Wednesday

Padu Alang Sang Gadis




ilmubahasa.net
Dalam bayang sekejap netra
Menyelam di bawah rimbun mata air
Gelembung-gelembung yang bergemuruh
memuai dan menggema di permukaannya
Untuk menyegarkan permukaan yang keruh kecoklatan.

Dalam himpunan permukaan yang gemericik itu
tampak beberapa api kesungguhan diantaranya
katak dan para peri yang melanggamkan nada-nada ketertarikan
membelai pepohonan yang mulai rimbun dalam kehijauan
yaaa... bisa saja menyadur belahan kalbu
terkadang pun bingung dan tak memerankan apapun dalam setiap barak yg terbangun
dia yg berambut pirang dan brmata pelangi pun terpaku dibuai oleh pandangannya
ahhh.... hanya sementara sajaa
atau saja memang demikian adanya??
pinggulnya yang mulai merasakan geregetan menyambut hulu reroncenan air yang membekas satu persatu..
boleh sajaaaa... dan mau sajaaaa diaaa...
aaahh percuma saja di rasa dan dipahami
sekilas hanya bayangnya saja yang terkapar
hingga akhirnya hanya alunan syahdu mengantar pada lelap mimpi yang sebentar sebentar membuatnya jatuh dan bangun lagi oleh rimbunnya bahasa alam sekitar...
sudah
Jogja, 25/ endarswara 14
   
Comments
0 Comments

Terimakasih sudah berkunjung, jangan lupa bagikan artikel diatas kepada orang-orang disekitar. Jangan ragu-ragu tinggalkan komentar dibawah. Kesan & pesan dari teman-teman adalah motivasi kami untuk selalu berkarya :)

 
❤ Tentang ☎ Hubungi Kami ✿ Daftar Isi ▲ Disclaimer ♛ Kebijakan Privasi
Back To Top