Wednesday

Cara membuat Judul Penelitian Tindakan Kelas SD, SMP, SMA yang bagus beserta contoh-contoh Judul PTK

Info PTK - Penyusunan proposal atau usulan penelitian merupakan langkah awal yang harus dilakukanpeneliti sebelum memulai kegiatan penelitian tindakan kelas. Proposal PTK atau penelitian tindakan kelas dapat membantu memberikan arah pada peneliti agar mampu menekan kesalahan yang mungkin terjadi selama penelitian berlangsung. Proposal PTK harus dibuat sistematis dan logis sehingga dapat dijadikan pedoman yang mudah diikuti. Proposal PTK dibuat dalam rangka untuk usulan penelitin, yakni suatu pernyataan tertulis mengenai rencana atau rancangan kegiatan penelitian secara keseluruhan. Pengajuan PTK bisa jadi merupakan langkah awal yang menarik di dalam tahap proses penelitian. Hal ini disadari atau tidak, pengajuan proposal merupakan pondasi awal sebuah penelitian yang di dalamnya berisi hal-hal yang mendasari sebuah peneitian yang akan dilakukan. 

Cara membuat Judul Penelitian Tindakan Kelas SD, SMP, SMA yang bagus beserta contoh-contoh Judul PTK

Judul merupakan pusat keterangan sebuah penelitian. Judul menjadi penting dalam sebuah penelitian, karena apa apa yang nantinya ada dalam isi PTK atau penelitian lainnya harus terarah, sistematis, terstruktural, dan paham aturan mekanisme penelitian yang diacu oleh judul. Judul penelitian dinyatakan singkat dan spesifik serta cukup jelas. Judul menggambarkan masalah yang akan diteliti. Tindakan untuk mengatasi masalah serta nilai manfaatnya. Formulasi judul dibuat agar menampilkan wujud PTK bukan penelitian pada umumnya. Umumnya di bawah judul utama bertuliskan sub judul. Sub judul ditulis untuk menambahkan keterangan lebih rinci tentang subjek, tempat, dan waktu penelitian.

Tips Membuat Judul Penelitian yang benar


Perlu diketahui bahwa dalam merumuskan sebuah judul penelitian perlu adanya sebuah rumus atau aturan. Hal tersebut memang dirasa penting dalam proses pra penelitian. Anda sebagai seorang periset perlu memahami betul bagaimana rumus penulisan judul yang baik, benar, dan terstruktur. Judul diyakini mampu menyelami bagaimana seorang peneliti, bahkan kemampuan seorang periset pun mampu dikenali lewat judul yang dibuat. Nah... penasaran bukan, berikut ini adalah tips membuat sebuah judul penelitian.
  1. V.Harapan + V. Tindakan + Setting
  2. V.Harapan + Setting + Tindakan
  3. V.Harapan + V.Harapan + Setting
  4. V. Tindakan + Setting + V. Harapan
  5. V Harapan + Teori + Setting + tempat

Contohnya akan kami berikan sebentar lagi, terlebih dahulu, judul yang baik itu harus mengandung unsur apa aja yaa?, nahh.. kalau kita terkadang bingung dalam membuat judul itu unsur apa yang ada di dalamnya, berikut ini yang harus anda jawab dan pikirkan dalam proses membuat judul penelitian yang baik.

What? (Apa yang akan ditingkatkan dan dipecahkan masalahnya)
Who? (Siapa yang ditingkatkan)
HOW? (Bagaimana cara meningkatkannya)


Memang terkesan komplek berkaitan dengan judul. Anda akan terbiasa dan tanpa disadari apabila anda sering melakukan penelitian. 

Contoh Judul Penelitian Tindakan Kelas PTK SD, SMP, SMA


Berikut ini kami berikan pandangan judul kepada anda berupa contoh judul penelitian tindakan kelas, dengan harapan anda mampu memahami ulasan artikel kami hari ini. Judul-judul dibawah ini merupakan contoh judul penelitian tindakan kelas atau PTK untuk jenjang SD, SMP, dan SMA.

Contoh Judul Penelitian Tindakan Kelas jenjang SMP

  • Implementasi strategi pembelajaran inkuiri pada mata pelajaran IPA untuk meningkatgkan pemahaman konsep tentang bunyi yang ada di lingkungan SD Sukamakmur
  • Integrasi Pembelajaran di dalam kelas dan di luar kelas dalam rangka meningkatkan kemandirian dan proses pembentukan intelegensi sains pada siswa SD Majumakmur 1

Contoh Judul Penelitian Tindakan Kelas jenjang SMP

  • Peningkatan keterampilan menulis paragraf deskriptif bahasa inggris melalui kolaborasi kamus gambar dan kerja kelompok di kelas VII A SMPN 19 Surabaya
  • Metode tiga pencitraan dalam upaya eningkatan prestasi belajar ilmu matematika dalam pemelajaran bilangan bulat dengan media bimamun opsiba di kelas VIII SMP N 2 Jakarta

Contoh Judul Peneltian Tindakan Kelas PTK jenjang SMA

  • Upaya meningkatkan kualitas pembelajaran atematika dengan menerapkan pendekatan realistik dengan teknik branstorming by guided reinvension di kelas X SMA N 3 Jakarta
  • Model pembelajaran traafic light card dalam rangka meningkatkan prestasi siswa kelas IX SMA N 9 Jakarta

Nah sudah ada pemahaman bukan anda mengenai cara merumuskan judul PTK??, simak terus update informasi-informasi terkini agar dapat mengetahui informasi-informasi seputar dunia pendidikan, sains, karya sastra di website kami. Sekian dan Salam

Saturday

Media Pembelajaran - Bentuk, Fungsi, dan Jenisnya

Ilmu bahasa - Tentunya sudah tidak asing lagi mengenai alat peraga, atau istilah model perangkat pembelajaran yang digunakan para pembelajar bagi gutru atau dosen. Apakah anda sudah mengetahui mengenai alat peraga pendidikan?, nah... pada kesempatan yang baik ini kami akan berbagi pemahaman mengenai tips membuat alat peraga sebagai media pembelajaran yang berkualitas. Alat pelajaran, dan praktikum disini didefinisikan sebagai alat bantu proses pembelajaran, alat pelajaran, peraga, dan praktikum ini haruslah dapat bermanfaat, variatif, dan modifikatif, serta tepat giuna diterapkan di siswa. Adapun jenisnya antara lain adalah alat bantu presentasi, olahraga, praktik, musik, tari, dan lain-lain.

A. Kriteria alat bantu pembelajaran

Membuat alat bantu pembelajaran ternyata memiliki kriteria tertentu, hal ini diberlakukan agar kualitas sebuah media pembelajaran bagi guru atau dosen tercipta maksimal. Apa saja kriteria-kriteria yang dimaksud? berikut ini poin-poinnya.

Komplek

Inovasi tinggi, sulit, alur kerja rumit, modifikasi, biaya, waktu yang tinggi.

Sederhana

Inovasi sederhana, kurang sulit, sederhana, waktu, biaya, relatif rendah.

B. Alat Pembelajaran

Alat pelajaran adalah alat yang digunakan untuk membantu kelancaran proses pembelajaran/bimbingan pada khususnya, dan proses pendidikan di sekolah pada umumnya.

Jenis Alat Pelajaran

Alat bantu presentasi

Contohnya : Papan Tulis, Proyektor,

Alat Bantu Olahraga

Contohnya: Alat bantu loncat tinggi, Alat Senam, Alat Pacu

Alat Bantu Praktek

Contoh : Alat penepat pengeboran, alat penjepit, panel listrik,

Alat lain yang membantu kelancaran proses pembelajaran, bimbingan atau pendidikan di sekolah.

 

Bukti fisik Alat Pembelajaran

  • Laporan tentang cara pembuatan dan penggunaan media pembelajaran yang dilengkapi dengan gambar, foto, alat pelajaran tersebut dan lain-lain yang dianggap perlu.
  • Lembar pengesahan atau pernyataan dari kepala sekolah bahwa alat pelajaran atau media pembelajaran tersebut layak dan pantas digunakan sebagai media pembelajaran bagi siswa.

C. Alat Peraga

Alat peraga adalah alat yang digunakan untuk memperjelas konsep/teori/cara kerja tertentu yang dipergunakan dalam proses pembelajaran atau bimbingan.

Jenis alat peraga

poster/ gambar untuk pelajaran
alat permainan pendidikan
model benda atau barang bentu medi
benda potongan
film atau video tutorial
gambar animasi komputer

Bukti fisik alat peraga

  • Laporan tertulis tentang cara pembuatan dan penggunaan alat peraga yang dilengkapi dengan gambar foto alat peraga tersebut dan lain-lain yang dianggap perlu..
  • Lembar pengesahan pernyataan dari kepala sekolah atau pihak yang berwenang untuk memberikan pernyataan pantas atau tidaknya media pembelajaran tersebut atau alat peraga pendidikan tersebut digunakan dalam pembelajaran di kelas..Alat Praktikum 

Alat Praktikum

Alat praktikum adalah alat yang digunakan untuk praktikum sains, tekni, bahasa, ilmu sosial, humaniora, dan keilmuan lainnya.

a. jenis alat Praktikum

alat praktikum sains, misalnya Kimia, biologi, fisika
alat praktikum teknik, misalnya mesin, listrik, sipil, bahasa, ilmu sosial,

Bukti Fisik alat praktikum

  • Laporan tertulis tentang cara pembuatan alat tersebut, dengan gambar, tutorial, dan hal-hal yang dianggap penting dalam pengoperasian media pembelajaran tersebut.
  • Lembar pengesahan dari instansi terkait yang sudahj melakukan peninjauan terhadap media praktikum tersebut yang kemudian memberikan surat pernyataan layak dan pantas digunakan dalam proses pembelajaran di sekolah.

fungsi media pembelajaran


Format Laporan Pembuatan alat Pelajaran atau media pembelajaran

  1. Halam Judul
  2. Halaman Pengesahan
  3. Halaman pernyataan dari pembuat yang menyatakan bahwa alat pelajaran ini benar-benar hasil karyanya
  4. Kata pengantar si pembuat media pembelajaran
  5. Daftar isi laporan
  6. Daftar gambar
  7. Nama Alat
  8. Tujuan
  9. Manfaat
  10. Rancangan desain alat dilengkapi dengan gambar rancangan atau diagram alir serta daftar dan foto alat bahan yang digunakan.
  11. Prosedur pembuatan alat dilengkapi dengan foto pembuatan alat
  12. Penggunaan alat di sekolah dilengkapi dengan penggunaannya. 
 

Tips Pembuatan Laporan Hasil Pembuatan Media Pembelajaran

Laporan hasil Pengembangan metodologi Pembelajaran mencakup hal-hal di bawah ini.
  1. Makalah/ buku uraian metodologi pembelajaran/ penilaian
  2. Metodologi yang dikembangkan bersifat inovasi (pengembangan dari perangkat pembelajaran yang sudah ada kemudian dimodifikasi dan di upgrade agar fungsinya tetap baik dan maksimal
  3. sudah diujicobakan atau digunakan di sekolah
  4. ada bukti uji coba penggunaan berupa foto
  5. Disahkan oleh pihak berwenang di sekolah atau instansi terkait

Monday

Pengertian Diktat dan Tips Membuat Diktat yang baik dan benar

Ilmu Bahasa -  Sudah taukah mengenai diktat?, Apakah sudah tau langkah sederhana membuat diktat yang baik dan benar?, pada kesempatan yang baik ini, kami akan berbagai informasi mengenai apa sih diktat itu, dan apakah sembarang tulisan saja, ada ketentuan dalam pembuatan diktat. Mari kita simak bersama-sama. Tulisan ini kita buat dan susun mengingat ada beberapa email dari beberapa rekan kita alumni UNY Yogyakarta untuk berbagi artikel mengenai diktat.

Pengertian Diktat

Pengertian diktat menurut Purwadarminta (KBBI) Kamus Besar Bahasa Indonesia diktat adalah pegangan yang dibuat guru berupa ketikan maupun stesilan. Pengertian lain menurut Totok Djuroto Diktat adalah buku pelajaran yang termasuk kelompok karangan ilmiah hanya saja dibuatnya bukan berdasarkan penelitan, tetapi materi pelajaran dan suatu ilmu.

pengertian diktat


Diktat biasanya dibuat oleh guru, dosen atau widyaiswara untuk mata pelajaran, mata diklat yang diajarkannya. Bisa jadi seorang guru, dosen atau widyaiswara membuat buku pelajaran atau diktat yang telah diajarkannya. Dalam bagian lain diktat adalah unit terkecil dari suatu mata pelajaran yang dapat berdiri sendiri. Dapat pula dipergunakan dalam proses belajar mengajar sebagai alat bantu. Diktat disusun secara sistematik, yang mencakup tujuan dan uraian materi.

Prinsip-prinsip Penyusunan Diktat

Prinsip Relevansi

Prinsip relevansi adalah keterkaitan, materi yang hendak ditulis hendaknya relevan dengan pencapaian standar kompetensi yang ingin dicapai, sehingga diktat tersebut benar-benar hanya fokus dan tidak melebar kemana-mana. 

Prinsip Konsistensi 

Prinsip konsistensi artinya keajegan, jika kompetensi dasar yang harus dikuasai empat macam, maka pembahasan yang ada di dalam diktat tersebut harus meliputi empat macam hal tersebut. Hal ini dilakukan agar kualitas sebuah diktat memang benar-benar maksimal dalam segi isi dan arah diktat tersebut dibuat. 

Prinsip Kecukupan

Prinsip kecukupan artinya materi yang diajarkan hendaknya mencukupi dalam membantu peserta diktat menguasai kompetensi yang akan diajarkan, materi tidak boleh terlalu sedikit dan tidak boleh terlalu banyak Jika terlalu sedikit akan berdampak kurang maksimal, jika terlalu banyak akan buang - buang waktu dan tenaga. Singkat, padat, jelas, rinci.

Ketentuan - ketentuan Pembuatan Diktat

Sampai saat ini belum ada aturan baku tentang pembuatan diktat yang khusus, namun mengingat diktat merupakan bagian kecil dari buku paket maka ketentuan pembuatan diktat hampir sama dengan pembuatan buku paker, antara lain:

Persyaratan yang berkaitan dengan isi

Memuat sekurang-kurangnya materi minimal yang harus dikuasai peserta didik, relevan dengan tujuan dan sesuai dengan kemampuan yang akan dicapai, sesuai dengan ilmu pengetahuan yang bersangkutan, sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, sesuai dengan jenjang dan sasaran, isi, serta bahan mengacu pada kompetensi dalam kurikulum yang sedang digunakan. 

Persyaratan yang berkaitan dengan cara penyajian

Uraian teratur, saling memperkuat dengan bahan lain, menarik minat dan perhatian peserta, menantang dan merangsang peserta didik untuk mempelajari, mengacu pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotor, serta menghindari penyajian yang bertele-tele.

Persyaratan yang berkaitan dengan bahasa

Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, menggunakan kalimat yang sesuai dengan kematangan dan perkembangan peserta, menggunakan istilah, kosakata, symbol yang mempermudah pemahaman, dan menggunakan kata-kata terjemahan yang dibakukan.

Persyaratan yang berkaitan dengan ilustrasi

Relevan dengan bahan ajar yang dibuat, tidak menggunakan kesinambungan antar kalimat, antar bagian, dan antar paragraf. Merupakan bagian terpadu dari bahan ajar. Jelas, baik, dan merupakan hal-hal yang esensial yang membantu untuk memperjelas materi yang ada dalam diktat. 

Langkah-langkah membuat buku Diktat 

Berikut ini  tips sederhana membuat diktat yang sudah kami rangkum adalah sebagai berikut.
1. Terapkan Kompetensi
2. Ringkaslah Materi tersebut
3. Tulislah Diktat
4. Validasi
5. Pengesahan

Cukup sampai disini dulu pembahasan dan pemaparan sederhana mengenai diktat dan langkah-langkah sederhana membuat diktat. Apabila ada yang ingin ditanyakan,jangan sungkan mengirimkan email pada kami atau berikan komentar di bawah artikel ini agar kami bisa merespon

Apa dan Bagaimana Pendidikan Jarak Jauh Itu?

Apa dan Bagaimana Pendidikan Jarak Jauh Itu? - Pendidikan adalah hal yang tidak dapat dipisahkan di kehidupan manusia. Tanpa pendidikan manusia tidak akan menjadi apa-apa. Karena pendidikan lah manusia itu menjadi lebih berharga. Karena pendidikan juga manuasia dapat menemukan penemuan baru yang dapat mempermudah hidup mereka. Bisa disebut pendidikan adalah modal besar manusia untuk bertahan hidup, itulah alasan pendidikan menjadi penting.

Pendidikan dapat diperolah dari mana saja, dari keluraga, sekolah dan juga lingkungan. Di era modern internet adalah salah satu media yang populer untuk menyampaikan informasi. Orang tak perlu ke tempat-tempat tertentu untuk mendapatkan informasi. Begitu juga pendidikan, untuk memperoleh pendidikan orang dapat melakukannya secara jarak jauh. Proses pembelajaran ini disebut pendidikan jarak jauh dan/atau e-learning.

Pengertian Pendidikan Jarak Jauh

  • Proses pendidikan yang terorganisasi yang menjembatani keterpisahan antara siswa dengan pendidik dan dimediasi oleh pemanfaatan teknologi, dan pertemuan tatap muka yang minimal.
  • Pendidikan jarak jauh ditawarkan lintas ruang dan waktu sehingga siswa memperoleh fleksibilitas belajar dalam waktu dan tempat yang berbeda, serta menggunakan beragam sumber belajar.
  • Biasanya berbentuk pendidikan massif.
Pendidikan Jarak Jauh berevolusi dari bentuk pendidikan koresponden sampai pendidikan melalui elearning lintas ruang dan waktu.

Pendidikan jarak jauh adalah proses belajar mengajar yang dilakukan secara jarak jauh melalui penggunaan berbagai media komunikasi (Permendikbud No. 109/2013)


Pengertian E-learning

  • Pembelajaran individu/mandiri atau kelompok menggunakan TIK dan jejaring.
  • Memberikan fleksibilitas untuk siswa belajar kapan saja, di mana saja, dan dengan siapa saja.
  • Dapat dikombinasikan dengan tatap muka: Pembelajaran blended, tetapi memiliki nilai inovatif karena memberikan nuansa baru dalam proses belajar mengajar yang berbeda dengan pembelajaran tatap muka biasa.
pendidikan jarak jauh


E-learning is defined as flexible learning experiences delivered through the use of information and computer technologies to be accessible anytime, anywhere, by anyone (pengalaman belajar yang fleksibel yang memanfaatkan TIK dan dapat diakses kapan saja, di masa saja, oleh siapa saja).

Fungsi dan Tujuan Pendidikan Jarak Jauh

  • Fungsi : memberikan layanan pendidi masyarakat yang tidak dapat mengiku tatap muka atau reguler (UU SISDIKNAS Pasal 31 ayat (2))
  • Tujuan : meningkatkan perluasa pendidikan, serta meningkatkan pendidikan (PP 17 Pasal 118 ayat (1))

Proses Pembelajaran Pendidikan Jarak Jauh

  1. Memiliki rancangan belajar yang jelas dan dipatuhi pelaksanaannya: belajar mandiri, belajar terbimbing, belajar di kampus/USBJJ, residensial, terstruktur, menggunakan beragam sumber belajar.
  2. Memanfaatkan sumber belajar yang tidak harus berada pada satu tempat yang sama dengan peserta didik.
  3. Menggunakan modus pembelajaran yang peserta didik dengan pendidiknya terpisah; menekankan belajar secara mandiri, terstruktur, dan terbimbing dengan menggunakan berbagai sumber belajar.
  4. Menekankan interaksi pembelajaran berbasis TIK, meskipun tetap memungkinkan adanya pembelajaran tatap muka secara terbatas.
  5. Menggunakan bahan ajar dalam bentuk e-learning dan kombinasinya dengan bahan ajar lain dalam beragam bentuk, format, media dan dari beragam sumber.
  6. Sumber belajar tersebut merupakan bahan ajar dan berbagai informasi yang dikembangkan dan dikemas dalam beragam bentuk berbasis TIK, yang digunakan dalam proses pembelajaran.
  7. Memanfaatkan media pembelajaran berbasis TIK sebagai sumber belajar yang dapat diakses setiap saat.

Persyaratan Penyelenggaraan Pendidikan Jarak Jauh

  1. Memiliki dan mengembangkan sistem pengelolaan dan sistem pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi. 
  2. Memiliki sumber daya atau akses terhadap sumber daya untuk menyelenggarakan interaksi pembelajaran antara tenaga pendidik dengan peserta didik secara intensif. 
  3. Mempunyai sumber daya praktik dan/atau praktikum atau akses bagi peserta didik untuk melaksanakan praktik dan/atau praktikum.
  4. Mempunyai fasilitas pemantapan pengalaman lapangan atau akses bagi peserta didik untuk melaksanakan pemantapan pengalaman lapangan.
  5. Sumber daya atau akses terhadap sumber daya untuk melakukan evaluasi hasil belajar secara terprogram dan berkala paling sedikit 2 (dua) kali per semester.
  6. Mengembangkan sumber belajar terbuka berbasis teknologi informasi dan komunikasi sesuai standar nasional pendidikan tinggi.

Tuesday

10 Ciri-ciri Buku Paket Siswa yang Baik dan Berkualitas

Ilmu Bahasa - Halo kawan-kawan semuanya, terutama bagi para guru guru, sudah pernahkah mengalami membeli buku paket sekolah, sepeti buku paket Bahasa Indonesia murah, Buku paket Matematika terbaik dan murah, Buku paket siswa SMP atau Buku paket SMA dengan tampilan tebal, tapi isinya ternyata tidak seperti tebalnya buku tersebut?, pernahkah membeli sebuah buku paket mata pelajaran yang mahal tapi isinya biasa saja dan bahkan pernah tidak anda membeli buku paket sekolah tapi setelah dibaca anak tetap saja anak tidak paham dengan isinya?, Nahhh... pada kesempatan kali ini kami akan membagikan tips memilih buku paket mata pelajaran yang baik dan berkualitas, dengan melihat ciri-ciri buku paket yang baik dan berkualitas.
10 Ciri-ciri Buku Paket Siswa yang baik dan berkualitas

Berikut ini 10 ciri-ciri buku ajar atau buku paket yang baik dan berkualitas

Sudut Pandang (Point Of View)

Buku ajar harus mempunyai landasan, prinsip, dan sudut pandang tertentu yang melandasi atau menjiwai buku ajar secara keseluruhan. Sudut pandang ini dapat berupa teori psikologi, bahasa, dan sebagainya.

Kejelasan Konsep

Konsep-konsep yang digunakan di dalam buku paket pelajaran haruslah jelas dan mudah dipahami. Adanya penafsiran ganda perlu dihindari agar siswa atau pembaca pun mampu memahami dan menangkap dengan jelasapa yang diterangkan dalam buku paket tersebut. 

Relevan dengan Kurikulum

Buku paket yang baik memang harus sesuai dengan perkembangan kurikulum yang sudah diberlakukan oleh Kementrian Pendidikan. Karena jika buku paket tidak memenuhi kriteria kurikulu yang sudah berlaku sama saja membeli buku lama yang masih dalam kemasan. Anda sebagai orang tua harus sadar betul mengenai kurikulum apa yang sekarang sedang diberlakukan untuk buah hati anda di sekolah.

Menarik Minat

Buku paket yang ditulis untuk siswa. Buku paket juga harus memenuhi sasaran pembacanya pada rentang sekolah tingkat apa, SMP, SMA, SD, atau segala segmen sekolah. Karena penulisan buku ajar atau buku paket haruslah mempertimbangkan minat para siswa pemakai buku tersebut. Semakin sesuai dengan minat dan segmen siswa, maka semakin tinggi juga ekspektasi buku paket tersebut dalam menarik minat siswa.

Menumbuhkan Motivasi siswa

Buku paket pelajaran juga harus dapat menjadi pemicu motiasi siswa dalam belajar. Anda sebagai guru harus tau betul karakter siswa anda dengan buku paket apa dari penerbit mana yang cocok untuk diajarkan pada murid anda. Motivasi yag dimaksud kami adalah penciptaan kondisi yang ideal sehingga seseorang ingin, mau, senang mengerjakan sesuatu. Buku ajar yang baik adalah buku yang mampu memengaruhi siswa dan pembelajar seperti guru dan orang tua siswa agar dapat menstimulasi siswanya untuk mengerjakan, mempelajari, dan memahami apa yang diinstruksikan dalam buku paket mata pelejaran trsebut.

Menstimulasi Aktivitas Siswa

Buku ajar yang baik adalah buku ajar atau buku paket yag mampu memberikan stimulasi menantang dan mengingatkan aktivitas pembelajaran siswa. Karena begitulah konsep yang diusung CBSA. Tujuannya agar orang tua siswa juga mampu memberikan stimulasi kepada anaknya pasca dirumah untuk mempelajari atau memberikan pemahaman kala si anak tidak mampu memahami apa yang diajarkan oleh gurunya di sekolah.

Ilustratif

Buku paket dengan ilustrasi yang baik, bagus, menarik, dan relevan akan memberikan pandangan pada anak didik untuk lebih bisa memahami isi konten dan instruksi yang dipaparkan dalam buku paket tersebut. Sehingga hal ini akan meringankan kinerja pembelajaran guru sebagai centre of teory, tapi anak didik secara dengan sendirinya mampu memahami pemaparan yang ada dalam buku melalui ilustrasi yang dipaparkan.

Dapat Dipahami Siswa

Pemahaman harus didahului oleh komunikasi yang tepat, faktor utama yang berperan adalah bahasa. Bahasa buku ajar hendaknya sesuai dengan bahasa siswa, kalimat efektif, terhindar dari makna ambigu, sopan, menarik, dan tidak membosankan. Hal ini perlu dilakukan karena terkadang ada siswa yang memang rajin membeli buku paket baik yang dianjurkan guru atau atas kemauan sendiri, namun tidak pernah dipelajari, dibaca pun tidak. Oleh karena itu, buku paket perlu memuat bahasa-bahasa yang familiar bagi anak didik. Sehingga apa yang ingin disampaikan oleh guru dan apa yang diterima itu sinkron, tidak terjadi salah pemahaman.

Menghargai perbedaan individu

Buku paket yang baik dan benar adalah yang menglobalisasi tanpa membedakan suku, agama, ras, dan sosial budaya yang ada. Karena hal itu sangat rentan menjadi pemicu bakal bagi anak untuk tidak menjadi anak yang memilih-milih dalam berinteraksi dengan lingkungan, baik di sekolah ataupun di luar sekolah.

Memantapkan Nilai-nilai

Buku paket yang baik adalah buku yang berusaha untuk memantapkan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat. Uraian-uraian yang menjurus kepada penggoyahan nilai-nilai harus dihindarkan.

Nahh... Sudah paham bukan???, Jadi sebagai guru ataupun orang tua anda harus benar benar peka dan paham mengenai seperti apa si buku yang cocok dan ideal bagi perkembangan berpikir anak untuk pendidikan agar berkesinambungan baik dan sempurna. Demikian pemaparan kali ini, semoga bermanfaat bagi anda dan anak didik anda. Salam Kami Ilmu Bahasa

Sudah taukah soal Rahasia Tugu Jogjakarta? Yuk, simak artikelnya.
 

Saturday

Tips Buku Paket Siswa Yang Baik, Menarik, dan Berkualitas

Ilmu Bahasa - Buku ajar adalah buku yang digunakan dalam proses kegiatan belajar. Buku ajar dikenal dengan sebutan buku teks, buku materi, buku paket, atau buku panduan belajar. Menilik isi dan luasnya buku teks sama saja dengan buku ajar. Jadi buku ajar yang dimaksudkan identik dengan buku tek, buku paket, buku materi, atau buku panduan belajar, termasuk buku yang berisi tentang teori ilmu bahasa.

Buku ajar yang ditrbitkan oleh pemerintah dalam hal ini Kementrian Pendidikan Nasional dan Departemen Agama disebarluaskan ke semua sekolah di tanah air sebagai buku pegangan wajib serta serta tidak diperdagangkan. Jadi, dalam menerangkan apa yang dimaksud dengan buku ajar, kami sebagai pihak yang membagi artikel ini mendasarkan diri pada teori-teori yang berhubungan dengan buku teks. 

Tips Buku Paket Siswa Yang Baik, Menarik, dan Berkualitas


Dalam perkembangannya, buku ajar tidak lagi diterbitkan oleh pemerintah, melainkan oleh pihak swasta. Dalam kaitan ini, pemerintah hanya diberi wewenang untuk pengadaan buku ajar.bukan untuk pengadaannya. Selanjutnya pemerintah menetapkan standar tertentu yang harus dipenuhi oleh setiap penerbitan buku yang akan digunakan oleh satuan pendidikan, dalam hal ini standar yang ditetapkan dan dikeluarkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).

Buku ajar disusun dengan alur dan logika sesuai dengan rencana pembelajaran. Buku ajar disusun sesuai dengan kebutuhan belajar siswa atau mahasiswa. Buku ajar disusun untuk mencapai tujuan pembelajaran atau kompetensi tertentu. Penulisan buku ajar harus mengacu kepada kurikulum dan harus tercermin adanya bahan yang tingkat kedalaman dan keluasannya berbeda antara kelas X dan kelas XI. Bahan di kelas XI relatif lebih luas, lebih dalam dari bahan yang diberikan pada kelas X, bukan malah sebaliknya. Buku ajar disusun sesuai dengan kebutuhan pelajar.

Fungsi Buku Ajar

  • Mencerminkan suatu sudut pandang yang tangguh dan modern mengenai pengajaran serta mendemonstrasikan aplikasi dalam bahan pengajaran yang disajikan.
  • Menyajikan suatu sumber pokok masalah atau subject matter yang kaya, mudah dibaca dan bervariasi, yang sesuai dengan minat dan kebutuhan siswa, sebagai dasar bagi program-program kegiatan yang disarankan dimana keterampilan-keterampilan ekspresiona; diperoleh pada kondisi yang menyerupai kehidupan yang sebenarnya.
  • Menyediakan sumber-sumber yang tersusun rapi dan bertahap mengenai keterampilan-keterampilan ekspresional.
  • Menyajikan bersama-sama degan buku manual yang mendampinginya, metode-metode dan sarana-sarana pengajaran untuk memotivasi siswa 
  • Menyajikan fiksasi awal yang perlu sekaligus juga sebagai penunjang bagi latihan dan tugas praktis.
  • Menyajikan bahan atau sarana evaluasi dan remidial yang serasi dan tepat guna.
Buku ajar harus mempunyai sudut pandang yang jelas, terutama mengenai prinsip-prinsip yang digunakan, pendekatan, metode, serta teknik-teknik pengajaran yang digunakan di dalamnya. Buku ajar sebagai pengisi bahan haruslah menyajikan sumber bahan yang baik. Susunannya teratur, sistematis, bervariasi, dan kaya akan informasi. Disamping itu harus mempunyai daya tarik kuat memengaruhi minat siswa terhadap buku tersebut. Oleh karena itu, buku ajar itu hendaknya menantang, merangsang, dan menunjang aktivitas dan kreativitas siswa.

Tidak kalah pentingnya, buku ajar harus berfungsi sebagai penarik minat dan motivasi peserta didik dan pembacanya. Motivasi bisa timbul karena banyak gagasan dan ide-ide baru. Sehingga buku ajar atau buku penunjang yang baik adalah yang berisi segala hal yang dibutuhkan oleh siswa dan pembacanya.

Bagaimana?? Menarik bukan belajar tentang Buku Paket siswa yang Baik dan Menarik itu seperti apa. Apakah anda sudah tau mengenai Syarat Karya Tulis ilmiah yang baik dan benar.

Pengertian Publikasi Ilmiah dan Jenis- jenis Laporan Ilmiah Terbaru

Ilmu Bahasa - Selamat datang di laman kami teman-teman. Kami akan membagikan ulasan mengenai Pengertian Pubikasi Ilmiah dan jenis jenis Laporan Ilmiah Terbaru. Dalam penentuan kenaikan pangkat dengan sistem angka kredit bagi guru, selain penilaian kegiatan belajar yaitu oenilaian kinerja berkelanjutan. Salah satunya adalah berupa publikasi ilmiah.

Berikut ini adalah jenis publikasi ilmiah yang dapat diperhitungkn angka kreditnya. publikasi ilmiah pada kegiatan penilaian kegiatan belajar mengajar (PKB) tersebut terdiri dari tiga kelompok kegiatan, yakni sebagai berikut.
Pengertian Publikasi Ilmiah dan Jenis- jenis Laporan Ilmiah Terbaru

Presentasi Pada Forum Ilmiah

Guru seringkali diundang untuk mengikuti pertemuan ilmiah. Tidak jarang mereka juga diminta untuk memberikan presentasi. baik sebagai pemrasaran atau pembahas pada pertemuan ilmiah tersebut. Untuk keperluan itu, guru harus membuat prasaran ilmiah. Prasaran ilmiah adalah sebuah tulisan ilmiah berbentuk makalah yang berisi ringkasan laporan hasil penelitian, gagasan, ulasan, atau tinjauan ilmiah.

Publikasi Hasil Penelitian/gagasann inovatif

Publikasi ilmiah guru dapat dipublikasikan dalam bentuk laporan hasil penelitian, misalnya, laporan penelitian tindakan kelas berupa tinjauan/ gagasan ilmiah yang ditulis berdasar pada pengalaman dan sesuai dengan tugas pokok serta fungsi guru. Publikasi ilmiah guru diatas, terdiri dari empat kelompok, yakni sebagai berikut:

Laporan Hasil Penelitian

Laporan hasil penelitian adalah publikasi ilmiah berisi laporan hasil penelitian yang dilakukan guru pada bidang pendidikan yang telah dilaksanakan guru.

Tinjauan Ilmiah

Makalah tinjauan ilmiah adalah publikasi guru yang berisi gagasan penulis dalam upaya mengatasi berbagai masalah pendidikan formal dan pembelajaran yang ada di satuan pendidikannya. 

Tulisan Ilmiah Populer

Karya ilmiah populer adalah tulisan yang dipublikasikan di media massa. Karya ilmiah ini berkaitan dengan pengembangan profesi yang isinya mencakup pengetahuan, isi, ide, gagasan, pengalaman penulis yang menyangkut bidang pendidikan pada satuan pendidikan penulis bersangkutan.

Artikel Ilmiah

Artikel ilmiah dalam bidang pendidikan adalah tulisan yang berisi gagasan atau tinjauan ilmiah dalam bidang pendidikan formal dan pembelajaran di satuan pendidikan yang dimuat di jurnal ilmiah.
 

Publikasi Buku Teks pelajaran, Buku Pengayaan (Pedoman Guru)

Publikasi Ilmiah pada kelompok ini seperti halnya publikasi pada kelompok hasil penelitian atau gagasan inovatif, yaitu terdiri dari beberapa jenis prublikasi, diantaranya adalah sebagai berikut.
 

Buku Pelajaran

Buku pelajaran adalah buku yang berisi pengetahuan untuk bidang ilmu atau mata pelajaran tertentu dan diperuntukkan bagi siswa pada suatu jenjang pendidikan atau sebagai buku utama atau pelengkap. Buku dapat ditulis guru secara individu atau berkelompok.

Modul (Diktat) Pembelajaran

Modul adalah materi pelajaran yang disusun dan disajikan secara tertulis sedemikian rupa sehigga pembacanya diharapkan dapat menyerap sendiri materi tersebut. Diktat adalah catatan tertulis suatu mata pelajaran atau bidang yang dipersiapkan untuk guru sebagai bahan untuk memperkaya materi pelajaran.

Buku dalam bidang pendidikan

Buku dalam bidang pendidikan ini dapat dicetak oleh penerbit dan ber ISBN maupun dicetak oleh penerbit tetapi belum ber-ISBN

Karya Terjemahan

Untuk kepentingan pembelajaran, guru tidak jarang memerlukan karya terjemahan. Karya terjemahan adalah tulisan yang dihasilkan dari penerjemahan buku pelajaranatau buku dala bidang pendidikan dari bahasa asing atau bahasa daerah ke bahasa Indonesia.

Buku Pedoman Guru

Untuk pedoman guru adalah buku tulisan guru yang berisi rencana-rencana kerja tahunan. Isi rencana kerja meliputi usaha untuk meningkatkan dan memperbaiki kegiatan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi proses pembelajaran. Pada Proses Kegiatan Belajar yang dilakukan. Melalui hal ini, guru memiliki pedoman dalam membuat sebuah konsep rencana Pembelajaran Tahunan pada instansi yang diikuti.  

Bagaimana?? Apakah menarik bagi anda para reader dan cendekiawan profesional? Ulas kami di media sosial anda agar bermanfaat bagi teman-teman anda. Terimakasih. Apakah anda sudah tau tentang cara membuat karya ilmiah yang baik dan benar

Sunday

Syarat-syarat Karya Tulis Ilmiah yang Baik dan Benar

Ilmu Bahasa - Karya tulis ilmiah terbagi dalam dua besaran, yakni Karya tulis ilmiah hasil penelitian dan karya tulis non penelitian. Terkadang kami tau bahwa seorang penilai dalam menilai sebuah krya ilmiah selalu mengalami kendala, apa saja ya yang harus dinilai?, bagaimana ya menilai, lantas indikator seperti apa ya menilai sebuah karya ilmiah yang dikatakan baik bagi guru. Untuk menilai karya tulis ilmiah yang ditulis oleh guru, berikut ini kami paparkan cara dan tipsnya bagi anda

Tips Penilaian Karya Tulis Ilmiah dan Langkah-langkah menilai Karya Tulis Ilmiah.

Bila KTI tersebut merupakan pengajuan kembali, atau yang pernah ditolak, baca cermat isi surat penolakan tersebut, lihat kesalahan mana yang sebelumnya untuk direvisi. Pahami apa yang disarankan dalam surat tersebut. Bila tidak ada surat atau keterangan mengenai revisi apa yang sebelumnya diminta untuk direvisi, tanyakan pada sekretariat. 


  • Baca dengan cermat dan teliti KTI dengan memastikan kesesuaiannya dengan persyaratan yang ditentutkan (APIK), kesesuaian kerangka isi, kelengkapan pengesahan, dan persyaratan serta bukti fisik. 
  • Bila telah memenuhi syarat sesuai dengan yang sudah ditetapkan, maka lihatlah besaran angka kredit Karya tulis ilmiah tersebut.
  • Bila tidak memenuhi syarat, tetapkan alasan penolakan dan saran sesuai dengan nomor kode alasan penolakan. 
  • Tuliskan Nomor kode alasan penolakan dalam format penilaian untuk dapat diproses selanjutnya.

Kesalahan-kesalahan yang membuat KTI di tolak

Tidak Asli

  • Data yang tidak konsisten, lokasi, nama sekolah, dan data yang dipalsukan, lampiran tidak sesuai, dan lain-lain.
  • waktu pelaksanaan PTK yang tidak wajar
  • KTI dan guru yang sama, sangat berbeda kualitasnya.
  • KTI yang dibuat dalam waktu yang berbeda memiliki persamaan dan kecocokan dalam isinya. 
  • KTI sangat mirip dengan skripsi, tesis atau disertasi yang sangat mungkin mirip dengan karya orang lain. 
  • KTI yang sifatnya sama dari daerah yang sama dan sangat mirip.

Tidak Perlu

  • Tinjauan Ilmiah, hanya berupa deskripsi yang terlalu umum, tidak terkait dengan permasalahan di sekolah, tidak berkaitan dengan kegiatan sebagai guru dikelasnya.
  • Tulisan ilmiah populer, namun tidak terkait dengan permasalahan di sekolah dan tidak berkaitan dengan kegiatan yang bersangkutan sebagai guru di kelasnya. 
  • Prasaran ilmiah namun mempermasalahkan hal-hal di luar kegiatan pengembangan profesi guru.
  • Laporan Penelitian perbandingan namun tidak tampak kegiatan nyata apa yang telah dilakukan guru dalam kegiatan pengembangan profesi dan bahasan hanya sebatas membandingkan variabel yang telah jelas jawabannya.
  • Penelitian deskriptif, namun tidak jelas kegiatan pengembangan profesinya dan bahasan sebatas mendeskripsikan data tentang siswanya dalam kaitannya dengan sesuatu
  • Laporan penelitian korelasi namun tidak jelas kegiatan apa yang telah dilakukan guru dalam kegiatan pengembangan profesi, bahasan hanya sebatas mengkorelasikan variabel yang telah jelas jawabannya.

Tidak Ilmiah

  • Laporan penelitian, namun latar belakang masalah tidak jelas sehingga tidak dapat menunjukkan pentingnya hal yang dibahas dan hubungan masalah dengan upaya guru untuk mengembangkan profesinya dan atau rumusan masalah yang tidak jelas.
  • Laporan penelitian, namun tidak didukung dengan kebenaran teori, kebenaran fakta, kebenaran analisisnya. hasil yang ditunjukkan tidak valid.
  • Laporan PTK Penelitian Tindakan Kelas yang tidak jelas, bagaimana, apa, seperti apa kegiatan yang dilakukan. Evaluasi PTK pun samar-samar.
  • PTK hanya laporan biasa, tahapan dalam siklus hanya seperti dalam proses pembelajaran saja serta hanya dilakukan satu kali pertemuan saja. 
  • Penelitian eksperimen yang tidak mengikuti kaidah penelitian yang baik dan benar.

Tidak Konsisten

  • Tidak berkaitan dengan tugas guru dalam tugas pembelajrannya. Tidak sesuai keahlian atau tugas pokok penulisnya, dan tidak berkaitan dengan bagaimana usaha pengembangan profesi guru.
  • Permasalahan yang dikaji ukan pada bidang pendidikan
  • tidak sesuai dengan pedoman umum penelitian
  • Tinjauan ilmiah namun sistematikanya hanya berupa pendahuluan, pembahasan, dan simpulan. Tidak dijumpai adanya fakta dan gagasan penulis daam membahas dan mengatasi masalah.
  • Prasaran ilmiah dilaksanakan dipertemuan ilmiah yang tidak memenuhi syarat, misalnya hanya dilakukan pada tingkat sekolah saja, tingkat kecamatan

Karya tulis Ilmiah Kadaluarsa.

  • Pernah dinilai dan disarankan untuk diperbaiki, namun tidak adanya iktikad untuk memperbaiki terlebih dahulu,
  • Pernah dinilai dan disarankan KTI baru, namun tetap saja diajukan KTI yang sama kembali
  • KTI yang diusulkan tidak jelas jenisnya

Demikian Penilaian Karya Tulis Ilmiah ini kami paparkan kepada anda. Sebaik-baik sebuah karya adalah karya yang dibuat dengan pemikiran, rekayasa, dan penelaahan anda sendiri. JAUHI COPYRIGHT dan PLAGIASI. Semoga Bermanfaat. Salam Ilmu Bahasa

Baca juga artikel kami lainnya tentang Karya Tulis Ilmiah Populer


 
❤ Tentang ☎ Hubungi Kami ✿ Daftar Isi ▲ Disclaimer ♛ Kebijakan Privasi
Back To Top