Breast Cancer atau biasa dikenal
kanker payudara adalah sebuah penyakit yang mulai banyak diperbincangkan oleh para pakar medis, masyarakat, dan pemerintah. Penyakit ini merupakan penyakit dalam deretan atas menimpa masyarakat Indonesia.
Survei salah satu badan kesehatan di Jakarta menyebutkan, setidaknya rata-rata ada 5-10 korban setiap harinya di tahun 2015 yang meninggal karena
penyakit kanker payudara. Hal ini tentunya patut menjadi bahan PR bagi seluruh elemen masyarakat Indonesia untuk berpola hidup sehat. Pemerintah selalu mensosialisasikan tentang penyakit ini melalui berbagai penyuluhan-penyuluhan, baik tingkat kampung sampai LSM pun turut serta di dalamnya.
Penyebab Kanker Payudara
Penyebab Kanker Payudara dari Faktor Genetik
Terdapat 8 faktor penyebab kanker payudara bila dilihat dari faktor genetik. Memang beberap diantaranya tidak dapat dicegah namun kita harus tetap mewaspadainya.
Kanker payudara yang disebabkan oleh jenis kelamin
Hal ini tentu tidak dapat dipungkiri jika wanita cenderung beresiko terkena kanker payudara dibandingkan dengan pria.
Kanker payudara dikarenakan usia senja
Seiring dengan bertambahnya usia, kanker payudara dapat dialami oleh siapa saja, namun terdapat penelitan bahwa 8 dari 10 wanita yang memiliki usia diatas 50
tahun akan mudah terserang kanker payudara dan kebanyakan adalah mereka
yang sudah mengalami menopause.
Kanker payudara yang timbul berdasarakan riwayat keluarga
Apabila didalam keluarga terdapat anggota keluarga yang menderita kanker payudara, maka resiko terkena kanker payudara akan semakin tinggi. Memang beberapa kasus kanker payudara tidak akan
mengalami herediter atau diturunkan dalam keluarga, namun gen tertentulah yang
dapat meningkatkan resiko terkena kanker payudara.
Kanker payudara dikarenakan oleh ras
Jika dilihat dari sisi ini mungkin masyarakat Indonesia memiliki resiko kecil terkena kanker payudara. Sebuah penelitian dari National Breast Cancer wanita “bule” akan lebih beresiko terkena kanker payudara dibandingkan dengan ras-ras lainnya.
Kanker payudara dari riwayat kesehatan pribadi
Apabila anda telah didiagnosis menalami kanker payudara pada salah satu bagian dada anda, maka resiko bagian dada yang lain terkena kanker payudara akan semakin tinggi dan apabila sebelumnya telah terdeteksi sel-sel abnormal, maka resiko terkena kanker payudara akan semakin tinggi.
Kanker payudara yang diakibatkan karena masa menstruasi atau reproduksi
Apabila wanita telah mengalami menstruasi sebelum umur 12 tahun dan terlambat pada fase manopause; yaitu lebih dari 55 tahun maka resika terkena kanker payudara akan semakin besar. Salah satu penyebab lain adalah melahirkan pada usia yang cukup tua dan atau tidak memiliki anak.
Apa gejala kanker payudara yang perlu diwaspadai?, tentunya hal ini merupakan persoalan yang penting, mengingat kanker jenis ini lebih banyak memakan korban pada kaum hawa, walaupun tidak menutup kemungkinan kaum adam juga, namun prosentase untuk itu sedikit. Bagi anda kaum hawa, deteksi dengan baik gejala-gejala berikut ini.
1. Munculnya benjolan permanen dan terasa keras apabila disentuh
Munculnya benjolan ini berada di sekitar payudara, atau disekitar ketiak. Apabila tiba-tiba muncul benjolan seperti ini cobalah rasakan, apakah keras atau lunak, apabila anda merasa tidak yakin, coba tanyakan kepada suami anda, apakah benjolan tersebut sudah lama muncul atau baru saja. Hal ini bukan persoalan sepele, karena biasanya suami anda terkadang mengamati perubahan yang ada pada anda. apabila masih belum yakin, berkonsultasilah kepada dokter agar lebih jelas apakah benjolan tersebut merupakan gejala kanker payudara atau benjolan biasa.
2. Berubahnya ukuran payudara
Hal ini dianggap penting, karena disaat bentuk payudara mengalami perubahan yang mencolok, baik kiri atau kanan, bisa jadi merupakan salah satu gejala kanker payudara.
3. Keluarnya cairan dari payudara
Ini merupakan gejala yang mungkin mudah dideteksi, cairan yang keluar dari payudara disini biasanya adalah cairan darah. Keluarnya darah tersebut pun tanpa disadari oleh si calon penderita. Pada dasarnya darah dari payudara keluar, bisa jadi karena proses menyusui dengan kondisi asi kering, dan gejala kanker payudara ini.
4. Terasa tarikan pada payudara
Hal ini dipicu karena adanya benjolan atau inang yang sudah ada dalam payudara. Anda mungkin dapat merasakan tarikan itu secara hebat, karena fase ini biasanya fase awal, seperti benjolan yang sebelumnya kami ceritakan. Segera lakukan pemeriksaan untuk memastikan hal ini.
Berikut Pendeteksian kanker payudara atau breast cancer yang mempergunakan biopsi
|
| Pendeteksian Breast Cancer dengan Biopsi |
Hal di atas kami paparkan agar anda-anda paham dan mengerti soal penyakit ganas ini, mengingat kesadaran akan penyakit ini dikalangan masyarakat, khususnya wanita-wanita masih sangat kurang. Kanker payudara dikenal ditakuti karena bisa menyebabkan hilangnya payudara, atau bahkan kematian. Menurut Dr. Ronald, beban psikis pasien penyakit kanker payudara akan lebih berat bila masih muda. Tingkat depresinya akan berbeda dengan orang tua mengingat mereka masih begitu produktif.
Seperti yang diketahui, pengobatan penyakit kanker payudara ini memang cukup menguras kantong. Wujud cara mengobati kanker payudara ini pada dasarnya bisa berupa pembedahan, operasi, penyinaran, kemoterapi, terapi hormon dan semacamnya. Sehingga bagi anda, rajinlah meluangkan waktu untuk memeriksa payudara dengan teknik SADARI. Gerakan SADARI ini dapat anda lakukan ketika anda di depan cermin selama 10 menit. Tindakan ini sangatlah penting karena 85% benjolan ditemukan oleh penderita itu sendiri.
Penanggulangan Penyakit Kanker Payudara
SADARI adalah sebuah teknik mengenali diri anda dari penyakit yang berkaitan dengan payudara. Yakni melakukan perabaan dengan teknik jarum jam. yaitu meraba dengan memijat seperti arah jarum jam pada bagian payudara. Pertama pada arah jam 12. kemudian jam 3, 6, 9 dan 12 kembali. Setelah anda melakukan tahap pertama, tahap kedua yakni dengan teknik irisan pola juring, dengan meraba payudara dengan gerakan melingkar dari bagian luar ke bagian dalam yang kemudian ditutup dengan mengusapkan payudara naik turun
Demikian Informasi yang dapat kami sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga informasi sederhana ini dapat menambah khasanah dan wawasan anda mengenai penyakit kanker.payudara. Semoga bermanfaat. Salam
Ilmu Bahasa
Published:
2016-03-15T05:19:00+07:00
Title: Kanker Payudara?, Sadari Sebelum Terlambat
Rating:
3 On
1047 pembaca.