Tuesday

Pengertian dan Ciri-ciri Karya Tulis Ilmiah



Pengertian Karya Tulis Ilmiah

Jurnal Ilmiah - Mengapa banyak guru yang kesulitan membuat sebuah karya tulis ilmiah ?, Hal ini dikarenakan belum banyak guru yang memahami dan mengenal cara membuat karya tulis ilmiah. Hal ini didasarkan pada kemauan dan rasa ingin memahami sebuah karya ilmiah itu seperti apa yang kurang pada kebanyakan guru. Oleh karena itu tulisan ini mencoba membantu guru dalam membuat karya tulis ilmiah sehingga permasalahan dalam menghasilkan karya tulis ilmiah tidak lagi menjadi masalah yang besar.
Pengertian dan Ciri-ciri Karya Tulis Ilmiah


Jone (1996) menyatakan istilah karya tulis ilmiah dengan istilah karangan ilmiah yang berdasarkan pemahaman, penelusuran, dan penyusunan secara sistematis dan terstruktur dengan baik.

Klasifikasi Karya Ilmiah

Karya ilmiah dibagi menjadi dua,
1. Karya ilmiah yang ditujukan kepada masyarakat tertentu (profesional) yang biasanya bersifat ilmiah tinggi. Selanjutnya kita sebut ini sebagai karya ilmiah.
2. karangan ilmiah yang ditujukan kepada masyarakat umum. Selanjutnya kita sebut "karangan ilmiah populer".

Uraian berikut ini difokuskan pada pendapat jones yang pertama, yakni karya tulis yang ditujukan kepada masyarakat tertentu (profesional). Karya tulis ilmiah pada dasarnya erupakan laporan tertulis tentang suatu kegiatan ilmiah yang berisikan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan tertulis dengan menggunakan metodologi ilmiah.

Karya tulis ilmiah dapat dilakukan oleh mereka yang berprofesi sebagai guru, dosen, pengawas, dan lain-lain. Suatu karya dikatakan ilmiah apabila karya tersebut memiliki ciri-ciri ilmiah. Apakah ciri-ciri karya tulis ilmiah tersebut?

Ciri-ciri Karya Tulis Ilmiah

1. Objektif

Keobjektifan ini tampak pada setiap fakta dan data yang diungkapkan berdasarkan kenyataan yang sebenarnya, tidak dimanipulasi. Setiap pernyataan atau simpulan yang disampaikan berdasarkan bukti-bukti yang bisa dipertanggungjawabkan. Dengan demikian, siapapun dapat mengecek keberadaannya.

2. Logis

Kelogisan ini dapat dilihat dari pola nalar yang dibangun dalam sebuah karya tulis ilmiah, baik pola nalar induktif ataupun pola nalar deduktif. Kalau maksud menyimpulkan suatu fakta atau data digunakan pola induktif, sebaliknya, kalau bermaksud membuktikan suatu teori atau hipotesis digunakanlah pola deduktif.

3. Sistematis

Uraian yang terdapat pada karya ilmiah dikatakan sistematis apabila mengikuti pola pengembangan tertentu, misalnya pola urutan, klasifikasi, kausalitas, dan sebagainya. Dengan cara demikian, pembaca akan bisa mengikutinya dengan mudah alur uraiannya.

4. Netral

Kenetralan ini bisa dilihat pada setiap pernyataan atau penilaian bebas dan kepentingan-kepentingan tetentu, baik kepentingan pribadi ataupun kepentingan kelompok. Oleh karena itu, pernyataan-pernyataan yang bersifat mengajak membujuk dan mempengaruhi pembaca sangat dihindarkan.

Syarat -syarat Karya Tulis Ilmiah

Karya tulis ilmiah sebagai karya ilmiah juga tersaji dalam format penggunaan bahasa yang lazim dipakai pada dunia keilmuan, karya tulis ilmiah setidak-tidaknya harus memenuhi persyaratan-persyaratan sebagai berikut.

a. Permasalahan yang dikaji berada pada khasanah keilmuan.

b. Tersajikan dengan jelas, argumentasi konseptual teoritik dan halyang dipermasalahkan.

c. Tersajikan adanya fakta spesifik dari hal yang dipermasalahkan.

d. Ada diskusi dan kesimpulan terhadap hal yang dipermasalahkan.

Demikian Pengertian dan ciri-ciri Karya Ilmiah yang kami bagi dengan anda malam ini, silahkan cek beberapa artikel kami yang berhubungan dengan jurnal agar dapat lebih memberikan pemahaman bagi anda. Subscribe kami di google agar anda mendapatkan artikel-artikel terbaru kami dari Ilmubahasa.net
   
Comments
0 Comments

Terimakasih sudah berkunjung, jangan lupa bagikan artikel diatas kepada orang-orang disekitar. Jangan ragu-ragu tinggalkan komentar dibawah. Kesan & pesan dari teman-teman adalah motivasi kami untuk selalu berkarya :)

 
❤ Tentang ☎ Hubungi Kami ✿ Daftar Isi ▲ Disclaimer ♛ Kebijakan Privasi
Back To Top