Monday

Kumpulan Puisi Online Oleh Wira Sukma

Pada kesempatan ini, ilmubahasa.net akan membagikan beberapa karya puisi dari sobat ilmubahasa.net yaitu saudari Wira Sukma (wirasukma82@gmail.com), yang telah mengirimkan karyanya melalui form Kirim Karya. Berikut ini beberapa karya puisinya.


ILUSTRASI HIDUP
kumpulan puisi online


Sinar mentari pagi
Bertaut awan
Kuncup kuncup mimpi
Tumbuh direlung qalbu
Tak kunjung redup
Bergejolak untuk tetap malangkah

Walau jantung terobsesi
Oleh luka yang mendalam
Bidukku akan tetap berlayar
Bersama alunan buih dan gelombang

Ku ilustrasikan hidup ini lewat kata
Kurangkai dalam bingkai indah
Bersulam emas
Kupajang dalam dinding qalbu
Menjadi cambuk dalam setiap langkahku
Untuk tetap berkayuh
Berkayuh menggapai tepian

Karya wira sukma
5 februari 2016


BERPARAS BONSAI

Melati putih berparas bonsai
Tak lagi memberi warna dihati
Tak lagi mampu hiasi lelapmu
Diperaduan galaumu

Jangan kau lucuti tubuhnya
Dengan seribu alasan
Biarkan dia hidup
Walau dalam layu dan mengering

Allah pasti turunkan embun
Melalui payudara mendung
Menjadi penyegar dalam layu
Pelepas dahaga kala kehausan

Walau bagimu tiada berguna
Dia pernah hiasi peraduanmu
Dengan kasih dan cinta
Yang menurutmu tak seberapa

Di taman lain
Kaktus jingga begitu indah
Merekah dengan cahya benderang
Tanpa cela dan cerca
Meraih sang mahbub ketaman impian

Harapan sang bonsai di ujung senja
Semoga kaktus tak berwujud benalu
Menepis hati sang mahbub
Yang terpesona dengan rekahan jingganya

Karya wira sukma
18 april 2016


DETAK JANTUNG PENYESALAN

Detik demi detik merayap melampaui waktu
Menggiring setiap jejak sang pengembara
Mengukir hidup di alam fana
Menata langkah penuh warna

Detik demi detik kian berlari
Kanvas diukir beragam kisah
Melambaikan qalam diujung waktu
Rel yang tertata terkadang dibawa berliku

Jalan berliku terkadang laju
Mengukir zarah di dalam qalbu
Rayuan syaitan penuh noda
Melirik sesat kala berlalu

Detik berlalu mengolah rasa
Dalam derap penuh noda
Sejak baligherangkul tubuh
Bunda tiada terbeban lagi

Tanggunglah beban dalam pikulmu
Jantung berbisik dalam denyut sendu
Bersama qalbu dia berseru
Menarik mundur langkah yang laju

Detak jantung penyesalan
Menjalari nadi bersama darah pengembara
Tersungkur dalam rintihan
Lauhilul mahfuz kanvas kisahmu

Tengadah tangan dalam tunduk
Mengingatkan diri pada yang satu
Mohon ampun sepenuh qalbu
Hapap ampunan Ilahi Rabbi

Karya wira sukma
10 september 2016

Demikianlah beberapa karya puisi dari salah satu sobat ilmubahasa.net. Semoga dapat dijadikan inspirasi untuk kita agar dapat terus berkarya dalam hal apapun. Bagi sobat ilmubahasa.net yang ingin karyanya ditampilkan, jangan sungkan-sungkan untuk langsung mengirimkan karya terbaik ke email authorilmubahasa@gmail.com atau bisa juga dikirim melalui form Kirim Karya. Salam
   

Terimakasih sudah berkunjung, jangan lupa bagikan artikel diatas kepada orang-orang disekitar. Jangan ragu-ragu tinggalkan komentar dibawah. Kesan & pesan dari teman-teman adalah motivasi kami untuk selalu berkarya :)

 
❤ Tentang ☎ Hubungi Kami ✿ Daftar Isi ▲ Disclaimer ♛ Kebijakan Privasi
Back To Top