Saturday

Cerpen Online - Ingin Kelinci



Ilmubahasa.net - Berikut ini kami tampilkan sebuah cerpen karangan dari sahabat Imbas yang dikirimkan kepada kami lewat email kami. Cerpen ini berjudul Ingin Kelinciku  Semoga anda senang. 
 
Kelinci (cerpen Ingin Kelinci)
 
“Maa…Mamaa beliin kelinci Ma, Lili mau kelinci kayak punya Dimas,” rengek Lili pada Mamanya yang sedang mencabut rumput di kebun samping rumah.
 
“Kelinci?” mama Lili heran
 
“Ya, Ma,”
 
“Memangnya Dimas punya?” Tanya mamanya, masih tidak percaya dengan ucapan Lili. Dimas adalah tetangga sebelah Lili. Mereka sudah berteman sejak kecil, kebanyakan benda yang dimiliki Lili adalah benda yang juga dimiliki oleh Dimas. Umur mereka sama-sama enam tahun.
“Punya, tuh Dimas lagi main sama kelincinya,” kata Lili sambil menunjuk ke halaman depan rumah Dimas.
 
Mama Lili ikut melihat kea rah yang di tunjukkan oleh Lili. Mamanya melongok Dimas yang sedang asik bermain dengan seekor kelinci brwarna putih di balik pagar hidup yang juga membatasi halman rumahnya dan rumah Dimas.
 
“Oh, Iya,” gumam mama Lili. Gumamam itu pun di dengar oleh Lili, “Beneran kan Ma, Lili juga pengen punya kelinci Ma,” rengek Lili lagi.
 
“Kalau sudah punya mau diapakan?” Tanya mama Lili sambil kembali menyiangi rumput. Lili ikut jongkok di dekat Mamanya, dia terus merengek-rengek, “Ya, diajak main Ma, dikasih makan, makannya wortel, Ma,”
 
“Kok Wortel?”
 
“Dimas ngasih makan kelincinya wortel, katanya kelinci paling suka makan wortel,”
 
“Ooo. Gitu?” sambung Mama Lili sambil mengangguk.
 
“Boleh ya Ma,” Lili merengek lagi
 
“Kenapa Lili pengen punya kelinci?” tanya Mamanya lagi.
 
“Biar sama kayak Dimas ma, Dimas punya peliharaan, aku juga harus punya,” Lili mulai bicara lebih keras, hampir menangis, sekarang dia menahan air matanya.
 
“Ummm, kalau Dimas suka kelinci kenapa Lili nggak suka kucing saja? Kok Lili ingin menyamai Dimas terus?”
 
“Pokoknya Lili mau kelinci! Lucu bisa diajak main dan di peluk-peluk Ma,”
 
“Nggak mau yang lain?”
 
“Nggak mau!!” Lili menolak keras-keras, air matanya mengalir ke pipinya.
 
Mamanya tersenyum. Lalu melepas sarung tangannya yang kotor kena tanah.  Lili lalu diajaknya duduk diberanda rumah. Lili masih meneteskan air  mata, nangis sesenggukan. Mamanya mengambil air mineral ke dalam dua gelas. Dibawanya ke beranda diberikannya satu gelas kepada lili. Lili meminumnya dan dia mulai tenang.
 
“Kalau dibelikan, Lili  benar-benar mau menjaganya?”
 
Lili mengangguk,” Iya Ma,” katanya, matanya mulai berbinar cerah kembali.
 
“Mau rajin kasih makan setiap hari?”
 
Lili mengangguk lagi
 
“Nggak akan lupa untuk membersihkan kandangnya juga?”
 
Lili bengong. Tidak langsung menjawab seperti sebelumnya.
 
“Kandangnya besar nggak nanti, Ma,”
 
“Sebesar kebun,” kata Mamanya, menggoda Lili
 
“Ha???” Lili kaget, terbengong-bengong
 
Mamanya tertawa, “Hanya bercanda sayang,” katanya
 
Lili yang tadinya cemberut mendengar kata-kata Mamanya kembali tersenyum lega, “Kalau sebesar kebun nggak mau, Ma,” Mamanya tertawa lagi.
 
“Jadi, Lili dibelikan Kelinci?” tanya Lili
 
“Ya, dengan syarat,”
 
Lili senangnya bukan main, “Apa syaratnya Ma?”
 
“Belajar yang giat dan beri makan kelincinya setiap hari,”
 
“Baik Ma,” Lili langsung mengiyakan, dia sangat gembira mengetahui dia akan segera punya kelinci,
 
“Warna kelincinya hitam dan putih ya, Ma,”
 
“Ya, terserah Lili, sekarang Lili harus mandi sudah sore,”
 
Mama menuntun Lili ke kamar mandi. Sebelum masuk ke kamar mandi, Lili masih bertanya, “Kapan kita beli kelincinya, Ma?”
 
“Besok pagi saja ya, besok kan hari minggu,”
 
“Hore!” teriak Lili kegirangan. Dia kemudian masuk ke dalam kamar mandi. Dia mandi sambil bernyanyi,
 
Lili punya kelinci
Hitam putih warnanya
Sukanya makan wortel
Lili sayang sekali

Dia ulang-ulang terus lagunya. Lagu ciptaanya sendiri sejak dia bermain dengan Dimas sesiang tadi. Mamanya yang mendengarkan di luar kamar mandi tersenyum-senyum.

(Karangan Sahabat Imbas: Linda di Pemalang)
   
Comments
0 Comments

Terimakasih sudah berkunjung, jangan lupa bagikan artikel diatas kepada orang-orang disekitar. Jangan ragu-ragu tinggalkan komentar dibawah. Kesan & pesan dari teman-teman adalah motivasi kami untuk selalu berkarya :)

 
❤ Tentang ☎ Hubungi Kami ✿ Daftar Isi ▲ Disclaimer ♛ Kebijakan Privasi
Back To Top