Tuesday

Cerita Novel Online - Getaran- Getaran

Ilmubahasa.net- Berikut Ringkasan dan sedikit ulasan Kumpulan Novel Online kami yang sudah kami rangkum sebaik mungkin agar anda bisa mendapatkan informasi atau hanya sekedar membaca Kumpulan Cerita Novel kami. Pada kesempatan ini kami akan mengulas salah satu novel yang menjadi bagian dari kumpulan novel kami adalah Getaran-getaran

Pengarang    : Haryati Subadio (24 Juni 1928)
Penerbit    : Djambatan
Tahun        : 1990

Sinopsis Novel - Ringkasan Novel

Cerita Novel Online - Getaran- Getaran Pak Jul (62 tahun) adalah seorang pengusaha yang belum setahun mengakhiri masa dudanya. Menurut cerita orang, istri pertamanya˗˗Atika˗˗mati secara misterius. Kematian Atika, yang mati bunuh diri, membuat Pak Jul sering merasa tak tenang. Konon persoalannya adalah ketidakpuasan Atika yang merasa disia-siakan oleh Pak Jul hingga wanita itu mengambil keputusan nekad. Duda itu kemudian menikah lagi dengan seorang wanita yang usianya jauh di bawahnya. Wanita itu bernama Mahrani Juwita˗˗biasanya dipanggil Rani yang usianya belum genap 27 tahun.

Kesediaan Rani menjadi istri “bandot tua” itu lantaran orang tuanya tak mampu membayar utangnya kepada Pak Jul. Sebagai “pembayar”-nya orang tua itu harus rela menyerahkan anak gadisnya kepada Pak Jul. Perrkawinan yang semula dilandasi soal utang-piutang itu akhirnya mengubah sikap Pak Jul. Lelaki tua itu akhirnya benar-benar jatuh cinta pada istri mudanya. Namun, perubahan pada diri Pak Jul tak dipedulikan oleh Rani, walaupun peranannya sebagai istri seorang usahawan makin menonjol.
Kepiawaian Rani mampu membuat dirinya membantu usaha suaminya. Lalu, pada saat yang demikian itulah, Pak Jul mati mendadak! Kabarnya, ia terkena serangan jantung. Tak urung kematian Pak Jul yang tiba-tiba itu menjadi buah bibir; apalagi setelah diketahui warisannya jatuh ke tangan Rani. Hal itu tertulis dalam surat wasiat yang ditandatangani oleh Pak Jul.

Rani tidak terlalu memusingkan berbagai berita burung yang tidak jelas faktanya. Setelah peringatan empat puluh hari kematian suaminya, janda muda itu langsung mengambil alih kepemimpinan perusahaan. Tanpa diduga pula, ia menjual rumah kuno peninggalan suaminya; kemudian ia pindah ke kawasan real estate.

Ternyata, rumah yang dijualnya itu malah menimbulkan persoalan yang berkepanjangan. Konon, arwah Atika˗˗istri pertama Pak Jul˗˗gentayangan. Adanya isu demikian itu telah memaksa Rani melibatkan diri dalam persoalan itu. Belakangan diketahui bahwa Pak Kus˗˗pembeli rumah itu˗˗ adalah bekas pacar Atika. Pak Kus sebenarnya adalah sahabat Pak Jul. Jadi, ada semacam hubungan batin antara pemilik rumah yang lama, yakni Pak Jul dan Atika˗˗dengan Pak Kus.

Selanjutnya, untuk membuktikan benar tidaknya cerita tentang arwah gentayangan itu, Pak Kus mendatangkan seorang paranormal yang dianggap berwenang menangani hal-hal yang seperti itu. Pak Pendit˗˗demikian nama paranormal tersebut˗˗mulai melaksanakan tugasnya. Seperti layaknya seorang detektif, Pak Pendit pun memulai tugasnya dengan menanyai orang-orang yang dianggap mempunyai hubungan dengan rumah kuno itu, salah satunya adalah Rani. Dari keterangan Rani mengenai perilaku Pak Jul sewaktu masih hidup, dapat disimpulkan bahwa sangat mungkin lelaki itu sering didatangi arwah Atika. Ia sering melihat tingkah laku Pak Jul yang aneh dan sering membuatnya bertanya-tanya.

Sementara itu, ketika pengusutan arwah gentayangan masih terus dilakukan, Pak Kus juga tak jarang menunjukkan sikapnya aneh. Ditambah lagi keadaan penyakit Pak Kus yang makin parah. Lalu tiba-tiba lelaki itu meninggal mendadak tanpa diketahui sebabnya.

Berita kematian Pak Kus menjadi bahan gunjingan di kantor Rani. Kecurigaan terhadap arwah gentayangan makin menghangat. Kemudian, diputuskan untuk mengadakan pengusiran makhluk halus itu dari rumah kuno agar tidak menimbulkan korban lagi. Caranya, harus diadakan ruwatan atau upacara khusus untuk mengusir arwah gentayangan. Kembali Pak Pendit beraksi. Ia dianggap mampu melaksanakan upacara itu. Akan tetapi, apa yang terjadi pada saat upacara “pembersihan” rumah kuno itu, hanyalah upacara biasa yang sama sekali tidak menunjukkan gejala-gejala adanya hantu atau sejenisnya. Sungguhpun demikian, Pak Pendit yakin bahwa ia telah berhasil mengusir makhluk halus penunggu rumah kuno itu. Lain halnya dengan Rani, ia masih belum percaya karena ia tak melihat apa-apa selain gerakan-gerakan Pak Pendit yang di luar kewajaran.
Apa yang dilakukan Pak Pendit, bagi Rani, bukanlah jawaban yang diharapkan. Yang diinginkanya adalah bukti konkret yang dapat meyakinkanya. Itulah sebabnya, ia berusaha memperoleh jawaban yang lebih masuk akal. Namun, jawaban mengenai peristiwa gaib itu tak kunjung ia peroleh.

Tak ada  jawaban yang lebih masuk akal. Rani masih berada pada sikap antara percaya dan tidak. Kenyataan inilah yang membuatnya harus menyerah pada kesimpulan begini: “lebih baik kita terima saja apa adanya, berarti, siapa yang merasa bisa melihat hal-hal gaib yang orang lain tak bisa melihat dan sulit mendapatkan buktinya, ya, sudah, biarkan saja pula! Masing-masing pihak jangan menuntut dapat meyakinkan yang lain! Mungkin sikap itu yang paling baik” (hlm. 157-158).
Misteri tentang keberadaan arwah gentayangan itu pun tetap menjadi misteri, karena masing-masing tidak dapat membuktikan keberadaan arwah itu.

Resensi Novel

                                                                 ***
Secara tematik novel Getaran-getaran ini sebenarnya sangat menarik, yakni tentang sebuah rumah kuno yang angker. Latar yang demikian terasa menjadi lebih menarik lagi melalui alur ceritanya yang berliku-liku. Dalam hal ini terkesan pengarang hendak menyajikan rangkaian peristiwanya mirip cerita detektif.

Dari sejumlah resensi buku yang mengulas novel ini, antara lain yang ditulis oleh Julius Pour (Kompas), Pamusuk Eneste (Jakarta-Jakarta), Maman S. Mahayana (Suara Karya), dan Sunu Wasono (Berita Buku) tema peristiwa dunia gaib itulah salah satu yang menjadi kekuatan novel ini
.

     Terima kasih telah berkunjung di artikel kami ini. Berikanlah komentar, kritik, dan saran karena sangat membantu kami untuk membangun dan memberikan yang terbaik bagi anda. Terimakasih

Terimakasih sudah berkunjung, jangan lupa bagikan artikel diatas kepada orang-orang disekitar. Jangan ragu-ragu tinggalkan komentar dibawah. Kesan & pesan dari teman-teman adalah motivasi kami untuk selalu berkarya :)

 
❤ Tentang ☎ Hubungi Kami ✿ Daftar Isi ▲ Disclaimer ♛ Kebijakan Privasi
Back To Top