa suatu masalah yang di bahas pada Paragraf Argumentasi yang di tulis untuk mendapatkan penjabaran mengenai suatu hal tersebut. 
  4. Biasanya untuk bagian penutup dari sebuah Paragraf Argumentasi akan berisikan tentang kesimpulan dan bukan sebagai penegas dari topik yang di bahas pada Paragraf Argumentasi itu. Itulah Ciri yang terakhir dari Paragraf Argumentasi.

Contoh Paragraf Argumentasi


Berdasarkan ciri dari Paragraf Argumentasi yang telah kalian baca di atas berikut ini adalah contoh dari paragraf argumentasi yaitu :
  • Kota - kota besar di cina semakin lama - semakin memburuk udaranya. Banyak anak - anak yang terpapar penyakin paru - paru akibat terlalu banyak menghirup udara kotor tersebut apalagi setiap harinya anak - anak harus pergi ke luar rumah untuk bersekolah dan juga untuk kalangan orang tua banyak yang mengalami sesak nafas akibat pencemaran udara tersebut nah banyak orang yang mencoba bergai macam cara agar tidak terkena paparan udara kotor pada saat di luar rumah mulai dari menggunakan masker, pengendara motor yang menggunakan helm full face dan masih banyak lagi cara mereka agar terhindar dari asap dan juga udara kotor yang ada di kota mereka tersebut. Nah peneybab dari udara kotor yang ada di kota - kota besar di cina itu kebanyakan adalah dari asap pabrik, asap rokok, asap kendaraan, pembakaran sampah, pembakaran limbah dan lainnya. Alangkah bagusnya pembakaran tersebut di kurangi agar tidak terlalu mengganggu kesehatan contohnya pada saat penggunaan motor dan mobil lebih baik mereka berjalan kaki hitung - hitung juga olah raga, untuk yang merokok di kurangi intensitasnya agar tidak mengganggu kesehatan dan juga mengurangi polusi udara yang terjadi di kota - kota besar di cina sana, untuk sampah mereka sebenarnya bisa mengubur sampah agar tidak terjadi polusi udara dengan membakar sampah membuat polusi udara dan juga dapat menyebabkan kebakaran apabila api tidak di jaga hingga padam. Itulah yang bisa mereka lakukan untuk mengatasi pencemaran udara tersebut.

  • Mentri Susi mengenggelamkan kapal - kapal asing yang melakukan pencurian ikan di Peraian Indonesia. Banyak kapal besar dan juga yang kecil di tangkap lalu di tenggelamkan karena telah melakukan kegiatan ilegal fishing nah untuk itu sering di buat operasi penangkapan untuk mereka yang berani melakukan ilegal fishing ini. Karena itulah ikan di Indonesia kembali melimpah banyak nelayan yang mendapatkan hasil yang lebih banyak dari pada yang dulu karena kapal asing yang mencuri ikan mereka. Banyak nelayan yang bahagia karena ini dan juga banyak pujian dari luar negeri kepada Mentri kelautan Indonesia tersebut.

Demikianlah artikel yang membahas tentang Pengertian Paragraf Argumentasi  Lengkap dengan Jenis, Ciri dan Contohnya. Terimakasih atas kunjungannya,  Dan jika bacaan di atas telah membantu sobat jangan ragu untuk share ke media sosial atau bisa juga dengan memberikan saran juga komentar pada kolom komentar di bawah artikel. Sekian dan terima kasih.

Tuesday

Metode Penelitian Kualitatif dan Jenisnya

Metode Penelitian Kualitatif dan Jenisnya - Hai sobat kali ini kita akan membahas tentang metode penelitian kualitatif untuk bahan mengolah data skripsi kualitatif. Saat kita semester akhir kita akan menyusun skripsi dan di dalam penyusunan skripsi tersebut kita akan mendapati tugas untuk melakukan penelitian dan salah satu jenis yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode penelitian kualitatif itu adalah proses mencari dan mengumpulkan data yang digunakan untuk menyelesaikan masalah sosial yang didtesisasari untuk penelitian yang merangkum semua, dibentuk oleh kata - kata, dan juga di dapatkan dari situasi yang alamiah dari sumber penelitian tersebut itulah yang di sebut dengan penelitian kualitatif.


Nah untuk itu bisa di simpulkan bahwa penelitian ini merupakan kebalikan dari jenis penelitian kuantitatif yang menggunakan perhituan angka dan juga logika dalam melakukan proses penelitiannya. Maka dari itu bro kalo kamu mau menuliskan skripsi untuk tugas akhir kamu harus tahu dulu jenis dari skirpsimu itu, Nantinya menggunakan metode apa? Metode penelitian kuantitatif kah atau metode penelitian kualitatif itu harus kamu ketahui agar nantinya tidak salah dalam mengerjakan skripsi dan berakhir dengan di coretnya skripsi tersebut. Memanglah harus di kaji terlebih dahulu bro menggunakan metode yang mana biar gak salah antinya. 

Oke untuk menentukan metode yang mana nantinya yang akan kalian gunakan dalam penelitian untuk skripsi nantinya adalah tergantung pada objek yang di akan di gunakan pada penelitian kalian untuk bahan membuat skripsi. Nah umumnya di skripsi yang kualitatif itu mempunyai tujuan untuk mendapatkan informasi yang sangat mendalam, Menjawab pertanyaan singkat pun bisa jadi Mendapatkan suatu hal yang tersirat atau bisa di bilang hipotesa, dan hal yang lainnya.  Jadi kalo menyusun skripsi itu bro banyak di menggunakan jenis  penelitian kualitatif dengan biografi, penelitian kualitatif dengan fenomenologi, penelitian kualitatif yang jenis Grounded theory, penelitian kualitatif dengan etnografi dan juga penelitian kualitatif dengan studi kasus.

Jenis-jenis Penelitian Kualitatif


Memang banyak jenis - jenis dari metode penelitian kualitatif ini yang bisa di gunakan untuk bahan menulis Skripsi Kualitatif, Jadi sudah di terangkan di atas tetapi halnya sebatas judul yup langsung saja di bawah ini keterangan dari jenis - jenis penelitian kualitatif tersebut :

- Penelitian metode kualitatif dengan menggunakan biografi
Yang pertama adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan biografi, Jadi penelitian ini adalah Penggunaannya yang  menggunakan informasi yang sudah ada mengenai individu yang menggunakan pengalamannya yang di tuliskan lagi namun dengan menggunakan cara pengumpukan dokument - dokument yang ada kemudian bisa juga dengan menggunakan arsip - arsip tertentu yang memuat informasi mengenai individu tersebut.

- Penelitian metode kualitatif dengan menggunakan fenomenologi
Penelitian dengan fenomenologi ini adalah sebuah penelitian dengan isinya yang berusaha untuk mengungkapkan atau memperjelas suatu arti konsep ataupun juga sebuah fenomena mengenai pengalaman yang didasari oleh kesadaran pada individu yang ada di teliti tersebut. Itulah metode penelitian kualitaif yang jenis kedua yang bisa kalian gunakan nantinya untuk membuat skripsi dengan menggunakan metode penelitian kualitatif tersebut.

- Penelitian metode kualitatif dengan menggunakan Grounded Theory
Kemudian yang ketiga ada metode penelitian kualitaif yang jenis Grounded Theory. Nah kalo menggunakan Grounded Theory kalian harus tahu artinya jadi ini adalah penelitian dengan tujuannya agar dapat menghasilkan atau mendapatkan suatu teori yang berhubungan atau ada hubungannya dengan situasi yang tertentu, yang di situ kondisinya adalah si individu menjadi aktor atau orang yang melakukan dan berhubungan pada suau peristiwa dan juga mendapatkan respond dari orang lain yang terlibat di dalam proses tersebut.

- Penelitian metode kualitatif dengan menggunakan etnografi
Kalo si etnografi ini adalah penelitian yang menggunakan penafsiran dan juga uraian pada suatu sistem di kelompok sosial atau bisa juga ke budaya suatu kelompok yang akan di teliti menggunakan jenis metode ini nantinya. Itulah metode penelitian kualitaif ke tiga dari dengan menggunakan etnografi untuk membuat skripsi yang bisa kalian gunakan. 

- Penelitian metode kualitatif dengan menggunakan studi kasus
Untuk metode penelitian yang terakhir kita jumpai si Studi Kasus, yang artinya adalah menjelajahi sebuah masalah dengan batasan tertentu atau bisa di bilang mendalam, untuk melakukan penggalian informasi atau data yang sangat rinci dan mengambil juga menyertakan dari banyak sumber - sumber data tersebut. 


Metode Pengumpulan Data untuk Penelitian Kualitatif


Jika kamu menggunakan atau menyusun skripsi kualitatif, maka ada 4 metode untuk melakukan pengumpulan data yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan data - data tersebut dari seumbernya yaitu :

1. Wawancara
Untuk cara mendapatkan data - data yang bisa kalian gunakan untuk membuat skripsi yang pertama adalah dengan wawancara, kamu bisa mendatangkan atau datang sendiri ke pada suatu sumber yang akan di tanyai untuk mendapatkan data tertentu dan  sebelum kamu melakukannnya kamu harus menyusun pertanyaan terlebih dahulu agar tidak salah nantinya. Nah kalo kamu menggunakan wawancara untuk mendapatkan data - data tersebut maka kamu harus melakukan pembicaraan dan juga di record entah itu dari media audio visual atau audio saja, Dan dalam cara ini tidak boleh hanya menggunakan media visual saja karena ada adegan tanya jawab yang harus informasi atau data secara audio.

2. Obeservasi
Cara mendapatkan data dengan cara observasi adalah dengan melakukan pengamatan kepada sumber, objek, pelaku, tempat, peristiwa atau kejadian, kegiatan dan juga waktu yang bisa kalian dapatkan informasi dari situ Nah untuk itu kalian harus mencatat segala perbedaan fisik, tingkah, dan juga segala perubahan atau bisa juga balasan dari objek yang kalian gali informasinya. Itulah cara kedua yang bisa kalian gunakan untuk mendapatkan data - data untuk membuat skripsi jenis ini.

3. Dokumen
Nah untuk mengumpulkan data dari dokumen kalian harus mendapatkan dan menggunakan media berupda cindera mata, laporan, foto dan lainnya yang bisa di gunakan atau bisa di bilang sebagai arsip dokument yang akan di gunakan menjadi bahan membuat skripsi dengan metode penelitian kualitatif nantinya.

4. Focus Group Discussion
Nah metode pengumpulan data yang terakhir ini adalah Focus Group Discussion yang berarti adalah tehnik untuk mengumpulkan data yang sering atau bisa di bilang hal yang sangat umum di gunakan untuk membuat skripsi yang di buat dengan menggunakan metode penelitian kualitatif ini. Nah tujuannya adalah untuk mendapatkan makna dari sbuah judul atau tema berdasarkan pengetahuan dari sebuah sumber yang di gunakan seperti kelompok.

Nah itulah sekiranya mengenai : Metode Penelitian Kualitatif dan Jenisnya. Thanks bro atas kunjungannya,  Dan jika bacaan di atas telah membantu sobat jangan ragu untuk share ke media sosial atau bisa juga dengan memberikan saran juga komentar pada kolom komentar di bawah artikel. Sekian dari artikel ini dan terima kasih atas waktunya.

Cara Menulis Daftar Pustaka Yang Baik dan Benar Sesuai Kaidah Yang Berlaku

Cara menulis daftar pustaka yang baik dan benar sesuai kaidah yang berlaku - Menulis daftar pustaka itu lumayan susah karena banyak hal yang harus kamu perhatikan pada saat menulisnya, Tapi bisa jadi mudah jika kamu sudah tahu. Nah sebelum kita menulis daftar pustaka ini sobat harus tahu dulu artinya, jadi daftar pustaka itu adalah sebuah tulisan yang tersusun pada akhir dari sebuah karya ilmiah yang biasanya di isikan dengan nama penulis, judul dari tulisan atau karya ilmiah, sumber atau penerbit, identitas dari penerbit atau penulis dan juga yang terakhir adalah tahun terbitnya sumber yang di gunakan untuk bahan menulis karya ilmiah tersebut.

Tapi tidak hanya di karya ilmiah ya bro, di Buku, artikel dan lainnya juga ada tergantung dari seberapa pentingnya tulisan tersebut untuk mencantumkan fakta agar di akui para pembaca sebagai fakta. Penulisan untuk daftar pustaka juga mempunyai cara  penulisan yang baku namun tidak mengikat juga pada kata - katanya, karena pada setiap sumber yang ada yang di pakai adalah beragam. Jadi untuk menulis daftar pustaka ada beberapa peraturan seperti berikut ini :


  1. Peraturan pertama untuk menulis daftar pustaka Dengan Abjadnya untuk menyusun sebuah daftar pustaka layaknya menyusun pada absen atau namanama orang yaitu dengan menyesuaikan pada abjad yang ada. Di atur dari atas ke bawah dengan awal a dan di akhiri dengan abjad z.
  2. Aturan nomor dua untuk menyusun daftar pustaka ini adalah pada menyusun Angka terlebih dulu kemudian abjad. Itulah Peraturan kedua untuk cara menulis daftar pustaka.
  3. Nah peraturan yang ke tiga untuk menulis daftar pustaka ini adalah dengan penggunaan jarak pada sumber yang berbeda biasanya akan menggunakan spasi biasa untuk memisahkannya.

Cara Menulis Daftar Pustaka Yang Baik dan Benar Sesuai Kaidah Yang Berlaku



Selain dari peraturan pada penulisan daftar pustaka ini juga mempunyai tujuan, Jadi pada tujuan untuk menulis daftar pustaka ini adalah :


  1. Bertujuan sebagai ciri dari karya ilmiah atau skripsi yang kalian buat tersebut, karena dengan begitu orang dapat membedakannya mulai dari sumber yang tertulis di daftar pustaka.
  2. Untuk menjadi rujukan atau sumber yang bisa di ambil untuk ilmu pengetahuan atau karya ilmiah lainnya yang ingin menggunakan beberapa informasi dari karya ilmiah kalian.
  3. Agar si penulis tidak merasa karya ciptaannya telah di curi, karena pada saat kalian menuliskan sumber dari informasi yang kalian berikan maka di situ akan di tulis nama dari si penulis informasi yang kalian cantumkan dalam karya ilmiah itulah gunanya daftar pustaka. Jika kalian tidak menulis daftar pustaka maka si penulis informasi yang kalian gunakan informasinya akan merasa tidak senang karena tidak mencantumkan namanya pada sumber.
  4. Untuk mempermudah informasi mengenai Kota atau tempat dari informasi yang kalian gunakan di karya ilmiah tersebut di terbitkan.
  5. Membantu orang agar mengetahui referensi yang dapat mereka cari contohnya pada daftar pustaka kalian tersebut.

Untuk urutan pada saat menulis daftar pustaka juga haruslah kalian ketahui agar tidak salah nantinya saat membuat daftar pustaka, nah berikut ini adalah susunannya untuk menulis daftar pustaka yang benar :

- Pertama adalah > nama si penulis.
Untuk penulisan pada nama kita harus menulisnya dengan benar seperti di awali dengan huruf besar dan juga adalah Pada penulisan di daftar pustaka nama tidak perlu di tulis gelarnya dari si penulis. Jika si penulis mempunyai marga maka marga di tuliskan paling depan dari namanya. Untuk yang tidak bermarga maka namanya akan terbalik pada penulisannya nama akhir dulu kemudian di lanjutkan dengan nama awal.

- Kemudian > Tahun dari sumber di terbitkan.
Masukkan tahun buku atau sumber di terbitkan.

- Selanjutnya > Judul dari sumber informasi.
Pada penulisan di daftar pustaka ini untuk bagian judul kalian harus menulisnya dengan format font italic atau bercetak miring pada setiap kata yang terdapat di judul dari buku atau sumber yang kalian gunakan untuk informasi di skripsi tersebut.

- Setelah itu > Tempat informasi tersebut di terbitkan.
Masukkan tentang terbitnya buku atau sumber yang kalian gunakan. Jangan lupa di setiap penulisan ini kita harus menggunakan jarak dan jarak pada penulisan daftar pustaka ini adalah sebanyak sua spasi.

- Dan terakhir > Nama penerbit informasi tersebut.
Nah yang terakhir adalah dari nama penerbit silahkan di tuliskan. Jangan lupa untuk penulisan daftar pustaka ini setiap jenis formatnya berbeda contoh dari penulisan daftar pustaka untuk sumber internet dan penulisan daftar pustaka untuk sumber buku dan juga lainnya itu saling berbeda jadi jangan sampai kalian terkecoh dalam penulisan daftar pustaka ini ya bro. Jangan main - main juga bro tentang penulisan daftar pustaka ii sebab sudah di tetapkan atau sudah di buat undang - undang dari pemerintah yang mengaturnya tetang penulisannya.

Nah setelah kalian mengetahui aturan dalam menulis daftar pustaka ini admin akan memberikan beberapa contoh dari penulisan daftar pustaka ini, Nah berikut ini bisa kalian lihat contoh - contoh dari daftar pustaka :

1. Contoh menulis daftar pustaka dengan sumber buku
Pertama (nama pengarang seperti di tulis di atas jika ber marga maka bagian marga di depan dan jika tidak bermarga susunana pertama nama akhir kemudian nama awal contoh: Abu Rizal maka akan menjadi Rizal, Abu). {dua spasi} Kemudian tuliskan tahun dari sumber di terbitkannya. {dua spasi} Judul dari Buku atau sumber. {dua spasi} Tempat terbitnya buku atau sumber: {dua spasi} Nama Penerbit.

Contoh hasilnya untuk penulisan satu  : 
- Rizal, Abu.  2009.  Pedoman Menjaga Kesehatan Jantung. Jakarta:  Wiki Media.
- Joko, Roma.  2003.  Keterampian Menghasilkan Uang. Bandung:  Karir Media.
- Udin, Badas.  2006.  Cara Menjaga Hubungan Pertemanan. Jakarta:  Sunda Media.

2. Contoh menulis daftar pustaka dengan sumber Majalah
- Budiharto, Widodo. 2004. Beralih ke Oracle 10g. Jakarta: Majalah Bisnis Komputer, No. 6 Thn. 04. (20 Juni-20 Juli 2004)

3. Contoh menulis daftar pustaka dengan sumber Buletin
- Herman, Donal. 1996. Developments Bla bla bal. Fly Bulletin of bla bla bla. Vol. 45:315-317.

4. Contoh menulis daftar pustaka dengan sumber Jurnal
- Cahaya dan Warna. 1989. Pemilihayang benar. Jakarta: Jurnal Bla bla bla. Vol. 16,No. 3:47-48.

5. Contoh menulis daftar pustaka dengan sumber Koran
- Jono, Logi. 2002. Wireless RT RW DK dengan Wajan Canggih, DKF. Jakarta:MI. (22 Maret 2004)

Nah itulah sekiranya mengenai cara menulis daftar pustaka. Thanks bro atas kunjungannya,  Dan jika bacaan di atas telah membantu sobat jangan ragu untuk share ke media sosial atau bisa juga dengan memberikan saran juga komentar pada kolom komentar di bawah artikel. Sekian dari artikel ini dan terima kasih atas waktunya.

Baca juga: Mudahnya Cara Menulis Footnote atau Catatan Kaki dalam Karya Tulis

Saturday

Mudahnya cara menulis footnote atau catatan kaki dalam karya tulis

Hai sobat kali ini kita akan membahas tentang "Mudahnya cara menulis footnote atau catatan kaki dalam karya tulis". Jadi guys Footnote itu adalah sebuah catatan yang berada pada bagian bawah halaman yang berisikan sebuah catatan tentang sumber dari pernyataan, pendapat, ikhtisar atau kutipan. Jadi footnote ini di gunakan pada sebuah karya tulis ilmiah dan juga non ilmiah inilah juga yang menjadi faktor penting pada penyusunan karya tulis tersebut. Khususnya untuk membuat skripsi, tesis, makalah dan lainnya yang memuat sumber yang fakta atau bisa di buktikan. Nah hal tersebut penting agar sumber yang di perlihatkan pada footnote tersebut tidak mengada - ada dan artikel kredibel. Jadi berikut ini akan admin berikan beberapa peraturan dalam cara menulis footnote ini yaitu :


Peraturan dalam penulisan Footnote atau catatan kaki


Sebelum sobat membuat sebuah makalah, skripsi dan lainnya yang ingin menggunakan Footnote atau catatan kaki, kalian harus mengetahui dulu beberapa peraturan untuk menggunakannya, jadi ada beberapa peraturan yang harus kalian tahu :
  1. Peraturan pertama Ukuran dari Footnote atau catatan kaki ini harus lebih kecil dari tulisan biasa, untuk Nomor Footnote atau catatan kaki letaknya kalian bisa menaruhnya agak di atas pada barisan kata - kata biasa tetapi tidak terlalu tinggi ya. 
  2. Nomor agak jauh dari margin kira - kira 7 karakter dan bisa di bilang seperti permulaan pada sebuah aliea yang baru. Dan jika terjadi sebuah Footnote atau catatan kaki yang mempunyai banyak kata hingga melebihi 2 baris atau lebih lagi, maka baris selanjutnya (yang di bawah garis 1) akan di mulai di tepi garis biasanya atau juga awal pada garis margin. Itulah peraturan kedua yang harus kalian ketahui.
  3. Untuk peraturan yang ketiga pada Penulisan Footnote atau catatan kaki Untuk nama orang pada bagian Pangkat, gelar dan lainnya yang tidak di masukkan kedalam. Untuk nama bisa berurutan pada abjad nama asli mereka.
  4. Untuk Footnote atau catatan kaki ini menuliskan sebuah judul buku harus menggunakan garis bawah jika menggunakan mesin ketik dan jika komputer harus dengan cetak miring. Itulah perturan ke empat yang harus kalian lakukan.
  5. Pada peraturan ke lima di tuliskan seperti ini Jika sebuah sebuah sumber seperti surat kabar atau majalah mempunyai lebih dari 2 atau 3 pengarang maka tuliskan semua nama mereka agar tidak terjadi kesalahan.
  6. Jika kalian memasukan data dari sebuah website atau halaman internet maka haruslah memperlihatkan nama author atau penulis dan website tersebut. Kemudian judul artikel atau dokument di lanjutkan dengan nama website, kemudian alamat website tersebut dan juga tanggal dari halaman tersebut di publishkan atau jika tidak ada maka tanggal kapa kalian mengaksesnya.
  7. Untuk pengarang selain dari surat kabar atau majalah hanya menuliskan nama pertama dari pengarangny dan di belakagnya kalian bisa letakkan etal atau dkk.

 Contoh penulisan Footnote atau catatan kaki


Nah agar kalian tidak keliru dalam menuliskan Footnote atau catatan kaki ini, admin sudah membuat beberapa contoh yang bisa kalian gunakan sebagai jiplakan atau hal yang dapat membantu kalian.


1. Jika kalian menulis Footnote atau catatan kaki dengan jumlah pengarang 2 orang.


1 -Nama Pengarang (1) dan Nama Pengarang(2), 2 -Judul Dari Buku (3 -Kota Penerbit Buku: 4 -Nama Penerbit Buku, 5 -Tahun untuk Penerbitan Buku), 6 -halaman. 7 -Nomor Malaman.

Menjadi

Udin dan Nganga, Cara Menjadi Penulis (Jakarta : Indah Bernada, 1992), hlm.  50-55.
( Dan juga harus bercetak miring jika menggunakan komputer dan garis bawah jika mesin ketik ).

2. Jika kalian menulis Footnote atau catatan kaki dengan jumlah pengarang 1 orang.


1 -Nama Pengarang, 2 -Judul Dari Buku (3 -Kota Penerbit Buku: 4 -Nama Penerbit Buku, 5 -Tahun untuk Penerbitan Buku), 6 -halaman. 7 -Nomor Malaman.

Menjadi

Udin, Cara Menjadi Penulis (Jakarta : Indah Bernada, 1992), hlm.  50-55.
( Dan juga harus bercetak miring jika menggunakan komputer dan garis bawah jika mesin ketik ).

3. Untuk menulis Footnote atau catatan kaki dari Buku Terjemahan

1 -Nama Pengarang, 2 -Judul Buku, 3 -Terj. 4 -Nama Penerjemah ( 5 -Kota Penerbit: 6 -Nama Penerbit,7 - Tahun, 8 -Penerbitan), 9 -hlm. 10 -Nomer halaman.

Udin, Berjaya dalam mimpi, Terj. Nganga Sukidi ( Jakarta : Pustaka Hidayat, 1993), hlm. 22.
( Dan juga harus bercetak miring jika menggunakan komputer dan garis bawah jika mesin ketik ).
Bukan itu saja Bro jadi untuk menulis Footnote atau catatan kaki kalian juga harus mengetahui tetnagn Singkatan yang sering di gunakan dalam menuslaknnya. Jadi menulis Footnote atau catatan kaki mempunyai beberapa singkatan yang harus kalian pahami sebelum kalian membuatnya ada beberapa singakt yang sering muncul dan harus kalian pahami Berikut ini adalah singkatannya :
  1. Pertama ada “loc.cit” adalah singkatan dari kata yaitu loco citato dalam penulisan Footnote atau catatan kaki ini. Yup untuk Loc. Cit ini adalah singkatan yang di gunakan untuk memberitahukan pada pembaca bahwa si penulis memberitahukan bahwa di Footnote atau catatan kaki ia menggunakan informasi dari halaman yang sama dan juga dari sumber informasu yang sama.
  2. Kedua kita menemui “OP.CIT” adalah singkatan dari kata yaitu opere citato yang yang mempuyai arti dalam Footnote atau catatan kaki memberikan informasi ke pada para pembaca bahwa informasi yang di sampaikan di atas adalah informasi yang di muat dari sumber 1 yang di selingi oleh sumber 2 atau sumber yang berbeda.
  3. Pada nomor tiga kita menjumpai singkatan ”Ibid” yang adalah kepanjangan dari kata ibidem. Mempunyai maksudnya pada Footnote atau catatan kaki tersebut agar para pembaca mengetahui bahwa iformasi yang di muat dari sumber yang sama dan belum di selingin oleh kutipan yang lainnya.

Yup begitulah cara - cara yang bisa admin sampaikan dalam menulis Footnote atau catatan kaki adapun yang belum kalian ketahui tentang hal tersebut bisa klain tanyakan pada admin melalui kolom komentar atau juga bisa berdiskusi dengan orang yang ahli di bidangnya agar nantinya skripsi atau makalah kalian tidak mendapatkan nilai yang rendah atau bahkan tidak di terima oleh dosen sebab kesalah kecil pada penulisan Footnote atau catatan kaki ini, karena sering seklai di temukan kesalahan pada penulisannya.

Baca juga : Cara mereview jurnal yang baik dan benar sesuai kaidah yang barlaku



Nah itulah sekiranya mengenai "Mudahnya cara menulis footnote atau catatan kaki dalam karya tulis". Thanks bro atas kunjungannya,  Dan Jika Bacaan di atas telah membantu sobat jangan ragu untuk share ke media sosial atau bisa juga dengan memberikan saran juga komentar pada kolom komentar di bawah artikel. Sekian dari artikel ini dan terima kasih atas waktunya.

Thursday

Cara mereview jurnal yang baik dan benar sesuai kaidah yang berlaku

Cara mereview jurnal yang baik dan benar sesuai kaidah yang berlaku - Hai sobat kali ini kita akan membahas tentang : Cara mereview Jurnal . Review merupakan hal yang mudah untuk benda yang mempunyai fisik secara langsung dan lebih baik lagi untuk menuliskan hasilnya tanpa ada opini di dalamnya agar tidak menyesatkan orang yang membaca review kalian.

Kalian juga bisa mempermudah melakukan review itu loh sob caranya berikut ini :

1.    Kalian pilih yang sedikit Jumlah halaman

Hal yang pertama kalian dapat lakukan untuk mempermudah melakukan review jurnal adalah dengan memilih dulu sebelum melakukan review jurnal yaitu, kalian bisa memilih jurnal yang hanya mempunyai sedikit jumlah halamannya karena dengan begitu otomatis kalian bisa pasang kalimat yang padat berisi tetapi singkat dengan begitu kalian bisa menghemat waktu dan juga bisa memperindah lagi review dengan jumlah waktu yang lebih cepat di bandingkan dengan melakukan review pada jurnal dengan jumlah halaman yang banyak.

2.    Kalian Pilih Jurnal yang ringan dengan banyak nilai positif

Pilih jurnal yang banyak nilai positifnya agar penilai (dosen) lebih condong ke nilai yang bagus karena mendengar kelebihannya saja maka dengan begitu kalian bisa menambah sedikit opini di review tetapi jangan sampai ketahuan *kalau bisa sih. Nah itulah Hal yang kedua agar kalian dapat lakukan untuk mempermudah melakukan review jurnal nantinya.

3.    Pilih Jurnal yang sering di review

Nah trik yang ketiga agar lebih mudah lagi untuk melakukan review pada jurnal adalah dengan Pilih Jurnal yang sering di review Karena kalian bisa melakukan copypaste kemudian di tulis ulang atau rewrite dengan begitu hemat waktu dan juga tidak perlu membaca jurnal yang cukup banyak itu.

Untuk contoh jurnalnya bisa kalian download di: Kumpulan 21 Jurnal Manajemen Pemasaran Siap Download Terbaru


Itulah 3 cara untuk mempermudah melakukan review jurnal.

Cara mereview jurnal yang baik dan benar sesuai kaidah yang berlaku


Nah kalo Melakukan review pada Jurnal merupakan tugas untuk kalangan mahasiswa yang lumayan susah karena banyak langkahnya jadi tidak sama dengan review benda ya. Tetapi ternyata mudah untuk mereview jurnal ini loh sob tapi jika kalian bisa teliti dalam melakukan review tersebut dan melakukan langkah-langkah berikut ini untuk mereview jurnal tersebut. Oke langsung saja cek i dot sob, berikut ini langkah untuk mereview tersebut :

1.    Melakukan review pada jumlah halaman

Langkah yang pertama untuk melakukan review jurnal adalah dengan Melakukan review pada jumlah halaman dimana kalian harus menerangkan tetang jumlah halaman pada jurnal yang kalian review tersebut. Terangkang sebanyak mungkin termasuk jenis kertas pada jurnal tersebut agar bisa di nilai bahwa kamu teliti di lihat dosen.

2.    Membaca hal - hal penting pada jurnal tersebut

Cari bahan yang bisa kamu paparkan pada review dengan singkat dan padat atau bisa di bilang dengan membaca hal - hal penting pada jurnal dengan begitu kamu dapat menghemat waktu ketimbang kamu membaca keseluruhan jurnal dengan memakan waktu lama. Dan catat juga point - point penting tersebut agar tidak lupa saat melakukan penulisan review nantinya. Itulah langkah yang kedua untuk melakukan review pada jurnal.

3.    Penulisan review bagian : Membuat pembuka

Kalian bisa menulikan tentang pembuka seperti biasa ucapan puji syukur, terima kasih pada pihak yang telah membantu dan juga bisa menuliskan beberapa hambatan tetapi kalian bisa melewatinya dengan bantuan pihak - pihar yang membantu. Contohnya pembukannya seperti ini :

Puji dan syukur kami ucapkan kehadirat Tuhan YME yang telah memberikan kami waktu dan tempat untuk menyelesaikan rewiew kami mengenai Jurnal ini. Juga kami ucapkan terima kasih pada pihak - pihak yang telah membantu kami (sebutkan orang yang telah membantu review jurnal kalian)
(kalian bisa mengurangi penggunaan kata atau mengembangkannya sesuai dengan kemampuan kalian)

4.    Buat daftar isi

Buat daftar isi pada review jurnal kalian tersebut dengan begitu akan memudahkan pembaca.

5.    Penulisan review bagian : Membuat Judul

Isi dengan judul yang ada pada Jurnal kalian tersebut jangan di buat opini karena judul tidaklah hal yang dapat di ubah karena akan menyesatkan jika judul berbeda. Itulah Langkah yang keempat untuk melakukan review jurnal.

6.    Penulisan review bagian : Membuat keterangan jurnal

Langkah yang kelima untuk melakukan review jurnal adalah dengan Membuat keterangan jurnal Tuliskan keterangan jurnal dengan Gaya Penulisan, Nama Penulis, Alamat Email, Penerbit dan tahun terbit Jurnal. Sesuai dengan yang ada pada jurnal yang kalian baca tadi terangkan secara rinci jangan ada yang di singkan untuk segala penggunaan kata - katanya. Agar memperlihakan ketelitian kalian terhadap review jurnal tersebut dengan begitu dosen akan menilai bagus kalian.

7.    Memperkenalkan tentang si Jurnal atau Introduction Jurnal

Perkenalkan si Junal dengan menuliskan ini banyak di baca atau betapa terkenalnya jurnal ini dengan begitu kalian akan mendapat nilai plus. Kenal kan juga si penulis bacakan tentang prestasi si penulis jurnal jkia ada tulis juga tentang Tempat pembuat jurnal tersebut dengan kalimat yang menampilkan betapa baguskan Jurnal tersebut untuk kalian lakukan review.

8.    Metodelogi yang digunakan pada jurnal

Tuliskan secara rinci mengenai Metodelogi yang digunakan pada jurnal.

9.    Sumber Jurnal

Tulikan mengenai sumber jurnal itu kalian dapat dari mana dan bagaimana cara kalian untuk mendapatkan jurnal tersebut.

10.    Isi dari review kamu

Nah disini kalian bisa menulis secara singkat dan padat apa saja yang ada pada jurnal tersebut seperti informasi dan juga tata cara yang di dapat dari jurnal setelah kalian membaca jurnal tersebut pada langkah yang kedua. Karena itu saya menuliskan pada point kedua untuk “Membaca hal - hal penting pada jurnal tersebut ” agar cepat dalam pengerjaan isi dari review kamu mengenai jurnal tersebut.

11.    Kesimpulan

Tulisakan apa saja yang kamu dapat dari jurnal tersebut, ambil sebanyak mungkin hal yang posifitnya dan paparkan sedikit tentang kekurangan jurnal tersebut agar tidak menjatuhkan si penulis jurnalnya. Dengan begitu kamu akan di nilai bagus oleh si Dosen.

12.    Penulisan review bagian : Membuat Penutup

Buatlah penutup yang bagus dengan kata - kata yang dapat menyentuh hati si pendengar atau si pembaca review kamu tersebut.
Contoh :

Terima kasih telah mendengar atau membaca (sesuaikan dengan kondisi) Review jurnal yang telah kami paparkan ini. Untuk saran dan komentar silahkan -Kalau ada sesi tanya jawab- Oke itu saja yang dapat kami sampaikan, Sekian review kami mengenai Jurnal ini. (kalian bisa mengurangi penggunaan kata atau mengembangkannya sesuai dengan kemampuan kalian)

Nah itulah artikel tentang : Cara mereview Jurnal, Jika sobat merasa terbantu dengan artikel tersebut Silahkan bagikannya dengan copy link artikel ini lalu posting di sosial media, dan untuk partisipasi sobat silahkan berikan komentar atau pun pertanyaan mengenai artikel di atas yang telah sobat baca ini di kolom komentar yang tersedia di bawah ini terima kasih telah berkunjung di blog ini.

Untuk jurnal terbaru lainnya bisa dilihat di Download Kumpulan Jurnal Manajemen Pemasaran Keluaran Terbaru 2017

 
❤ Tentang ☎ Hubungi Kami ✿ Daftar Isi ▲ Disclaimer ♛ Kebijakan Privasi
Back To Top